Gucci, Louis Vuitton dan Johnnie Walker Menunjukkan Ketertarikan pada Sektor NFT

Kepopuleran industri NFT dan industri kripto lainnya telah membuat banyak label ternama dari berbagai bidang tertarik untuk turut serta dalam industri tersebut. Salah satunya adalah label mewah dalam dunia fashion, dengan Louis Vuitton, Gucci  dan Johnnie Walker baru-baru ini memasuki industri kripto.

Beberapa waktu lalu, tepatnya pada tanggal 4 Mei, Vogue Business menerbitkan laporan mengenai Gucci yang baru saja membentuk tim Web3. Mereka juga telah mengakuisisi dan mengembangkan real estate digital di The Sandbox.

Gucci juga merupakan salah satu dari jajaran label mewah pertama yang merilis NFT. Label tersebut menamai NFT pertama mereka “Aria,” sebuah NFT eksklusif yang berisikan video presentasi runaway direktur kreatif Alessandro Michele. NFT tersebut terjual dengan harga $25.000 pada bulan Juni tahun lalu.

Kemudian, pada bulan Februari lalu, Gucci meluncurkan koleksi NFT terbarunya yang berkolaborasi dengan SUPERPLASTIC, yaitu NFT SUPERGUCCI. Selain NFT, Gucci pada bulan ini juga telah menerima pembayaran aset kripto di beberapa toko mereka yang tersebar di AS.

- Advertisement -

Baca juga Project Iceman: Sebuah Film dengan Pendanaan NFT yang Mengisahkan Upaya Anders Hofman di Triathlon Antartika

Selain Gucci, ada pula Louis Vuitton yang meluncurkan “Louis: The Game” pada bulan Agustus tahun 2021. Kemudian, pada bulan April lalu, Louis Vuitton kembali mengumumkan rencana mereka untuk mengadakan acara ulang tahun brand mereka yang kali ini diadakan dalam aplikasi game tersebut. Dalam event tersebut, terdapat 10 NFT dari karakter game “Vivienne” yang didistribusikan dalam undian.

Setelah itu, label yang mulai memperlihatkan keterlibatannya dengan sektor NFT adalah Johnnie Walker. Hal tersebut ditunjukkan dengan pengumuman kerjasama antara Johnnie Walker dengan salah satu proyek NFT Veefriends. Proyek tersebut berfokus pada properti intelektual yang dibuat oleh Gary Vaynerchuk.

Bergabungnya tiga label ternama dalam industri crypto telah membuka jalan bagi label mewah lain yang ingin terlibat dan memajukan industri ini. Terlebih lagi, hal tersebut akan semakin menarik apabila labelnya sudah memiliki nama yang besar.

Sumber: Crypto-economy

Kepopuleran industri NFT dan industri kripto lainnya telah membuat banyak label ternama dari berbagai bidang tertarik untuk turut serta dalam industri tersebut. Salah satunya adalah label mewah dalam dunia fashion, dengan Louis Vuitton, Gucci  dan Johnnie Walker baru-baru ini memasuki industri kripto.

Beberapa waktu lalu, tepatnya pada tanggal 4 Mei, Vogue Business menerbitkan laporan mengenai Gucci yang baru saja membentuk tim Web3. Mereka juga telah mengakuisisi dan mengembangkan real estate digital di The Sandbox.

Gucci juga merupakan salah satu dari jajaran label mewah pertama yang merilis NFT. Label tersebut menamai NFT pertama mereka “Aria,” sebuah NFT eksklusif yang berisikan video presentasi runaway direktur kreatif Alessandro Michele. NFT tersebut terjual dengan harga $25.000 pada bulan Juni tahun lalu.

Kemudian, pada bulan Februari lalu, Gucci meluncurkan koleksi NFT terbarunya yang berkolaborasi dengan SUPERPLASTIC, yaitu NFT SUPERGUCCI. Selain NFT, Gucci pada bulan ini juga telah menerima pembayaran aset kripto di beberapa toko mereka yang tersebar di AS.

Baca juga Project Iceman: Sebuah Film dengan Pendanaan NFT yang Mengisahkan Upaya Anders Hofman di Triathlon Antartika

Selain Gucci, ada pula Louis Vuitton yang meluncurkan “Louis: The Game” pada bulan Agustus tahun 2021. Kemudian, pada bulan April lalu, Louis Vuitton kembali mengumumkan rencana mereka untuk mengadakan acara ulang tahun brand mereka yang kali ini diadakan dalam aplikasi game tersebut. Dalam event tersebut, terdapat 10 NFT dari karakter game “Vivienne” yang didistribusikan dalam undian.

Setelah itu, label yang mulai memperlihatkan keterlibatannya dengan sektor NFT adalah Johnnie Walker. Hal tersebut ditunjukkan dengan pengumuman kerjasama antara Johnnie Walker dengan salah satu proyek NFT Veefriends. Proyek tersebut berfokus pada properti intelektual yang dibuat oleh Gary Vaynerchuk.

Bergabungnya tiga label ternama dalam industri crypto telah membuka jalan bagi label mewah lain yang ingin terlibat dan memajukan industri ini. Terlebih lagi, hal tersebut akan semakin menarik apabila labelnya sudah memiliki nama yang besar.

Sumber: Crypto-economy

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here