Headlines

Harga dan Kapitalisasi Pasar Bitcoin Masih Mengalami Penurunan Hingga Saat Ini

Illust : Harga dan Kapitalisasi Pasar Bitcoin Masih Mengalami Penurunan Hingga Saat Ini

Harga Bitcoin (BTC) terus mengalami penurunan sejak 19 Januari 2022. Aset tersebut diperdagangkan di bawah angka $39.000 karena melemahnya minat investor. Cryptocurrency paling populer dan berharga di dunia ini juga mengalami penurunan dalam kapitalisasi pasar miliknya, yaitu menjadi $735 (lebih dari 7%) pada saat penulisan. Sejak awal tahun, Bitcoin telah kehilangan lebih dari 14% nilainya (year-to-date atau YTD).

Sementara itu, CoinGecko memaparkan bahwa kapitalisasi pasar cryptocurrency global mengalami penurunan lebih dari 5% pada 21 Januari. Nilainya jatuh di bawah $2 triliun, tepatnya $1,98 triliun. Kondisi tersebut terjadi sebagai akibat dari penurunan beberapa aset kripto yang terjadi akhir-akhir ini, terutama Bitcoin.

Di sisi lain, Ethereum (ETH) yang merupakan cryptocurrency terbesar kedua serta token lain yang terhubung ke jaringan Ethereum mengalami penurunan di bawah harga $3.000. Menurut CoinDesk penurunan yang terjadi sebesar 8%, hingga aset hanya mencapai harga $2.861. Pada tahun lalu, token tumbuh sekitar 400%, dibandingkan dengan 60% untuk Bitcoin. Akan tetapi, kali ini telah mengalami penurunan sebesar 18% selama bulan Januari.

Baca juga Dengan Bitcoin, Pemerintah El Salvador Berencana Memberikan Pinjaman Kepada Pengusaha Mikro

Demikian pula dengan harga Dogecoin (DOGE) yang mengalami penurunan lebih dari 8% menjadi $0,15. Sedangkan harga Shiba Inu (SHIB), mengalami penurunan sekitar 7% menjadi $0,000026. Demikian pula, Binance Coin (BNB) turun sebesar 9% menjadi $423. Cryptocurrency lainnya seperti Cardano (ADA), telah kehilangan lebih dari 11%. Sementara itu, XRP, Polkadot (DOT), Tether (USDT), Litecoin (LTC), Solana (SOL), Terra (LUNA), dan Stellar seluruhnya kehilangan 3-10% dalam 24 jam terakhir.

Berkaitan dengan skeptisisme terhadap ekspansi pesat aset digital yang tumbuh di seluruh dunia, industri kripto telah mengalami banyak kemunduran secara signifikan dalam beberapa hari terakhir.

Bursa kripto akan menjadi fokus utama dari tindakan keras Komusi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat terhadap aset digital pada tahun ini. Bank sentral Rusia juga dapat mengusulkan larangan penambangan Bitcoin dan aktivitas perdagangan kripto. Hal tersebut dilaporkan secara langsung oleh Bloomberg.

Menurut sebuah studi dari manajer aset digital CoinShares, dana kripto menunjukkan adanya arus keluar untuk minggu kelima secara berturut-turut. Hal itu ditunjukkan dengan arus keluar bersih sebesar $73 juta untuk minggu lalu, pada 14 Januari.

Sumber: https://www.livemint.com/market/cryptocurrency/cryptocurrency-prices-today-bitcoin-ether-dogecoin-shiba-inu-cardano-other-cryptos-crash-11642730219872.html