Harga NFT Merosot karena Runtuhnya FTX yang Mempengaruhi Koleksi Digital

Nilai non-fungible token, atau NFT, anjlok di tengah beredarnya pertanyaan baru tentang nilai aset kripto. Dunia kripto mengalami pukulan besar pada minggu lalu ketika FTX Trading menyatakan bangkrut karena mereka kekurangan dana sebesar US$8 miliar. Dan menurut pakar NFT Connor Borrego, kejatuhan itu sekarang memengaruhi ranah koleksi digital.

illust - Harga NFT Merosot karena Runtuhnya FTX yang Mempengaruhi Koleksi Digital
Sumber Asset: Nft concept illustration created by storyset – www.freepik.com

Menurut data yang ditunjukkan oleh NFT Price Floor, harga “The Currency,” koleksi NFT dari seniman terkenal Damien Hirst, turun 12,6% menjadi $4.666,60 pada hari Jumat (18/11/22). Sementara itu, NFT Moonbird turun 4,7% menjadi $8.397,50 dan Bored Ape Kennel Club turun 8,3% menjadi $4.672,60. 

Kebangkrutan FTX telah menekan harga beberapa aset kripto dan mengurangi daya beli yang dinikmati kolektor NFT di masa lalu, kata Borrego.

Sebagian besar kolektor membeli NFT menggunakan aset kripto, meskipun banyak marketplace yang juga menerima opsi pembayaran tradisional seperti kartu kredit.

- Advertisement -

Baca Juga : Koleksi NFT pertama Cristiano Ronaldo akan hadir di Binance

NFT memberi seseorang bukti kepemilikan dari objek digital, atau akses ke layanan tertentu dengan menggunakan kode unik di blockchain yang ditautkan ke gambar atau video. NFT sendiri  dapat ditransfer atau dijual, tetapi karena kode uniknya, NFT tidak dapat disalin atau dibagi menjadi bagian yang lebih kecil seperti token lainnya. 

Beberapa orang membeli NFT dengan harapan nilainya akan naik, sementara yang lain membelinya hanya untuk pamer atau untuk berpartisipasi dalam tren teknologi yang sedang berkembang. Namun, layaknya aset kripto lainnya, nilai NFT juga berfluktuasi, dan kondisi pasar saat ini telah membuat banyak koleksi kehilangan nilainya. 

Contohnya seperti NFT “Bored Ape Yacht Club” yang dibeli Justin Bieber seharga $1,3 juta pada bulan Januari dan sekarang bernilai $70.000. Tapi, meskipun penjualan NFT merosot, sisi baiknya adalah harganya yang “jauh lebih murah dapat membuat kita membeli NFT yang sebelumnya sangat mahal.” 

Tahun lalu, NFT memang menjadi sangat populer karena kalangan artis, atlet, selebritas, dan retailer besar menggunakan teknologi baru ini untuk menjajakan versi digital dari merchandise mereka. Tetapi, runtuhnya FTX sekarang berarti bahwa perusahaan kripto harus bekerja lebih keras untuk membangun kembali kepercayaan pelanggan.

 kata para pemimpin industri. Pemegang akun “benar-benar dirugikan secara finansial” oleh kehancuran FTX, dan mereka akan mengingat berapa banyak kerugian mereka, kata CEO Binance Changpeng Zhao pada konferensi crypto TechCrunch di Florida pada hari Kamis.

Sumber : www.cbsnews.com

Nilai non-fungible token, atau NFT, anjlok di tengah beredarnya pertanyaan baru tentang nilai aset kripto. Dunia kripto mengalami pukulan besar pada minggu lalu ketika FTX Trading menyatakan bangkrut karena mereka kekurangan dana sebesar US$8 miliar. Dan menurut pakar NFT Connor Borrego, kejatuhan itu sekarang memengaruhi ranah koleksi digital.

illust - Harga NFT Merosot karena Runtuhnya FTX yang Mempengaruhi Koleksi Digital
Sumber Asset: Nft concept illustration created by storyset – www.freepik.com

Menurut data yang ditunjukkan oleh NFT Price Floor, harga “The Currency,” koleksi NFT dari seniman terkenal Damien Hirst, turun 12,6% menjadi $4.666,60 pada hari Jumat (18/11/22). Sementara itu, NFT Moonbird turun 4,7% menjadi $8.397,50 dan Bored Ape Kennel Club turun 8,3% menjadi $4.672,60. 

Kebangkrutan FTX telah menekan harga beberapa aset kripto dan mengurangi daya beli yang dinikmati kolektor NFT di masa lalu, kata Borrego.

Sebagian besar kolektor membeli NFT menggunakan aset kripto, meskipun banyak marketplace yang juga menerima opsi pembayaran tradisional seperti kartu kredit.

Baca Juga : Koleksi NFT pertama Cristiano Ronaldo akan hadir di Binance

NFT memberi seseorang bukti kepemilikan dari objek digital, atau akses ke layanan tertentu dengan menggunakan kode unik di blockchain yang ditautkan ke gambar atau video. NFT sendiri  dapat ditransfer atau dijual, tetapi karena kode uniknya, NFT tidak dapat disalin atau dibagi menjadi bagian yang lebih kecil seperti token lainnya. 

Beberapa orang membeli NFT dengan harapan nilainya akan naik, sementara yang lain membelinya hanya untuk pamer atau untuk berpartisipasi dalam tren teknologi yang sedang berkembang. Namun, layaknya aset kripto lainnya, nilai NFT juga berfluktuasi, dan kondisi pasar saat ini telah membuat banyak koleksi kehilangan nilainya. 

Contohnya seperti NFT “Bored Ape Yacht Club” yang dibeli Justin Bieber seharga $1,3 juta pada bulan Januari dan sekarang bernilai $70.000. Tapi, meskipun penjualan NFT merosot, sisi baiknya adalah harganya yang “jauh lebih murah dapat membuat kita membeli NFT yang sebelumnya sangat mahal.” 

Tahun lalu, NFT memang menjadi sangat populer karena kalangan artis, atlet, selebritas, dan retailer besar menggunakan teknologi baru ini untuk menjajakan versi digital dari merchandise mereka. Tetapi, runtuhnya FTX sekarang berarti bahwa perusahaan kripto harus bekerja lebih keras untuk membangun kembali kepercayaan pelanggan.

 kata para pemimpin industri. Pemegang akun “benar-benar dirugikan secara finansial” oleh kehancuran FTX, dan mereka akan mengingat berapa banyak kerugian mereka, kata CEO Binance Changpeng Zhao pada konferensi crypto TechCrunch di Florida pada hari Kamis.

Sumber : www.cbsnews.com

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here