Haruskah Fleksibilitas Ethereum Lebih Dihargai dari Kapitalisasi Pasarnya?

Fleksibilitas Ethereum – Dalam hal kapitalisasi pasar, Ethereum (ETH) memiliki nilai yang cukup besar, yaitu setengah dari nilai Bitcoin (BTC). Jika dilihat secara sekilas, protokol seperti Uniswap, koin USDC, Metamask, Chainlink menonjol. Namun, seiring waktu, ETH belum menghasilkan pertumbuhan eksplosif dari proyek-proyek yang sedang naik daun ini, terlepas dari kenyataan bahwa secara praktis hal itu menjadi landasan yang mendasar. Hal itu juga menjadi salah satu kekuatan ETH yang dianggap paling unik.

Ruang aset digital merupakan industri yang cukup kejam apabila tokennya tidak disebut ‘Bitcoin”. Hal tersebut merupakan bagian dari keberlangsungan hidup kompetitif. Token yang berkaitan dengan Bitcoin (Bitcoin Cash, Bitcoin SV, Bitcoin Diamond, dan sebagainya) juga belum mampu mengimbangi return yang konsisten.

Baca juga Aspek yang Membuat Tron Mengungguli Ethereum dan Cardano

Dengan narasi yang mengubah setiap siklus dan inisiatif baru muncul di setiap kesempatan, Ethereum menemukan pijakannya di setiap sektor ini. Ethereum telah menjadi yang terdepan dalam semua altcoin sejak tahun 2019. Namun, kemampuannya untuk tetap relevan selama setiap siklus patut untuk dipuji. Apabila tahun terakhir dianalisis, hal itu bermula dengan decentralized finance (DeFi), yang memperkenalkan sektor yield farming.

- Advertisement -

Saat ini, salah satu perkembangan yang paling banyak dibicarakan adalah Metaverse— Virtual dan Augmented Reality dianggap sebagai masa depan interaksi sosial dan mungkin sebagai portal komersial. Berkat pengumuman rebranding Facebook, token MANA Decentralands mengalami kenaikan sebesar 400% selama seminggu terakhir. Jumlah addresses juga mengalami lonjakan yang cukup besar mengalahkan level tinggi sebelumnya.

Efek domino mungkin menyebabkan peningkatan active addresses harian untuk Axie Infinity juga, dengan total menyentuh angka 939.427. Selain itu, CryptoPunks juga melihat banyak pergerakan dalam jangka waktu yang sama. Akan tetapi, harga jual rata-rata telah turun sebesar 50% sejak awal 2021.

Nilai Ethereum tidak pernah mengalami pertumbuhan eksplosif berdasarkan proyek yang dikembangkan. Namun, hal itu menyebabkan blockchain menjadi yang paling dapat diandalkan di pasar. Fleksibilitas Ethereum dan relevansi yang konsisten menjadi kekuatan besarnya. Begitu juga dengan apresiasi nilai yang konsisten dapat dianggap lebih berharga dari pertumbuhan jangka panjangnya. Sementara Bitcoin adalah pemimpin pasar di bidang aset digital, Ethereum memiliki potensi untuk mengubah industri secara mendasar.

Sumber:

https://ambcrypto.com/should-ethereums-flexibility-be-valued-more-than-its-market-cap/

Fleksibilitas Ethereum – Dalam hal kapitalisasi pasar, Ethereum (ETH) memiliki nilai yang cukup besar, yaitu setengah dari nilai Bitcoin (BTC). Jika dilihat secara sekilas, protokol seperti Uniswap, koin USDC, Metamask, Chainlink menonjol. Namun, seiring waktu, ETH belum menghasilkan pertumbuhan eksplosif dari proyek-proyek yang sedang naik daun ini, terlepas dari kenyataan bahwa secara praktis hal itu menjadi landasan yang mendasar. Hal itu juga menjadi salah satu kekuatan ETH yang dianggap paling unik.

Ruang aset digital merupakan industri yang cukup kejam apabila tokennya tidak disebut ‘Bitcoin”. Hal tersebut merupakan bagian dari keberlangsungan hidup kompetitif. Token yang berkaitan dengan Bitcoin (Bitcoin Cash, Bitcoin SV, Bitcoin Diamond, dan sebagainya) juga belum mampu mengimbangi return yang konsisten.

Baca juga Aspek yang Membuat Tron Mengungguli Ethereum dan Cardano

Dengan narasi yang mengubah setiap siklus dan inisiatif baru muncul di setiap kesempatan, Ethereum menemukan pijakannya di setiap sektor ini. Ethereum telah menjadi yang terdepan dalam semua altcoin sejak tahun 2019. Namun, kemampuannya untuk tetap relevan selama setiap siklus patut untuk dipuji. Apabila tahun terakhir dianalisis, hal itu bermula dengan decentralized finance (DeFi), yang memperkenalkan sektor yield farming.

Saat ini, salah satu perkembangan yang paling banyak dibicarakan adalah Metaverse— Virtual dan Augmented Reality dianggap sebagai masa depan interaksi sosial dan mungkin sebagai portal komersial. Berkat pengumuman rebranding Facebook, token MANA Decentralands mengalami kenaikan sebesar 400% selama seminggu terakhir. Jumlah addresses juga mengalami lonjakan yang cukup besar mengalahkan level tinggi sebelumnya.

Efek domino mungkin menyebabkan peningkatan active addresses harian untuk Axie Infinity juga, dengan total menyentuh angka 939.427. Selain itu, CryptoPunks juga melihat banyak pergerakan dalam jangka waktu yang sama. Akan tetapi, harga jual rata-rata telah turun sebesar 50% sejak awal 2021.

Nilai Ethereum tidak pernah mengalami pertumbuhan eksplosif berdasarkan proyek yang dikembangkan. Namun, hal itu menyebabkan blockchain menjadi yang paling dapat diandalkan di pasar. Fleksibilitas Ethereum dan relevansi yang konsisten menjadi kekuatan besarnya. Begitu juga dengan apresiasi nilai yang konsisten dapat dianggap lebih berharga dari pertumbuhan jangka panjangnya. Sementara Bitcoin adalah pemimpin pasar di bidang aset digital, Ethereum memiliki potensi untuk mengubah industri secara mendasar.

Sumber:

https://ambcrypto.com/should-ethereums-flexibility-be-valued-more-than-its-market-cap/

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here