‘Hidup Berdampingan dengan Bitcoin di El Salvador’ Melalui Kacamata Orang Lokal

Beberapa warga El Salvador merespon adopsi Bitcoin sebagai alamat pembayaran yang sah di negara mereka menunjukkan kekhawatiran mereka tentang ketidakstabilan dan ketidakpastian mata uang digital. Kendati demikian, sebagian warga El Salvador lainnya memandang bahwa Bitcoin adalah jalan menuju kebebasan finansial.

Diego Cerritos, seorang spesialis pemasaran, berasal dari ibu kota San Salvador. Cerritos, pria yang kini mengijak usia 25 tahun, telah mengamati perubahan dan reaksi warga El Salvador terhadap Bitcoin. Spesialis pemasaran ini berbagi pandangannya mengenai adopsi Bitcoin dan penggunaannya di El Salvador dalam beberapa bulan terakhir sejak ‘Legal Tender Day’ pada September lalu.

Baca juga El Salvador akan Meresmikan Kota Bitcoin, yang Didukung Oleh Bitcoin Bond Senilai $1 miliar

Menggunakan Bitcoin untuk Pengeluaran Harian

- Advertisement -

Aplikasi Chivo merupakan aplikasi mata uang digital yang paling banyak digunakan setiap hari di El Salvador karena tidak ada biaya tambahan dan transaksi instan. Selain itu, ATM Chivo dapat ditemukan di setiap sisi negara tersebut. Dengan Chivo, para warga dengan mudah mengoversi USD ke Bitcoin begitu pula sebaliknya.

Sektor bisnis pula sudah menggunakan Chivo POS (PIN Pad) yang bekerja dengan cara yang sama seperti dompet digital dan Chivo POS ini mudah digunakan untuk kegiatan bisnis. Mengenai penggunaan Bitcoin dan Chivo POS dalam kehidupan sehari-hari, Cerritos menceritakan pengalamannya:

“Saya sudah pernah membeli beberapa bahan makanan dengan Bitcoin, meskipun masih lebih nyaman untuk membayar tunai. Karyawan toko masih belajar cara menggunakan dompet atau sistem POS. Keseluruhan proses pembayaran dengan Bitcoin lebih cepat daripada menggunakan kartu kredit tetapi masih lebih lambat dibandingkan dengan uang tunai.”

Cerritos menerangkan bahwa biaya yang lebih tinggi berarti transaksi yang lebih cepat, itulah sebabnya aplikasi Chivo (dompet resmi yang menggunakan USD dan Bitcoin) menjadi alat penting untuk menggunakan Bitcoin sebagai mata uang.

Kurangnya Pengetahuan adalah Masalah

Kebanyakan orang akan membutuhkan waktu untuk memahami kripto dan menggunakannya alih-alih memegang kripto karena mereka tidak tahu tentang cryptocurrency sebelumnya. Walaupun, sekarang dengan undang-undang Bitcoin dan cryptocurrency lebih mudah diakses di negara El Salvador.

Deigo Cerritos berpendapat, “Saya pikir ada beberapa peluang bagi pasar kripto untuk berkembang di El Salvador, meskipun itu akan membutuhkan rencana fundamental yang tepat, bukan hanya cara acak untuk menghabiskan uang.”

Ia mengutarakan bahwa saat ini tidak ada program resmi pemerintah untuk mengedukasi orang mengenai kripto, selain mengajari mereka cara menggunakan dompet Chivo. Ada beberapa inisiatif kecil dari orang-orang di sana-sini, tetapi cara termudah untuk belajar mungkin mencari sendiri di internet, menonton video, dan perlahan-lahan memahami cara kerja semuanya.

Tidak Ada yang Dibayar dalam Bitcoin

Presiden Nayib Bukele menyatakan bahwa membayar karyawan atau diberi gaji dalam kripto adalah ilegal untuk saat ini, jika dilanggar akan diberikan sanksi. Hal tersebut menjadi salah satu perhatian utama penduduk karena volatilitas harga Bitcoin dapat merusak situasi keuangan banyak keluarga. Banyak yang hidup dengan anggaran terbatas dan tidak sabar menunggu Bitcoin naik jika biaya pembelian rendah.

Kendati demikian, berdasarkan sudut pandang hukum, undang-undang Bitcoin sebenarnya memungkinkan perusahaan untuk membayar karyawan mereka dengan Bitcoin. Hukum Kerja El Salvador, Pasal 120 mengatakan bahwa “gaji harus dibayar dengan alat pembayaran yang sah.” Hukum Bitcoin berbunyi: “Undang-undang ini bertujuan untuk mengatur Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah, tanpa batasan pembayaran, tidak ada batasan untuk transaksi apa pun dan untuk judul apa pun yang digunakan orang atau perusahaan.”

Mengetahui kesimpangsiuran mengenai sah atau tidaknya Bitcoin sebagai alat pembayaran gaji pengawai, Deigo Cerritos berujar, “Ini menyebabkan kebingungan yang semestinya tidak ada. Ini mungkin alasan utama untuk memulai protes. Pemerintah perlu turun tangan untuk mengisi celah dan menjelaskan undang-undang Bitcoin karena bertentangan dengan diri sendiri dan tidak memberikan arahan pada banyak keputusan harian.”

Masa Depan El Salvador dengan Bitcoin

Sebagian warga El Salvador masih minim pengetahuan mengenai kripto dan mereka acuh tak acuh atau merasa takut dengan mata uang baru tersebut, menurut pengamatan Cerritos. Kendati demikan, orang-orang pula mulai menggunakan Bitcoin karena popularitas Presiden Bukele di kalangan luas.

Pemuda El Salvador itu positif tentang masa depan negaranya dengan Bitcoin:

Cryptocurrency akan membantu masyarakat dalam jangka panjang; kemungkinan tidak bergantung pada bank untuk transaksi atau menabung adalah besar. Untuk negara kecil dengan ekonomi kecil seperti El Salvador, entitas keuangan mungkin menawarkan layanan atau biaya yang lebih kompetitif agar lebih menonjol. Selain itu, memiliki mata uang terdesentralisasi seperti Bitcoin dapat memberikan lebih banyak kekuatan bagi pengusaha dan bisnis lokal untuk tumbuh tanpa banyak kesulitan.”

Ia menggarisbawahi semuanya itu tergantung pada tingkat pengetahuan dan edukasi yang dimiliki orang-orang tentang kripto dan keuangan. Namun, ia mengungkapkan bahwa menarik untuk diketahui pada tingkat apa negara El Salvador dan warganya dapat tumbuh dan berkembang di masa yang akan datang karena mereka kini hidup berdampingan dengan Bitcoin.

Sumber: https://dailycoin.com/life-with-bitcoin-in-el-salvador-through-the-eyes-of-a-local/

Beberapa warga El Salvador merespon adopsi Bitcoin sebagai alamat pembayaran yang sah di negara mereka menunjukkan kekhawatiran mereka tentang ketidakstabilan dan ketidakpastian mata uang digital. Kendati demikian, sebagian warga El Salvador lainnya memandang bahwa Bitcoin adalah jalan menuju kebebasan finansial.

Diego Cerritos, seorang spesialis pemasaran, berasal dari ibu kota San Salvador. Cerritos, pria yang kini mengijak usia 25 tahun, telah mengamati perubahan dan reaksi warga El Salvador terhadap Bitcoin. Spesialis pemasaran ini berbagi pandangannya mengenai adopsi Bitcoin dan penggunaannya di El Salvador dalam beberapa bulan terakhir sejak ‘Legal Tender Day’ pada September lalu.

Baca juga El Salvador akan Meresmikan Kota Bitcoin, yang Didukung Oleh Bitcoin Bond Senilai $1 miliar

Menggunakan Bitcoin untuk Pengeluaran Harian

Aplikasi Chivo merupakan aplikasi mata uang digital yang paling banyak digunakan setiap hari di El Salvador karena tidak ada biaya tambahan dan transaksi instan. Selain itu, ATM Chivo dapat ditemukan di setiap sisi negara tersebut. Dengan Chivo, para warga dengan mudah mengoversi USD ke Bitcoin begitu pula sebaliknya.

Sektor bisnis pula sudah menggunakan Chivo POS (PIN Pad) yang bekerja dengan cara yang sama seperti dompet digital dan Chivo POS ini mudah digunakan untuk kegiatan bisnis. Mengenai penggunaan Bitcoin dan Chivo POS dalam kehidupan sehari-hari, Cerritos menceritakan pengalamannya:

“Saya sudah pernah membeli beberapa bahan makanan dengan Bitcoin, meskipun masih lebih nyaman untuk membayar tunai. Karyawan toko masih belajar cara menggunakan dompet atau sistem POS. Keseluruhan proses pembayaran dengan Bitcoin lebih cepat daripada menggunakan kartu kredit tetapi masih lebih lambat dibandingkan dengan uang tunai.”

Cerritos menerangkan bahwa biaya yang lebih tinggi berarti transaksi yang lebih cepat, itulah sebabnya aplikasi Chivo (dompet resmi yang menggunakan USD dan Bitcoin) menjadi alat penting untuk menggunakan Bitcoin sebagai mata uang.

Kurangnya Pengetahuan adalah Masalah

Kebanyakan orang akan membutuhkan waktu untuk memahami kripto dan menggunakannya alih-alih memegang kripto karena mereka tidak tahu tentang cryptocurrency sebelumnya. Walaupun, sekarang dengan undang-undang Bitcoin dan cryptocurrency lebih mudah diakses di negara El Salvador.

Deigo Cerritos berpendapat, “Saya pikir ada beberapa peluang bagi pasar kripto untuk berkembang di El Salvador, meskipun itu akan membutuhkan rencana fundamental yang tepat, bukan hanya cara acak untuk menghabiskan uang.”

Ia mengutarakan bahwa saat ini tidak ada program resmi pemerintah untuk mengedukasi orang mengenai kripto, selain mengajari mereka cara menggunakan dompet Chivo. Ada beberapa inisiatif kecil dari orang-orang di sana-sini, tetapi cara termudah untuk belajar mungkin mencari sendiri di internet, menonton video, dan perlahan-lahan memahami cara kerja semuanya.

Tidak Ada yang Dibayar dalam Bitcoin

Presiden Nayib Bukele menyatakan bahwa membayar karyawan atau diberi gaji dalam kripto adalah ilegal untuk saat ini, jika dilanggar akan diberikan sanksi. Hal tersebut menjadi salah satu perhatian utama penduduk karena volatilitas harga Bitcoin dapat merusak situasi keuangan banyak keluarga. Banyak yang hidup dengan anggaran terbatas dan tidak sabar menunggu Bitcoin naik jika biaya pembelian rendah.

Kendati demikian, berdasarkan sudut pandang hukum, undang-undang Bitcoin sebenarnya memungkinkan perusahaan untuk membayar karyawan mereka dengan Bitcoin. Hukum Kerja El Salvador, Pasal 120 mengatakan bahwa “gaji harus dibayar dengan alat pembayaran yang sah.” Hukum Bitcoin berbunyi: “Undang-undang ini bertujuan untuk mengatur Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah, tanpa batasan pembayaran, tidak ada batasan untuk transaksi apa pun dan untuk judul apa pun yang digunakan orang atau perusahaan.”

Mengetahui kesimpangsiuran mengenai sah atau tidaknya Bitcoin sebagai alat pembayaran gaji pengawai, Deigo Cerritos berujar, “Ini menyebabkan kebingungan yang semestinya tidak ada. Ini mungkin alasan utama untuk memulai protes. Pemerintah perlu turun tangan untuk mengisi celah dan menjelaskan undang-undang Bitcoin karena bertentangan dengan diri sendiri dan tidak memberikan arahan pada banyak keputusan harian.”

Masa Depan El Salvador dengan Bitcoin

Sebagian warga El Salvador masih minim pengetahuan mengenai kripto dan mereka acuh tak acuh atau merasa takut dengan mata uang baru tersebut, menurut pengamatan Cerritos. Kendati demikan, orang-orang pula mulai menggunakan Bitcoin karena popularitas Presiden Bukele di kalangan luas.

Pemuda El Salvador itu positif tentang masa depan negaranya dengan Bitcoin:

Cryptocurrency akan membantu masyarakat dalam jangka panjang; kemungkinan tidak bergantung pada bank untuk transaksi atau menabung adalah besar. Untuk negara kecil dengan ekonomi kecil seperti El Salvador, entitas keuangan mungkin menawarkan layanan atau biaya yang lebih kompetitif agar lebih menonjol. Selain itu, memiliki mata uang terdesentralisasi seperti Bitcoin dapat memberikan lebih banyak kekuatan bagi pengusaha dan bisnis lokal untuk tumbuh tanpa banyak kesulitan.”

Ia menggarisbawahi semuanya itu tergantung pada tingkat pengetahuan dan edukasi yang dimiliki orang-orang tentang kripto dan keuangan. Namun, ia mengungkapkan bahwa menarik untuk diketahui pada tingkat apa negara El Salvador dan warganya dapat tumbuh dan berkembang di masa yang akan datang karena mereka kini hidup berdampingan dengan Bitcoin.

Sumber: https://dailycoin.com/life-with-bitcoin-in-el-salvador-through-the-eyes-of-a-local/

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here