Headlines

Hong Kong Mewajibkan Lisensi Untuk Stablecoin Paling Awal Di Tahun Ini

illust - Hong Kong Mewajibkan Lisensi Untuk Stablecoin Paling Awal Di Tahun Ini

Menurut Otoritas Moneter Hong Kong (HKMA) stablecoin algoritmik tidak memiliki tempat di dalam prinsip dasar kerangka peraturan berikutnya. Sebaliknya, semua penerbit stablecoin harus selalu mendukung nilainya dengan aset cadangan yang dapat mendasarinya, menurut regulator keuangan.

illust - Hong Kong Mewajibkan Lisensi Untuk Stablecoin Paling Awal Di Tahun Ini
Sumber Asset: Photo glowing created by mrjman2017 – www.freepik.com

Pada 31 Januari, HKMA mengeluarkan sebuah kesimpulan konsultasi untuk makalah diskusi mengenai kripto dan stablecoin, dengan merangkum umpan balik dari 58 kiriman. Dalam ringkasannya, otoritas mengulangi formula populer dari pendekatan “berbasis risiko dan gesit”, yang diperlukan untuk industri kripto yang matang. 

Berdasarkan proses konsultasi, penerbitan peraturan akan dimulai pada 2023/2024, baik dalam bentuk undang-undang baru atau amandemen undang-undang yang ada. Seperti yang berulang kali ditentukan dalam makalah, prioritasnya adalah untuk mengatur stablecoin yang “mengacu pada satu atau lebih mata uang fiat.”

Baca Juga : Inggris Terbukti Lebih Keras Pada Regulasi Perusahaan Kripto Daripada AS

Proses perizinan yang baru akan menjadi kewajiban baik bagi badan usaha yang melakukan aktivitasnya di Hong Kong secara langsung maupun bagi perusahaan yang “aktif” memasarkan produknya ke publik Hong Kong. Prinsip-prinsip peraturan utama kini menyoroti pentingnya dukungan penuh dan pembayaran yang setara untuk srablecoin :

“Stablecoin yang mendapatkan nilainya berdasarkan arbitrase atau algoritme tidak akan diterima. Pemegang stablecoin harus dapat menukarkan stablecoin ke dalam mata uang fiat yang direferensikan secara setara dalam jangka waktu yang wajar.”

HKMA bermaksud untuk mengembangkan kerangka peraturan yang komprehensif untuk stablecoin berdasarkan prinsip dukungan penuh dan pembayaran setara. Hal itu juga akan membatasi perusahaan untuk menyimpang dari bisnis utama mereka. Makalah tersebut mengutip contoh operator dompet, yang tidak diizinkan terlibat dalam aktivitas peminjaman.

Karena peraturan akan berfokus pada bidang penerbitan, tata kelola, dan stabilisasi. Beberapa aktivitas terkait stablecoin “mungkin tidak tercakup” dalam lingkup peraturan pada tahap awal. Diantaranya adalah dengan membeli atau menukar stablecoin dengan mata uang fiat.

Sumber : cointelegraph.com