Huobi Group Pindah ke Gibraltar setelah Terdampak oleh Regulasi Keras di China

Huobi Group, sebuah perusahaan teknologi Bitcoin (BTC) yang didirikan pada tahun 2013 lalu, telah merelokasi bisnis perdagangan spotnya dan pindah ke Gibraltar sebagai tindakan pencegahan menyusul tindakan keras regulasi cryptocurrency di China. Huobi Gibraltar telah berhasil mendapatkan lisensi yang diperlukan dari otoritas lokal.

Menurut sebuah laporan oleh Bloomberg, Komisi Jasa Keuangan Gibraltar telah memberi wewenang kepada Huobi untuk mulai pindah operasi perdagangan spot-nya ke afiliasi Huobi Technology (Gibraltar) Co. Sebagai hasilnya, Huobi Group akhirnya dapat menyediakan layanan perdagangan spot melalui Huobi Gibraltar, sebuah pertukaran aset digital terpusat yang telah diatur secara otoritatif oleh GFSC. Jun Du, CEO Grup Huobi, menyatakan pula:

“Sektor cryptocurrency di seluruh dunia bergerak menuju pertumbuhan yang diregulasi. […] Bisnis tersebut harus menyadari betapa pentingnya menyelaraskan kegiatannya dengan tren.”

Beberapa perusahaan cryptocurrency telah menarik diri dari China sebagai akibat dari larangan ketat negara tersebut terhadap crypto. Selama rapat pemegang saham pada 24 September lalu, dewan direksi Huobi memilih untuk menghentikan operasi perusahaannya dan memutuskan untuk meninggalkan China.

- Advertisement -

Baca juga KuCoin Labs Berinvestasi di Platform SocialFi yang Didukung Huobi untuk Berekspansi ke Industri Metaverse dan NFT

Setelah keluarnya Huobi, platform dan perusahaan terkait cryptocurrency lainnya, seperti kumpulan penambangan crypto dan produsen peralatan penambangan, dengan cepat mengikuti langkah revolusionernya. Binance, BTC.com dan Bitmain hanyalah beberapa organisasi dalam daftar ini. Seperti dilansir oleh Cointelegraph pada 29 Oktober lalu, Huobi secara resmi telah menutup pasar berjangka (futures) di daratan China dan pasar derivatif lainnya sesuai rencana.

Gibraltar, wilayah luar negeri Inggris yang terletak di ujung selatan Semenanjung Iberia Eropa, telah membangun nama untuk dirinya sendiri dalam beberapa tahun terakhir sebagai surganya Bitcoin. Beberapa perusahaan telah bergegas menuju wilayah mana saja yang dilihat sebagai area yang bersahabat dan ramah terhadap aset digital cryptocurrency.

Negara ini telah membuat langkah signifikan dalam mengatur sektor kripto di dalam wilayah perbatasannya. Beberapa pelaku industri pun memuji momentum yang diciptakan oleh Gibraltar, menyebutnya sebagai “hotspot kripto” baru.

Secara spesifik, Gibraltar adalah Wilayah Luar Negeri Inggris dan sebuah tanjung di pantai selatan Spanyol. Wilayahnya didominasi oleh Rock of Gibraltar, serta dikarakterisasi dengan adanya punggungan batu kapur setinggi 426m.

Sumber:

https://cointelegraph.com/news/huobi-group-is-moving-to-gibraltar-following-china-crackdown

Huobi Group, sebuah perusahaan teknologi Bitcoin (BTC) yang didirikan pada tahun 2013 lalu, telah merelokasi bisnis perdagangan spotnya dan pindah ke Gibraltar sebagai tindakan pencegahan menyusul tindakan keras regulasi cryptocurrency di China. Huobi Gibraltar telah berhasil mendapatkan lisensi yang diperlukan dari otoritas lokal.

Menurut sebuah laporan oleh Bloomberg, Komisi Jasa Keuangan Gibraltar telah memberi wewenang kepada Huobi untuk mulai pindah operasi perdagangan spot-nya ke afiliasi Huobi Technology (Gibraltar) Co. Sebagai hasilnya, Huobi Group akhirnya dapat menyediakan layanan perdagangan spot melalui Huobi Gibraltar, sebuah pertukaran aset digital terpusat yang telah diatur secara otoritatif oleh GFSC. Jun Du, CEO Grup Huobi, menyatakan pula:

“Sektor cryptocurrency di seluruh dunia bergerak menuju pertumbuhan yang diregulasi. […] Bisnis tersebut harus menyadari betapa pentingnya menyelaraskan kegiatannya dengan tren.”

Beberapa perusahaan cryptocurrency telah menarik diri dari China sebagai akibat dari larangan ketat negara tersebut terhadap crypto. Selama rapat pemegang saham pada 24 September lalu, dewan direksi Huobi memilih untuk menghentikan operasi perusahaannya dan memutuskan untuk meninggalkan China.

Baca juga KuCoin Labs Berinvestasi di Platform SocialFi yang Didukung Huobi untuk Berekspansi ke Industri Metaverse dan NFT

Setelah keluarnya Huobi, platform dan perusahaan terkait cryptocurrency lainnya, seperti kumpulan penambangan crypto dan produsen peralatan penambangan, dengan cepat mengikuti langkah revolusionernya. Binance, BTC.com dan Bitmain hanyalah beberapa organisasi dalam daftar ini. Seperti dilansir oleh Cointelegraph pada 29 Oktober lalu, Huobi secara resmi telah menutup pasar berjangka (futures) di daratan China dan pasar derivatif lainnya sesuai rencana.

Gibraltar, wilayah luar negeri Inggris yang terletak di ujung selatan Semenanjung Iberia Eropa, telah membangun nama untuk dirinya sendiri dalam beberapa tahun terakhir sebagai surganya Bitcoin. Beberapa perusahaan telah bergegas menuju wilayah mana saja yang dilihat sebagai area yang bersahabat dan ramah terhadap aset digital cryptocurrency.

Negara ini telah membuat langkah signifikan dalam mengatur sektor kripto di dalam wilayah perbatasannya. Beberapa pelaku industri pun memuji momentum yang diciptakan oleh Gibraltar, menyebutnya sebagai “hotspot kripto” baru.

Secara spesifik, Gibraltar adalah Wilayah Luar Negeri Inggris dan sebuah tanjung di pantai selatan Spanyol. Wilayahnya didominasi oleh Rock of Gibraltar, serta dikarakterisasi dengan adanya punggungan batu kapur setinggi 426m.

Sumber:

https://cointelegraph.com/news/huobi-group-is-moving-to-gibraltar-following-china-crackdown

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here