Individu Kaya Dapat Menyalurkan Donasi Kripto dengan Mudah Melalui Pelayanan The Giving Block

The Giving Block mengumumkan bahwa platform telah bermitra dengan Taxbit, Friedman LLP, dan Ren. Platform nirlaba tersebut menerangkan kemitraan terbaru tersebut dilaksanakan untuk menyediakan layanan untuk mempermudah kalangan kaya menyalurkan sumbangan dengan jumlah pajak minimal.

The Giving Block merupakan organiasai nirlaba dan badan amal untuk menerima donasi aset diginal. Platform tersebut kini meningkatkan pelayanan mereka dengan menambahkan pelayanan yang disesuaikan untuk donatur yang ingin mengirim kripto dalam jumlah besar. Untuk mencapai tujuan tersebut, mereka bekerja sama dengan Taxbit, Friedman LLP, dan Ren.

Taxtbit merupakan platform rintisan yang berfokus pada perpajangan kripto, sedangkan Friendman LLP merupakan firma akuntansi yang berbasis di New York. Sementara itu, Ren merupakan salah satu cryptocurrency terbaru dalam daftar aset digital yang diterima di The Giving Block.

Baca juga Rencana Investasi Sebesar $100 Juta sebagai Dana Pengembangan Aplikasi Blockchain

- Advertisement -

Pat Duffy, salah satu pendiri Giving Block, menjelaskan mengenai kemitraan tersebut dan layanan terbaru ‘Private Client Service’. Duffy berkata, “Layanan ‘Private Client Service’ akan mempermudah proses donasi, terutama bentuk donasi nilai tinggi, secara cepat dan aman. Tujuan dari layanan tersebut tersebut akan mempermudah donatur menyalurkan amal kepada badan amal favorit mereka sambil mengurangi tagihan pajak.”

Pat Duffy menyatakan bahwa bersama Organiasi nirlaba ini, para donatur yang menyumbangkan kripto dalam angka besar tidak perlu lagi memusingkan transaksi mereka karena platform nirlaba tersebut bekerja sama dengan ahli pajak kripto, akuntan, dan memfasilitasi transaksi dan pelaporan selanjutnya. Selain itu, Duffy menggarisbawahi keunggulan layanan tersebut adalah setiap donatur memiliki peluang untuk menguragi pajak tinggi dan meningkatkan pengurangan ketika perlu melapor ke IRS (Internal Revenue Service).

The Giving Block bermitra dengan para ahli keuangan merupakan langkah terdepan yang mereka raih setelah keberhasil mereka menyalurkan donasi di awal bulan ini. Platform nirlaba berbasis kripto tersebut melaporkan bahwa pihak mereka telah menyalurkan dana sebesar $2,4 juta dalam amal ‘CyberGivingTuesday’ yang disalurkan ke berbagai badan amal.

Alex Wilson, CEO The Giving Block, menyatakan bahwa ia memiliki harapan kepada platform ini nantinya dapat menyalurkan donasi hingga ratusan juta dolar ke pada pihak yang membutuhkan. Wilson pula berkata bahwa The Giving Block telah membantu puluhan ribu donatur menyalurkan sumbangan cryptocurrency untuk amal, universitas, tempat ibadah, dan organisasi nirlaba lainnya sejak 2018.

Sumber: Cointelegraph

The Giving Block mengumumkan bahwa platform telah bermitra dengan Taxbit, Friedman LLP, dan Ren. Platform nirlaba tersebut menerangkan kemitraan terbaru tersebut dilaksanakan untuk menyediakan layanan untuk mempermudah kalangan kaya menyalurkan sumbangan dengan jumlah pajak minimal.

The Giving Block merupakan organiasai nirlaba dan badan amal untuk menerima donasi aset diginal. Platform tersebut kini meningkatkan pelayanan mereka dengan menambahkan pelayanan yang disesuaikan untuk donatur yang ingin mengirim kripto dalam jumlah besar. Untuk mencapai tujuan tersebut, mereka bekerja sama dengan Taxbit, Friedman LLP, dan Ren.

Taxtbit merupakan platform rintisan yang berfokus pada perpajangan kripto, sedangkan Friendman LLP merupakan firma akuntansi yang berbasis di New York. Sementara itu, Ren merupakan salah satu cryptocurrency terbaru dalam daftar aset digital yang diterima di The Giving Block.

Baca juga Rencana Investasi Sebesar $100 Juta sebagai Dana Pengembangan Aplikasi Blockchain

Pat Duffy, salah satu pendiri Giving Block, menjelaskan mengenai kemitraan tersebut dan layanan terbaru ‘Private Client Service’. Duffy berkata, “Layanan ‘Private Client Service’ akan mempermudah proses donasi, terutama bentuk donasi nilai tinggi, secara cepat dan aman. Tujuan dari layanan tersebut tersebut akan mempermudah donatur menyalurkan amal kepada badan amal favorit mereka sambil mengurangi tagihan pajak.”

Pat Duffy menyatakan bahwa bersama Organiasi nirlaba ini, para donatur yang menyumbangkan kripto dalam angka besar tidak perlu lagi memusingkan transaksi mereka karena platform nirlaba tersebut bekerja sama dengan ahli pajak kripto, akuntan, dan memfasilitasi transaksi dan pelaporan selanjutnya. Selain itu, Duffy menggarisbawahi keunggulan layanan tersebut adalah setiap donatur memiliki peluang untuk menguragi pajak tinggi dan meningkatkan pengurangan ketika perlu melapor ke IRS (Internal Revenue Service).

The Giving Block bermitra dengan para ahli keuangan merupakan langkah terdepan yang mereka raih setelah keberhasil mereka menyalurkan donasi di awal bulan ini. Platform nirlaba berbasis kripto tersebut melaporkan bahwa pihak mereka telah menyalurkan dana sebesar $2,4 juta dalam amal ‘CyberGivingTuesday’ yang disalurkan ke berbagai badan amal.

Alex Wilson, CEO The Giving Block, menyatakan bahwa ia memiliki harapan kepada platform ini nantinya dapat menyalurkan donasi hingga ratusan juta dolar ke pada pihak yang membutuhkan. Wilson pula berkata bahwa The Giving Block telah membantu puluhan ribu donatur menyalurkan sumbangan cryptocurrency untuk amal, universitas, tempat ibadah, dan organisasi nirlaba lainnya sejak 2018.

Sumber: Cointelegraph

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here