Investor dan Influencer yang Tidak Berpengalaman Belajar dari Scam Altcoin

Scam Altcoin – Tepat pada hari pesta peluncurannya di London, sebuah layanan pengiriman makanan fiktif bernama Crypto Eats merampok pengguna platform tersebut sekitar $500.000, sebelum menghilang dari muka bumi dengan meninggalkan kaos dan barang dagangan promosi. Siapa sangka, platform tersebut adalah platform penipu.

Penipuan kembali muncul di antara diskusi oleh sejumlah influencer TikTok yang berbasis di Inggris yang berbicara tentang startup baru. Dikatakan bahwa startup tersebut siap bersaing dengan perusahaan besar UberEats yang memungkinkan pelanggannya membayar dengan cryptocurrency. Hal tersebut dilaporkan oleh Vice. Pembuat layanan palsu mempromosikannya secara online, membuat barang dagangannya dengan logo nyata, mengadakan pesta, dan bahkan mengeluarkan siaran pers yang telah dihapus oleh beberapa layanan. Akan tetapi siaran tersebut masih tersedia di situs web lainnya.

Baca juga Platform “TikTok” untuk Crypto Meluncurkan Versi Betanya

Di dalam siaran pers tersebut, dikatakan bahwa rumor merupakan hal yang membuat industri FinTech terus berjalan dan kompetitif. Di antara begitu banyak rumor, salah satunya adalah aplikasi pengiriman makanan baru yang sedang dalam pengembangan. Crypto Eats mungkin akan segera dengan bangga mengumumkan peluncurannya yang lebih cepat. Hal itu berkaitan dengan peluncurannya pada awal 2022 atau sebelum akhir kuartal 4 tahun 2021.

- Advertisement -

Siaran pers tersebut ditulis dalam bahasa inggris yang cukup buruk, kemungkinan diterjemahkan dari bahasa lain melalui layanan mesin penerjemah. Hal itu terlihat pada kalimat “aplikasi pengiriman makanan terdesentralisasi tersebut telah dalam proses pengembangan sejak tahun lalu, untuk menjembatani sebuah sistem pembayaran pengiriman makanan, yang dapat dilakukan dengan menggunakan kripto, serta kartu kredit untuk pembayarannya”.

Akan tetapi, hal tersebut masih tidak cukup untuk menimbulkan kecurigaan banyak pengguna yang menyukai Crypto Eats dan percaya bahwa aplikasi tersebut telah mengumpulkan $8 juta dalam pendanaan Seri A. Tak lama setelah membuat gelombang daring, layanan palsu menghilang. Sekitar $500.000 dana dicuri dari penggunanya dan ternyata pendiri Crypto Eats, Wade Philips tidak ada.

Penjangkauan penipuan kepada pengguna potensial diperkuat oleh selebritas daring seperti TikToker Inggris Hstikkytokky. Ia mengatakan bahwa “koin telah diluncurkan pada 17 Oktober, yang saya katakan adalah gunakan otak Anda. Mereka punya lebih banyak uang daripada yang mereka tahu apa yang harus mereka lakukan”.

Sumber:

https://cryptonews.com/news/another-altcoin-scams-teaches-inexperienced-investors-influencers-a-lesson.htm

Scam Altcoin – Tepat pada hari pesta peluncurannya di London, sebuah layanan pengiriman makanan fiktif bernama Crypto Eats merampok pengguna platform tersebut sekitar $500.000, sebelum menghilang dari muka bumi dengan meninggalkan kaos dan barang dagangan promosi. Siapa sangka, platform tersebut adalah platform penipu.

Penipuan kembali muncul di antara diskusi oleh sejumlah influencer TikTok yang berbasis di Inggris yang berbicara tentang startup baru. Dikatakan bahwa startup tersebut siap bersaing dengan perusahaan besar UberEats yang memungkinkan pelanggannya membayar dengan cryptocurrency. Hal tersebut dilaporkan oleh Vice. Pembuat layanan palsu mempromosikannya secara online, membuat barang dagangannya dengan logo nyata, mengadakan pesta, dan bahkan mengeluarkan siaran pers yang telah dihapus oleh beberapa layanan. Akan tetapi siaran tersebut masih tersedia di situs web lainnya.

Baca juga Platform “TikTok” untuk Crypto Meluncurkan Versi Betanya

Di dalam siaran pers tersebut, dikatakan bahwa rumor merupakan hal yang membuat industri FinTech terus berjalan dan kompetitif. Di antara begitu banyak rumor, salah satunya adalah aplikasi pengiriman makanan baru yang sedang dalam pengembangan. Crypto Eats mungkin akan segera dengan bangga mengumumkan peluncurannya yang lebih cepat. Hal itu berkaitan dengan peluncurannya pada awal 2022 atau sebelum akhir kuartal 4 tahun 2021.

Siaran pers tersebut ditulis dalam bahasa inggris yang cukup buruk, kemungkinan diterjemahkan dari bahasa lain melalui layanan mesin penerjemah. Hal itu terlihat pada kalimat “aplikasi pengiriman makanan terdesentralisasi tersebut telah dalam proses pengembangan sejak tahun lalu, untuk menjembatani sebuah sistem pembayaran pengiriman makanan, yang dapat dilakukan dengan menggunakan kripto, serta kartu kredit untuk pembayarannya”.

Akan tetapi, hal tersebut masih tidak cukup untuk menimbulkan kecurigaan banyak pengguna yang menyukai Crypto Eats dan percaya bahwa aplikasi tersebut telah mengumpulkan $8 juta dalam pendanaan Seri A. Tak lama setelah membuat gelombang daring, layanan palsu menghilang. Sekitar $500.000 dana dicuri dari penggunanya dan ternyata pendiri Crypto Eats, Wade Philips tidak ada.

Penjangkauan penipuan kepada pengguna potensial diperkuat oleh selebritas daring seperti TikToker Inggris Hstikkytokky. Ia mengatakan bahwa “koin telah diluncurkan pada 17 Oktober, yang saya katakan adalah gunakan otak Anda. Mereka punya lebih banyak uang daripada yang mereka tahu apa yang harus mereka lakukan”.

Sumber:

https://cryptonews.com/news/another-altcoin-scams-teaches-inexperienced-investors-influencers-a-lesson.htm

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here