Headlines

Israel Berencana Mengembangkan Chip Blockchain Baru Dengan Dana Sebesar $70 Juta

illust - Israel Berencana Mengembangkan Chip Blockchain Baru Dengan Dana Sebesar $70 Juta

Peningkatan adopsi teknologi blockchain sedang terjadi, dan kebanyakan perusahaan sedang mempertimbangkan penggunaan teknologi ini dalam berbagai aspek bisnis.

illust - Israel Berencana Mengembangkan Chip Blockchain Baru Dengan Dana Sebesar $70 Juta
Sumber Asset: israel flag created by nonnie192 – www.freepik.com

Dalam perkembangannya yang semakin meluas, semua pengguna akan membutuhkan akses yang optimal ke kemampuan teknologi blockchain.

Sebagai respons terhadap masalah ini adalah menciptakan chip blockchain yang dapat menjadi akselerator hemat energi.

Pada tanggal 23 Februari, Chain Reaction, sebuah startup yang berbasis di Tel Aviv, mengumumkan bahwa mereka telah berhasil mengumpulkan dana sebesar $70 juta untuk meningkatkan tim teknis mereka dan mengembangkan chip berikutnya.

Baca Juga : Artefak Titanic Akan Dijadikan Sebagai Token NFT, Dalam Kemitraan Teknologi Blockchain

Menurut Alon Webman, salah satu pendiri dan CEO Chain Reaction, chip baru tersebut dapat melakukan enkripsi homomorfik penuh sehingga pengguna dapat memproses data saat masih dalam kondisi terenkripsi.

“Saat ini, apabila Anda memiliki data yang telah dienkripsi dan tersimpan di dalam cloud, maka untuk melakukan operasi data seperti analitik data atau kecerdasan buatan (AI), Anda perlu melakukan dekripsi terhadap data tersebut.”

Dia menyatakan lebih lanjut bahwa saat ini, pemerintah dan industri besar seperti sektor pertahanan, yang dapat menggunakan layanan awan, mengalami keterbatasan karena masalah keamanan.

Menurut Webman, Chain Reaction memiliki rencana untuk meluncurkan sebuah chip terenkripsi yang dapat membantu akses data yang terenkripsi, dan diharapkan dapat diluncurkan pada akhir tahun 2024 dengan kecepatan tertinggi.

Webman mengatakan bahwa rencana Chain Reaction adalah untuk memproduksi massal chip blockchain bernama Electrum pada kuartal pertama tahun 2023. Electrum dirancang dengan tujuan mendukung hashing yang efisien dan cepat, serta dapat digunakan untuk menambang cryptocurrency.

Pada bulan Februari 2022, Intel, sebuah perusahaan pengembang perangkat lunak, memperkenalkan sebuah chip blockchain yang dibuat oleh Nvidia. Chip ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja tugas-tugas blockchain yang membutuhkan daya komputasi yang besar dan sangat memakan energi.

Sumber  : cointelegraph.com