Israel Meningkatkan Upayanya untuk Mengembangkan CBDC

Israel, menurut gubernur Bank of Israel, memiliki ambisi untuk menjadi yang “terdepan” dalam teknologi mata uang digital bank sentral (CBDC).

Untuk mencapai ambisi tersebut, Israel meningkatkan upayanya dalam penelitian dan pengembangan untuk mata uang digital bank sentralnya sendiri (CBDC), menurut Reuters, yang mengutip dari gubernur Bank of Israel.

Amir Yaron, gubernur bank sentral sejak 2018, mengatakan pada hari Senin bahwa walaupun Bank Israel belum menentukan apakah akan mengeluarkan syikal (mata uang) digital, negara tersebut “berkomitmen untuk berada di garis terdepan pengetahuan ekonomi dan teknologi” terkait CBDC, jelas laporan itu.

CBDC adalah representasi digital dari mata uang fiat (seperti dolar AS atau shekel Israel) yang disahkan oleh bank sentral. CBDC tertentu menggunakan teknologi blockchain, teknologi serupa yang menggerakkan cryptocurrency seperti Bitcoin.

- Advertisement -

Baca juga Wanita Israel Mengumpulan Investasi Bitcoin-nya Senilai $320.000, tetapi Bank Menolak Mendepositokan Dana Tersebut

Namun, CBDC tidak sama halnya dengan cryptocurrency seperti Bitcoin dan Ethereum berdasarkan izinnya (yaitu dikelola secara pribadi) dan sifatnya yang terpusat. Negara-negara di seluruh dunia saat ini sedang mempertimbangkan manfaat potensial dari membangun CBDC mereka sendiri.

Israel menyatakan pada bulan Mei bahwa syikal digital mungkin bermanfaat bagi ekonomi negara itu—dan pada saat penulisan, negara tersebut tengah menguji blockchain Ethereum untuk CBDC-nya sendiri.

Yaron menyatakan bahwa “bank sentral memiliki peran unik untuk dimainkan dalam mencegah fragmentasi serta memastikan agar sistem pembayaran menjadi lebih seragam dan efisien,” Yaron menambahkan bahwa “salah satu metode untuk mencapai ini adalah melalui CBDC.”

Menurutnya, inti dari ide tersebut adalah syikal digital Israel akan menghasilkan sistem pembayaran yang lebih efisien.

CBDC didefinisikan sebagai entitas ritel atau antar bank. CBDC ritel dapat dimiliki langsung oleh warga dan digunakan bersama dengan uang kertas sebagai bentuk uang digital. Namun, di sisi lain hanya lembaga keuangan yang diperbolehkan menggunakan CBDC antar bank. Yaitu hanya dapat digunakan untuk pembayaran antar bank dan penyelesaian keuangan

Teknologi Blockchain diharapkan dapat digunakan oleh sebagian besar pemerintah yang tertarik untuk menerbitkan CBDC, menurut analisis PricewaterhouseCoopers yang dirilis awal tahun ini.

Sumber: https://decrypt.co/87200/israel-central-bank-digital-currency?&utm_medium=referral&utm_campaign=feed&utm_source=coinmarketcap/

Israel, menurut gubernur Bank of Israel, memiliki ambisi untuk menjadi yang “terdepan” dalam teknologi mata uang digital bank sentral (CBDC).

Untuk mencapai ambisi tersebut, Israel meningkatkan upayanya dalam penelitian dan pengembangan untuk mata uang digital bank sentralnya sendiri (CBDC), menurut Reuters, yang mengutip dari gubernur Bank of Israel.

Amir Yaron, gubernur bank sentral sejak 2018, mengatakan pada hari Senin bahwa walaupun Bank Israel belum menentukan apakah akan mengeluarkan syikal (mata uang) digital, negara tersebut “berkomitmen untuk berada di garis terdepan pengetahuan ekonomi dan teknologi” terkait CBDC, jelas laporan itu.

CBDC adalah representasi digital dari mata uang fiat (seperti dolar AS atau shekel Israel) yang disahkan oleh bank sentral. CBDC tertentu menggunakan teknologi blockchain, teknologi serupa yang menggerakkan cryptocurrency seperti Bitcoin.

Baca juga Wanita Israel Mengumpulan Investasi Bitcoin-nya Senilai $320.000, tetapi Bank Menolak Mendepositokan Dana Tersebut

Namun, CBDC tidak sama halnya dengan cryptocurrency seperti Bitcoin dan Ethereum berdasarkan izinnya (yaitu dikelola secara pribadi) dan sifatnya yang terpusat. Negara-negara di seluruh dunia saat ini sedang mempertimbangkan manfaat potensial dari membangun CBDC mereka sendiri.

Israel menyatakan pada bulan Mei bahwa syikal digital mungkin bermanfaat bagi ekonomi negara itu—dan pada saat penulisan, negara tersebut tengah menguji blockchain Ethereum untuk CBDC-nya sendiri.

Yaron menyatakan bahwa “bank sentral memiliki peran unik untuk dimainkan dalam mencegah fragmentasi serta memastikan agar sistem pembayaran menjadi lebih seragam dan efisien,” Yaron menambahkan bahwa “salah satu metode untuk mencapai ini adalah melalui CBDC.”

Menurutnya, inti dari ide tersebut adalah syikal digital Israel akan menghasilkan sistem pembayaran yang lebih efisien.

CBDC didefinisikan sebagai entitas ritel atau antar bank. CBDC ritel dapat dimiliki langsung oleh warga dan digunakan bersama dengan uang kertas sebagai bentuk uang digital. Namun, di sisi lain hanya lembaga keuangan yang diperbolehkan menggunakan CBDC antar bank. Yaitu hanya dapat digunakan untuk pembayaran antar bank dan penyelesaian keuangan

Teknologi Blockchain diharapkan dapat digunakan oleh sebagian besar pemerintah yang tertarik untuk menerbitkan CBDC, menurut analisis PricewaterhouseCoopers yang dirilis awal tahun ini.

Sumber: https://decrypt.co/87200/israel-central-bank-digital-currency?&utm_medium=referral&utm_campaign=feed&utm_source=coinmarketcap/

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here