Jutaan Dolar Telah Terkuras dari Protokol DeFi Inverse Finance

Salah satu protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi) berbasis Ethereum menjadi korban peretasan pada Sabtu pekan lalu (2/4/22). Protokol DeFi Inverse Finance dilaporkan mengalami kasus eksploitasi hingga jutaan dolar.

Inverse Finance adalah protokol stablecoin yang berfokus pada peningkatan modal yield secara efisien. Menurut laporan PeckSheild selaku perusahaan analitis keamanan kripto, tim analis mengabarkan kasus peretasan tersebut kepada tim Inverse Finance beberapa menit setelah eksploitasi terjadi.

PeckShield menjelaskan bahwa peretas penyetor 901 ETH ke protokol dan menggunakan bug sejenis manipulasi oracle untuk memanipulasi harga token INV (token native Inverse Finance). Peretas kemudian menggunakan INV sebagai jaminan untuk meminjam aset dan menguras protokol.

Data Etherscan menunjukkan bahwa peretas menghabiskan jutaan dolar dalam YFI, wBTC, dan token DOLA (stablecoin Inverse Finance). Setelah peretas berhasil mengambil seluruh aset, mereka menggunakan bursa terdesentralisasi seperti Uniswap untuk memperdagangkan aset ke Ethereum. Dompet Ethereum yang terhubung dengan peretas ini telah menyedot 4.200 ETH (lebih dari $14 juta) melalui platform mixer Tornado Cash untuk menutupi jejak mereka.

- Advertisement -

Baca juga Pendanaan Wave Financial Menawarkan Likuiditas untuk Platform DeFi Cardano

Menurut kabar terbaru, dompet peretas kini menyimpan aset senilai $250.000. Dalam sebuah laporan resmi, tim Inverse Finance mengakui kasus peretasan tersebut, tetapi protokol sedang dalam tahap menyelidiki kasus lebih lanjut. “Kami sedang menangani situasi ini, harap menunggu pengumuman resmi selanjutnya,” mengutip laporan Inverse Finance.

Tim Inverse Finance saat ini telah menghentikan pinjaman pada platform Anchor. Selain itu, tim menambahkan bahwa mereka akan mengajukan proposal governance untuk memastikan bahwa pengguna yang terkena dampak mendapatkan kompensasi sepenuhnya.

“Rencana yang akan diusulkan terkait proposal governance akan memastikan bahwa semua wallet yang terkena dampak manipulasi oracle akan dilunasi 100%,” mengutip laporan Inverse Finance. Tim juga menawarkan hadiah besar kepada pihak peretas jika mereka mengambalikan dana ke protokol.

Harga token INV terhantam karena kasus peretasan ini. Data CoinMarketCap menunjukkan bahwa harga token INV mengalami penurunan drastis selama 24 jam terakhir. Token INV saat ini diperjualbelikan dengan harga sekitar $319, turun lebih dari 5% dalam 24 jam terkahir.

Sumber: Cryptobriefing

Salah satu protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi) berbasis Ethereum menjadi korban peretasan pada Sabtu pekan lalu (2/4/22). Protokol DeFi Inverse Finance dilaporkan mengalami kasus eksploitasi hingga jutaan dolar.

Inverse Finance adalah protokol stablecoin yang berfokus pada peningkatan modal yield secara efisien. Menurut laporan PeckSheild selaku perusahaan analitis keamanan kripto, tim analis mengabarkan kasus peretasan tersebut kepada tim Inverse Finance beberapa menit setelah eksploitasi terjadi.

PeckShield menjelaskan bahwa peretas penyetor 901 ETH ke protokol dan menggunakan bug sejenis manipulasi oracle untuk memanipulasi harga token INV (token native Inverse Finance). Peretas kemudian menggunakan INV sebagai jaminan untuk meminjam aset dan menguras protokol.

Data Etherscan menunjukkan bahwa peretas menghabiskan jutaan dolar dalam YFI, wBTC, dan token DOLA (stablecoin Inverse Finance). Setelah peretas berhasil mengambil seluruh aset, mereka menggunakan bursa terdesentralisasi seperti Uniswap untuk memperdagangkan aset ke Ethereum. Dompet Ethereum yang terhubung dengan peretas ini telah menyedot 4.200 ETH (lebih dari $14 juta) melalui platform mixer Tornado Cash untuk menutupi jejak mereka.

Baca juga Pendanaan Wave Financial Menawarkan Likuiditas untuk Platform DeFi Cardano

Menurut kabar terbaru, dompet peretas kini menyimpan aset senilai $250.000. Dalam sebuah laporan resmi, tim Inverse Finance mengakui kasus peretasan tersebut, tetapi protokol sedang dalam tahap menyelidiki kasus lebih lanjut. “Kami sedang menangani situasi ini, harap menunggu pengumuman resmi selanjutnya,” mengutip laporan Inverse Finance.

Tim Inverse Finance saat ini telah menghentikan pinjaman pada platform Anchor. Selain itu, tim menambahkan bahwa mereka akan mengajukan proposal governance untuk memastikan bahwa pengguna yang terkena dampak mendapatkan kompensasi sepenuhnya.

“Rencana yang akan diusulkan terkait proposal governance akan memastikan bahwa semua wallet yang terkena dampak manipulasi oracle akan dilunasi 100%,” mengutip laporan Inverse Finance. Tim juga menawarkan hadiah besar kepada pihak peretas jika mereka mengambalikan dana ke protokol.

Harga token INV terhantam karena kasus peretasan ini. Data CoinMarketCap menunjukkan bahwa harga token INV mengalami penurunan drastis selama 24 jam terakhir. Token INV saat ini diperjualbelikan dengan harga sekitar $319, turun lebih dari 5% dalam 24 jam terkahir.

Sumber: Cryptobriefing

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here