Headlines

Kekhawatiran Para Investor Terkait Kerentanan Jaringan Solana Pasca Serangan DDoS

Solana (SOL) telah mengalami pergerakan harga yang bergejolak selama beberapa hari terakhir pasca serangan DDoS. Terkait kondisi tersebut, banyak investor menganggap Solana sebagai ‘Ethereum (ETH) baru.’ Hal ini didasarkan pada kepemilikan atas jaringan smart contract yang menonjol. Namun, token ini telah mengalami kerusakan parah pasca serangan Decentralized Denial-of-Service (DDoS) yang terjadi selama 48 jam terakhir.

Pada 11 Desember, Solana diperdagangkan dengan harga sekitar $173 per token. Solana mengalami penurunan sebesar 13% dalam tujuh hari terakhir dan turun sebesar 33% dari titik all-time-high (ATH).

Tekanan terhadap Solana baru-baru ini tampaknya mulai mereda. Hal ini terlihat dari kenaikan saham sebesar 0.7% dalam 24 jam terakhir. Namun, pasar kripto umum telah mengalami kenaikan sebesar 2.1% dalam rentang waktu ini. Hal ini menyiratkan bahwa Solana masih di belakang para pesaingnya.

Baca juga Pengembangan on-Chain Solana Meningkat Pasca Serangan DDoS

Tujuan dari serangan DDoS adalah membuat jaringan tidak dapat dioperasikan. Pelaku kejahatan mencoba untuk membebani jaringan dengan mengirimkan volume lalu lintas yang berlebihan ke jaringan tersebut. Sehingga membuat jaringan tersebut tidak dapat diakses oleh para pengguna.

Sayangnya, Solana telah menjadi korban serangan DDoS sebelumnya, termasuk pemadaman selama tujuh belas jam pada bulan September. Para investor Solana mungkin tidak menyadari kerentanan jaringan terhadap serangan. Meskipun demikian, beberapa investor institusional yang relatif signifikan telah menyampaikan kekhawatiran tersebut. Kekhawatiran ini mayoritas didasari karena penurunan kecepatan jaringan dan juga tingkat keamanan pada aset.

Di samping tragedi penyerangan tersebut, terdapat beberapa alasan yang menjadikan Solana sebagai investasi jangka panjang yang unggul. Di antaranya proses validasi Proof-of-History (PoH) unik pada jaringan yang mirip dengan Proof-of-Stake (PoS), namun lebih efisien. Hal tersebut telah menghasilkan biaya transaksi yang sangat rendah dan waktu transaksi singkat. Tentu saja fitur-fitur tersebut menjadikan Solana unggul secara kompetitif di mata para investor cryptocurrency.

Beberapa komentator mengatakan bahwa penurunan harga Solana baru-baru ini mungkin merupakan peluang pembelian yang sangat baik. Bukan tanpa risiko, saat ini para investor tampaknya lebih bersedia untuk memperhitungkan risiko tersebut.

Sumber: https://www.fool.com/investing/2021/12/11/security-concerns-sink-solana-investors-on-watch/