Kerjasama Pipe dan Compass Mining dalam Program Pendanaan Penambangan Bitcoin

Pipe merupakan sebuah perusahaan teknologi dan platform perdagangan yang memiliki nilai mencapai $2 miliar pada tahun lalu. Baru-baru ini, perusahaan meluncurkan produk pendanaan alternatif untuk perangkat keras penambangan Bitcoin dan perusahaan hosting dengan pendapatan berkelanjutan (recurring revenue). Melalui sebuah program ‘mine now, pay later,’ alternatif pendanaan akan dilakukan secara tradisional dengan ekuitas atau uang yang dinilai berharga bagi perusahaan dan pemegang saham.

Terkait hal tersebut, Harry Hurst salah satu pendiri dan CEO Pipe memberikan pernyataan melalui sebuah wawancara, “kami telah menciptakan platform perdagangan yang memungkinkan perusahaan untuk menjual produk dan layanan yang menghasilkan aliran pendapatan berkelanjutan kepada investor institusional.” Pihak yang membeli kontrak adalah investor institusi, termasuk bank, hedge funds, dana pensiun dan kantor keluarga. Menurut Hurst, pihak-pihak tersebut memiliki mandat pendapatan tetap dan mencari aset yang menghasilkan pendapatan berkelanjutan.

Baca juga Peretasan CRM HubSpot Menargetkan Informasi Pemilik Aset Bitcoin

Sebuah perusahaan menandatangani kontrak dengan pelanggan terkait jadwal penerimaan pendapatan berkelanjutan. Kemudian, kontrak dimasukkan ke dalam platform Pipe untuk perdagangan, di mana investor akan membeli kontrak tersebut. Pada masanya, transaksi tersebut menjadi sumber pendanaan instan bagi perusahaan, yang dapat digunakan untuk mendanai pertumbuhannya. Hal tersebut terjadi tanpa melemahkan pemegang saham dengan menawarkan ekuitas atau menetapkan fasilitas utang yang mahal.

- Advertisement -

Hurts menambahkan bahwa solusi pendanaannya sedikit serupa dengan pendanaan perangkat keras, tetapi jauh lebih efisien karena menggunakan platform perdagangan dan terdiversifikasi. Nantinya, Pipe mendapatkan imbalan dari perdagangan yang dieksekusi melalui platformnya. Biaya perdagangan akan bervariasi tergantung pada volume perdagangan.

Selama beberapa bulan, Pipe telah bekerjasama dengan penyedia layanan penambangan Bitcoin, Compass Mining. Ini merupakan perusahaan pertama yang secara luas menawarkan bentuk pendanaan baru tersebut. Alternatif pendanaan hadir ketika cryptocurrency dan pasar aset mengalami penurunan sejak tahun lalu. Kondisi ini meredam euforia di antara investor dan membuat akses ke modal melalui cara tradisional lebih sulit dan mahal bagi perusahaan pertambangan Bitcoin.

Terkait hal itu, Whit Gibbs CEO Compass Mining menyatakan bahwa kerjasama akan mempercepat pertumbuhan penambangan Bitcoin dengan mendemokratisasikan akses ke opsi pendanaan penting yang diabaikan oleh lembaga perbankan tradisional.

Sumber: Coindesk

Pipe merupakan sebuah perusahaan teknologi dan platform perdagangan yang memiliki nilai mencapai $2 miliar pada tahun lalu. Baru-baru ini, perusahaan meluncurkan produk pendanaan alternatif untuk perangkat keras penambangan Bitcoin dan perusahaan hosting dengan pendapatan berkelanjutan (recurring revenue). Melalui sebuah program ‘mine now, pay later,’ alternatif pendanaan akan dilakukan secara tradisional dengan ekuitas atau uang yang dinilai berharga bagi perusahaan dan pemegang saham.

Terkait hal tersebut, Harry Hurst salah satu pendiri dan CEO Pipe memberikan pernyataan melalui sebuah wawancara, “kami telah menciptakan platform perdagangan yang memungkinkan perusahaan untuk menjual produk dan layanan yang menghasilkan aliran pendapatan berkelanjutan kepada investor institusional.” Pihak yang membeli kontrak adalah investor institusi, termasuk bank, hedge funds, dana pensiun dan kantor keluarga. Menurut Hurst, pihak-pihak tersebut memiliki mandat pendapatan tetap dan mencari aset yang menghasilkan pendapatan berkelanjutan.

Baca juga Peretasan CRM HubSpot Menargetkan Informasi Pemilik Aset Bitcoin

Sebuah perusahaan menandatangani kontrak dengan pelanggan terkait jadwal penerimaan pendapatan berkelanjutan. Kemudian, kontrak dimasukkan ke dalam platform Pipe untuk perdagangan, di mana investor akan membeli kontrak tersebut. Pada masanya, transaksi tersebut menjadi sumber pendanaan instan bagi perusahaan, yang dapat digunakan untuk mendanai pertumbuhannya. Hal tersebut terjadi tanpa melemahkan pemegang saham dengan menawarkan ekuitas atau menetapkan fasilitas utang yang mahal.

Hurts menambahkan bahwa solusi pendanaannya sedikit serupa dengan pendanaan perangkat keras, tetapi jauh lebih efisien karena menggunakan platform perdagangan dan terdiversifikasi. Nantinya, Pipe mendapatkan imbalan dari perdagangan yang dieksekusi melalui platformnya. Biaya perdagangan akan bervariasi tergantung pada volume perdagangan.

Selama beberapa bulan, Pipe telah bekerjasama dengan penyedia layanan penambangan Bitcoin, Compass Mining. Ini merupakan perusahaan pertama yang secara luas menawarkan bentuk pendanaan baru tersebut. Alternatif pendanaan hadir ketika cryptocurrency dan pasar aset mengalami penurunan sejak tahun lalu. Kondisi ini meredam euforia di antara investor dan membuat akses ke modal melalui cara tradisional lebih sulit dan mahal bagi perusahaan pertambangan Bitcoin.

Terkait hal itu, Whit Gibbs CEO Compass Mining menyatakan bahwa kerjasama akan mempercepat pertumbuhan penambangan Bitcoin dengan mendemokratisasikan akses ke opsi pendanaan penting yang diabaikan oleh lembaga perbankan tradisional.

Sumber: Coindesk

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here