Keunggulan Injective Dibandingkan DEX Lainnya, Menurut Direktur Utama Injective Labs

Injective adalah salah satu protokol bursa terdesentralisasi (DEX) yang didukung oleh nama-nama besar seperti BNB Chain dan Mark Cuban. Injective dirancang untuk menjadi sebuah protokol yang permissionless, sepenuhnya terdesentralisasi, dan beroperasi cepat dengan gas fee rendah.

DEX Injective ini berjalan pada prosedur proposal governance atau anggota komunitas adalah bagian penting dalam semua keputusan Injective. Tim pengembang Injective mendeskripsikan platform mereka sebagai DEX yang secara murni berbasis komunitas dan governance menentukan segalanya.

Eric Chen, direktur utama dan salah satu pendiri Injective Labs, menerangkan bahwa DEX Injective mirip dengan modal Uniswap. Pada dasarnya semua peningkatan protokol dan peningkatan smart contract ditentukan oleh komunitas, Chen berpendapat bahwa pemungutan suara governance diperlukan untuk perubahan besar di sektor keuangan terdesentralisasi.

“Pemungutan suara governance akan mendorong sebuah platform untuk menciptakan berbagai inisiatif yang benar-benar memanfaatkan kekuatan komunitas. Tujuan ini adalah untuk upaya mendirikan komunitas mandari yang mampu menumbuhkan ekosistem DeFi secara keseluruhan,” Chen menjelaskan.

- Advertisement -

Baca juga Polkadex Menghadirkan Crowdloan Batch Tiga dengan Berbagai Perubahan Menarik

Walaupun Injective dan Uniswap sama-sama merupakan DEX terkemuka di sektor DeFi, direktur utama Injective Labs ini tidak menganggap kedua bursa sebagai pesaing. Chen beralasan bahwa kedua bursa memiliki komunitas yang sama-sama ingin mengambil pasar pangsa dari platform tersentralisasi.

Di sisi lain, Chen juga menerangkan bahwa Uniswap memiliki model pertukaran aset yang cukup menarik, tetapi model tersebut sangat berbeda dari Injective. “Injective memiliki rencana untuk menciptakan pengalaman pengguna dan orientasi yang mulus, terutama pada tingkat arsitektur dan blockchain untuk pengguna DEX,” jelas Chen.

Membahas mengenai hambatan industri DeFi saat ini, Chen mengungkapkan bahwa isu skalabilitas masih menjadi masalah terbesar. Seluruh industri DeFi pada dasarnya berfokus pada pembuatan desain smart contract yang efisien dan terukur berdasarkan Ethereum Virtual Machine (EVM).

Jaringan Ethereum terkenal dengan masalah hambatan skalabilitas dan gas fee yang mencapai $200. Karena populatitas jaringan, Ethereum hanya dapat memproses sekitar 15 transaksi per detik dan tentunya ini menyebabkan durasi transaksi yang lama dan peningkatan gas fee.

“Seluruh lanskap DEX saat ini agak dibatasi karena harus dirancang menggunakan EVM, serta pengukuran gas fee dan hambatan skalabilitas. Oleh karena itu, Injective menjadi istimewa karena berfungsi sebagai solusi asli, sepenuhnya terdesentralisasi, dan Injective saat ini menuju platform DEX order book yang memiliki likuiditas dinamis,” kata Chen.

Sumber: https://modernconsensus.com/people/innovators/injective-protocol/

Injective adalah salah satu protokol bursa terdesentralisasi (DEX) yang didukung oleh nama-nama besar seperti BNB Chain dan Mark Cuban. Injective dirancang untuk menjadi sebuah protokol yang permissionless, sepenuhnya terdesentralisasi, dan beroperasi cepat dengan gas fee rendah.

DEX Injective ini berjalan pada prosedur proposal governance atau anggota komunitas adalah bagian penting dalam semua keputusan Injective. Tim pengembang Injective mendeskripsikan platform mereka sebagai DEX yang secara murni berbasis komunitas dan governance menentukan segalanya.

Eric Chen, direktur utama dan salah satu pendiri Injective Labs, menerangkan bahwa DEX Injective mirip dengan modal Uniswap. Pada dasarnya semua peningkatan protokol dan peningkatan smart contract ditentukan oleh komunitas, Chen berpendapat bahwa pemungutan suara governance diperlukan untuk perubahan besar di sektor keuangan terdesentralisasi.

“Pemungutan suara governance akan mendorong sebuah platform untuk menciptakan berbagai inisiatif yang benar-benar memanfaatkan kekuatan komunitas. Tujuan ini adalah untuk upaya mendirikan komunitas mandari yang mampu menumbuhkan ekosistem DeFi secara keseluruhan,” Chen menjelaskan.

Baca juga Polkadex Menghadirkan Crowdloan Batch Tiga dengan Berbagai Perubahan Menarik

Walaupun Injective dan Uniswap sama-sama merupakan DEX terkemuka di sektor DeFi, direktur utama Injective Labs ini tidak menganggap kedua bursa sebagai pesaing. Chen beralasan bahwa kedua bursa memiliki komunitas yang sama-sama ingin mengambil pasar pangsa dari platform tersentralisasi.

Di sisi lain, Chen juga menerangkan bahwa Uniswap memiliki model pertukaran aset yang cukup menarik, tetapi model tersebut sangat berbeda dari Injective. “Injective memiliki rencana untuk menciptakan pengalaman pengguna dan orientasi yang mulus, terutama pada tingkat arsitektur dan blockchain untuk pengguna DEX,” jelas Chen.

Membahas mengenai hambatan industri DeFi saat ini, Chen mengungkapkan bahwa isu skalabilitas masih menjadi masalah terbesar. Seluruh industri DeFi pada dasarnya berfokus pada pembuatan desain smart contract yang efisien dan terukur berdasarkan Ethereum Virtual Machine (EVM).

Jaringan Ethereum terkenal dengan masalah hambatan skalabilitas dan gas fee yang mencapai $200. Karena populatitas jaringan, Ethereum hanya dapat memproses sekitar 15 transaksi per detik dan tentunya ini menyebabkan durasi transaksi yang lama dan peningkatan gas fee.

“Seluruh lanskap DEX saat ini agak dibatasi karena harus dirancang menggunakan EVM, serta pengukuran gas fee dan hambatan skalabilitas. Oleh karena itu, Injective menjadi istimewa karena berfungsi sebagai solusi asli, sepenuhnya terdesentralisasi, dan Injective saat ini menuju platform DEX order book yang memiliki likuiditas dinamis,” kata Chen.

Sumber: https://modernconsensus.com/people/innovators/injective-protocol/

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here