Kisah Penambangan Bitcoin di Asrama Sebuah Universitas

Blake Kaufman, seorang mahasiswa master dalam riset pasar, yang telah menghubungkan beberapa penambang Bitcoin S9 ke jaringan Bitcoin. Dia memenangkan undian penambangan S9 di pertemuan Bitcoin Michigan dan akan segera mulai mempelajari cara menggunakannya.

illust Kisah Penambangan Bitcoin di Asrama Sebuah Universitas
Sumber Asset <a href= httpswwwfreepikcomfree vectoruniversity college building education student flat campus design graduation university 10600619htmquery=universityposition=2from view=searchtrack=sph> Free vector university created by macrovector wwwfreepikcom<a>

Blake memperjelas fakta melalui panggilan video dengan Cointelegraph bahwa, sebelum undian, dia sama sekali tidak tahu apa-apa tentang menambang. Begitu dia menang, dia langsung bergegas ke tempat kerja ayahnya, karena lokasinya dekat dengan kabel listrik dan koneksi ethernet, untuk dapat mengujinya.

“Kami belum pernah mendengar mesin (S9) ini, setelah itu kami menyalakannya. Dan, ketika mesin dihidupkan kenaikan segera mencapai 100%, dan semua orang di ruangan berseru, “Ya ampun, benda ini berisik!” Kami menghidupkannya mungkin selama dua jam sebelum memasuki tempat kerja yang panas itu.”

Adanya energi panas dan berisik dari mesin itu membuat pemikirannya terbuka. Musim dingin di Michigan semakin dekat dan universitasnya menyediakan listrik gratis.

- Advertisement -

Baca Juga : Menghitung Berapa Kali Bitcoin Dinyatakan “Mati” Pada Awal 2023

Dengan adanya hal itu dia memiliki ide mengapa tidak menambang Bitcoin di asrama universitasnya dan memanfaatkan limbah panas?  Walaupun ada satu  rintangan kecil yaitu suara kebisingan dari mesin. “Bagaimana kita bisa memperbaiki kebisingan itu,” dia melanjutkan, 

“Saya baru saja mencari online, bagaimana menghilangkan suara kebisingan S9, dan ternyata alatnya di Pinterest ini muncul. Saya dan ayah saya langsung bersemangat, ‘Ayo bangkit, Kenapa tidak?’ lalu kami membeli peredam suara seharga $5 di Facebook Marketplace dan kami memiliki ruang di loteng kami dan menghabiskan waktu sekitar dua jam untuk mengebor lubang dan akhirnya berhasil”

Singkatnya, Blake tidak melanggar aturan apapun. Terlebih lagi, dia menambang di satu asrama di universitas besar yang menampung ribuan mahasiswa yang tidak akan mungkin menimbulkan kecurigaan.

Yang ia lakukan seperti syair pujian dari pepatah terkenal yang dikaitkan dengan Laksamana Muda Grace Hopper bahwa terkadang, “Lebih baik meminta maaf daripada izin.”

Sumber : cointelegraph.com

Blake Kaufman, seorang mahasiswa master dalam riset pasar, yang telah menghubungkan beberapa penambang Bitcoin S9 ke jaringan Bitcoin. Dia memenangkan undian penambangan S9 di pertemuan Bitcoin Michigan dan akan segera mulai mempelajari cara menggunakannya.

illust Kisah Penambangan Bitcoin di Asrama Sebuah Universitas
Sumber Asset <a href= httpswwwfreepikcomfree vectoruniversity college building education student flat campus design graduation university 10600619htmquery=universityposition=2from view=searchtrack=sph> Free vector university created by macrovector wwwfreepikcom<a>

Blake memperjelas fakta melalui panggilan video dengan Cointelegraph bahwa, sebelum undian, dia sama sekali tidak tahu apa-apa tentang menambang. Begitu dia menang, dia langsung bergegas ke tempat kerja ayahnya, karena lokasinya dekat dengan kabel listrik dan koneksi ethernet, untuk dapat mengujinya.

“Kami belum pernah mendengar mesin (S9) ini, setelah itu kami menyalakannya. Dan, ketika mesin dihidupkan kenaikan segera mencapai 100%, dan semua orang di ruangan berseru, “Ya ampun, benda ini berisik!” Kami menghidupkannya mungkin selama dua jam sebelum memasuki tempat kerja yang panas itu.”

Adanya energi panas dan berisik dari mesin itu membuat pemikirannya terbuka. Musim dingin di Michigan semakin dekat dan universitasnya menyediakan listrik gratis.

Baca Juga : Menghitung Berapa Kali Bitcoin Dinyatakan “Mati” Pada Awal 2023

Dengan adanya hal itu dia memiliki ide mengapa tidak menambang Bitcoin di asrama universitasnya dan memanfaatkan limbah panas?  Walaupun ada satu  rintangan kecil yaitu suara kebisingan dari mesin. “Bagaimana kita bisa memperbaiki kebisingan itu,” dia melanjutkan, 

“Saya baru saja mencari online, bagaimana menghilangkan suara kebisingan S9, dan ternyata alatnya di Pinterest ini muncul. Saya dan ayah saya langsung bersemangat, ‘Ayo bangkit, Kenapa tidak?’ lalu kami membeli peredam suara seharga $5 di Facebook Marketplace dan kami memiliki ruang di loteng kami dan menghabiskan waktu sekitar dua jam untuk mengebor lubang dan akhirnya berhasil”

Singkatnya, Blake tidak melanggar aturan apapun. Terlebih lagi, dia menambang di satu asrama di universitas besar yang menampung ribuan mahasiswa yang tidak akan mungkin menimbulkan kecurigaan.

Yang ia lakukan seperti syair pujian dari pepatah terkenal yang dikaitkan dengan Laksamana Muda Grace Hopper bahwa terkadang, “Lebih baik meminta maaf daripada izin.”

Sumber : cointelegraph.com

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here