Konferensi Blockchance Eropa: Lima Kajian Terkait Blockchain

Menurut sebuah jajak pendapat yang dilakukan oleh Bitkom, blockchain merupakan teknologi yang sangat berpengaruh. Namun, sekitar 60% perusahaan di Jerman merasa potensinya diremehkan. Pada konferensi Blockchance Eropa pada awal Desember, hampir 2.000 peserta, termasuk para ahli dan investor setuju dengan pernyataan tersebut. The Hamburg Chamber of Commerce diubah menjadi pusat blockchain oleh acara besar tersebut. Banyak dari 120 presenter menyajikan kemungkinan masa depan yang menarik.

Michael Schramm yang telah memimpin Pusat Kompetensi Blockchain EY di wilayah berbahasa Jerman selama empat tahun terakhir menyampaikan sebuah pidato. Secara garis besar, ia membahas terkait aplikasi dunia nyata dari teknologi blockchain dalam industri dan logistik. Berikut adalah lima hal penting yang ia sampaikan:

1. Koin itu penting, tetapi pakar pajak berpikir sebaliknya

Dalam teknologi blockchaim, kehati-hatian serta pengeksekusian secara perlahan merupakan sesuatu yang diperlukan. Saat mengerjakan sebuah inisiatif yang menggabungkan aset tokenized atau digital, berhati-hatilah. Perhatikan kerangka hukumnya. Proyek merupakan rencana imbalan berbasis token untuk meningkatkan loyalitas karyawan dan menghemat pengeluaran antar investor.

- Advertisement -

Baca juga JPMorgan dan Siemens Mengembangkan Sistem Pembayaran Berbasis Blockchain

2. Tentang blockchain dan digitalisasi

Perlu diingat bahwa Anda tengah mengubah proses, sehingga perlu konsentrasi tinggi untuk melakukannya dengan benar. Teknologi akan menyusul, seperti menggunakan teknologi Ethereum, mendigitalkan dan membuat surat-surat pengiriman.

3. Tujuan transparan

Perusahaan tidak memberlakukan transparansi penuh. Pilih metode cerdas untuk menemukan transparansi selektif.

4. Konflik antara blockchain dan DSGVO?

Notaris dapat digantikan oleh blockchain di masa depan. Namun, apakah itu sesuai dengan DSGVO? Hal ini mengingat blockchain tidak boleh digunakan untuk menyimpan informasi pribadi.

5. Blockchain bukan konsep yang dipahami konsumen

Aturan dan protokol blockchain dirancang untuk robot atau mesin, bukan  untuk manusia. Hal itu dapat dibuktikan dengan menghilangkan transparansi blockchain dan memvisualisasikan hasilnya. Mungkin sebagai sebuah peta atau resep.

Lebih jauh, acara besar tersebut juga memaparkan bahwa senat dan Fabian Friedrich selaku CEO Blockchance serta mitra lainnya telah menetapkan Hamburg sebagai pusat terkemuka teknologi blockchain di Jerman dan Eropa.

Konferensi Blockchance diselenggarakan di bawah naungan Walikota Hamburg, Dr. Peter Tschentscher yang menekankan:

“Blockchain merupakan teknologi masa depan yang akan meningkatkan keamanan operasi digital di perbankan, perdagangan, dan industri. Rencana inovasi Senat untuk membantu bisnis dengan transformasi digital termasuk penciptaan teknologi baru.” Ida juga menunjukkan bahwa kota Hamburg memimpin di Jerman dalam hal inisiatif blockchain.

Sumber: https://hamburg-news.hamburg/en/innovation-science/beyond-hype-five-lessons-about-blockchain-technology

Menurut sebuah jajak pendapat yang dilakukan oleh Bitkom, blockchain merupakan teknologi yang sangat berpengaruh. Namun, sekitar 60% perusahaan di Jerman merasa potensinya diremehkan. Pada konferensi Blockchance Eropa pada awal Desember, hampir 2.000 peserta, termasuk para ahli dan investor setuju dengan pernyataan tersebut. The Hamburg Chamber of Commerce diubah menjadi pusat blockchain oleh acara besar tersebut. Banyak dari 120 presenter menyajikan kemungkinan masa depan yang menarik.

Michael Schramm yang telah memimpin Pusat Kompetensi Blockchain EY di wilayah berbahasa Jerman selama empat tahun terakhir menyampaikan sebuah pidato. Secara garis besar, ia membahas terkait aplikasi dunia nyata dari teknologi blockchain dalam industri dan logistik. Berikut adalah lima hal penting yang ia sampaikan:

1. Koin itu penting, tetapi pakar pajak berpikir sebaliknya

Dalam teknologi blockchaim, kehati-hatian serta pengeksekusian secara perlahan merupakan sesuatu yang diperlukan. Saat mengerjakan sebuah inisiatif yang menggabungkan aset tokenized atau digital, berhati-hatilah. Perhatikan kerangka hukumnya. Proyek merupakan rencana imbalan berbasis token untuk meningkatkan loyalitas karyawan dan menghemat pengeluaran antar investor.

Baca juga JPMorgan dan Siemens Mengembangkan Sistem Pembayaran Berbasis Blockchain

2. Tentang blockchain dan digitalisasi

Perlu diingat bahwa Anda tengah mengubah proses, sehingga perlu konsentrasi tinggi untuk melakukannya dengan benar. Teknologi akan menyusul, seperti menggunakan teknologi Ethereum, mendigitalkan dan membuat surat-surat pengiriman.

3. Tujuan transparan

Perusahaan tidak memberlakukan transparansi penuh. Pilih metode cerdas untuk menemukan transparansi selektif.

4. Konflik antara blockchain dan DSGVO?

Notaris dapat digantikan oleh blockchain di masa depan. Namun, apakah itu sesuai dengan DSGVO? Hal ini mengingat blockchain tidak boleh digunakan untuk menyimpan informasi pribadi.

5. Blockchain bukan konsep yang dipahami konsumen

Aturan dan protokol blockchain dirancang untuk robot atau mesin, bukan  untuk manusia. Hal itu dapat dibuktikan dengan menghilangkan transparansi blockchain dan memvisualisasikan hasilnya. Mungkin sebagai sebuah peta atau resep.

Lebih jauh, acara besar tersebut juga memaparkan bahwa senat dan Fabian Friedrich selaku CEO Blockchance serta mitra lainnya telah menetapkan Hamburg sebagai pusat terkemuka teknologi blockchain di Jerman dan Eropa.

Konferensi Blockchance diselenggarakan di bawah naungan Walikota Hamburg, Dr. Peter Tschentscher yang menekankan:

“Blockchain merupakan teknologi masa depan yang akan meningkatkan keamanan operasi digital di perbankan, perdagangan, dan industri. Rencana inovasi Senat untuk membantu bisnis dengan transformasi digital termasuk penciptaan teknologi baru.” Ida juga menunjukkan bahwa kota Hamburg memimpin di Jerman dalam hal inisiatif blockchain.

Sumber: https://hamburg-news.hamburg/en/innovation-science/beyond-hype-five-lessons-about-blockchain-technology

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here