Kota Miami Berencana untuk Mendistribusikan $21 Juta dalam Cryptocurrency yang Ditambang secara Lokal kepada Warganya

Populasi Kota Miami kemungkinan akan mendapatkan keuntungan karena walikota Suarez berencana untuk mendistribusikan $21 juta yang disimpan di wallet cryptocurrency milik kota kepada seluruh 442.000 penduduk.

Menurut Walikota Miami, Francis Suarez, “Adalah prioritas utama bagi Miami untuk dapat membayar pegawai pemerintah dengan Bitcoin,” seperti yang dilaporkan oleh Emily Chang dari Bloomberg.

Sejak Agustus, Kota Miami telah memperoleh cadangan tunai senilai $21 juta. Uang ini telah dikumpulkan sebagai hasil dari organisasi nirlaba bernama CityCoins, yang telah membuat digital wallet dan mata uang digital baru bernama MiamiCoin tersedia untuk semua penduduk Miami.

Baca juga CEO Aurox dan Copper Mengatakan Pengadopsian Cryptocurrency Terhalangi oleh Regulasi

- Advertisement -

Warga dapat menghasilkan token baru dengan mencetaknya (minting) di komputer pribadi mereka dan mendapatkan bagian dari token yang mereka buat. Kota Miami menerima 30%, sedangkan pengguna menerima 70%. Meskipun satu MiamiCoin hanya bernilai sekitar $0,02, para penambang telah menghasilkan lebih dari $21 juta untuk kota tersebut sejak bulan Agustus. Sekarang, kota sedang mengumpulkan dana, dengan masing-masing dari 442.000 penduduk Miami menerima sekitar 0,0007 BTC, atau sekitar $47.

Walikota menyatakan bahwa membuat digital wallet untuk setiap penduduk adalah masalah teknis yang ingin Suarrez atasi dengan bantuan pertukaran (exchange) Bitcoin. Setelah itu, sistem pendaftaran digital akan dikembangkan untuk meminimalkan kemungkinan penipuan dan orang yang bermigrasi ke Miami hanya untuk mendapatkan Bitcoin.

Jika hal tersebut telah diupayakan, pembayaran Bitcoin akan berhasil dilakukan. Walikota ingin melakukan pembayaran dalam Bitcoin untuk mengedukasi masyarakat dan membiasakan mereka dengan konsep tersebut, meskipun gaji pemerintah akan dibayarkan dalam Bitcoin.

Walikota Suarez Mencurahkan Segala Upayanya untuk CityCoins

Konsep CityCoins sesuai dengan strategi Walikota Suarez untuk menjadikan Miami sebagai lingkungan yang ramah bisnis dengan pajak minimal untuk perusahaan teknologi. Walikota telah berdiskusi dengan perusahaan pertambangan tentang mendirikan operasi pertambangan di dekat pembangkit listrik Florida Selatan.

Suarez mengajukan proposal kepada komisaris kota Miami pada Februari 2021 untuk memungkinkan kota Miami berinvestasi dalam cryptocurrency seperti Bitcoin. Meskipun demikian, peraturan negara bagian melarang pemerintah kota memegang aset berisiko seperti Bitcoin. Walikota Suarez menyatakan bahwa dia bekerja sama dengan Komisaris Kabupaten Miami-Dade untuk memungkinkan penduduk Miami membayar pajak mereka dengan Bitcoin.

MiamiCoin didasarkan pada Stacks, cryptocurrency tingkat rendah. Penambang dapat membuat Stacks dan mengirimkannya ke CityCoins, sehingga menghasilkan pembuatan MiamiCoins. Wallet kota Miami secara otomatis mengonversi token yang disetor ke dolar AS, dan pejabat kota dapat memutuskan kapan harus menarik dana. Maka dari itu, muncul kekhawatiran hukum terkait program MiamiCoin karena siapa pun dapat mengunduhnya.

Bagaimana dengan Kota New York?

Token tersebut dibuat oleh CityCoins sebagai tanggapan atas percakapan online walikota Miami dengan walikota terpilih New York, Eric Adams. Walikota Adams telah berjanji bahwa jika terpilih, dia akan menjadikan New York kota yang ramah kripto. Proyek crypto yang dipimpin komunitas adalah salah satu indikasi pertama bahwa ia akan dapat menepati janjinya.

Menurut Bloomberg, Patrick Stanley, pemimpin komunitas CityCoins, organisasi nirlaba tersebut memilih New York City dan Austin untuk menjadi kota berikutnya yang menerima CityCoins. Kota pertama yang dipilih adalah New York. NYCCoin adalah nama koin Kota New York, dan penambangannya telah dimulai pada 10 November 2021. Menurut Stanley, kota itu akan menghasilkan uang sebagai akibat dari keberadaan NYCCoin.

Sumber: https://beincrypto.com/miami-city-to-disburse-21m-in-locally-mined-crypto-to-citizens/

Populasi Kota Miami kemungkinan akan mendapatkan keuntungan karena walikota Suarez berencana untuk mendistribusikan $21 juta yang disimpan di wallet cryptocurrency milik kota kepada seluruh 442.000 penduduk.

Menurut Walikota Miami, Francis Suarez, “Adalah prioritas utama bagi Miami untuk dapat membayar pegawai pemerintah dengan Bitcoin,” seperti yang dilaporkan oleh Emily Chang dari Bloomberg.

Sejak Agustus, Kota Miami telah memperoleh cadangan tunai senilai $21 juta. Uang ini telah dikumpulkan sebagai hasil dari organisasi nirlaba bernama CityCoins, yang telah membuat digital wallet dan mata uang digital baru bernama MiamiCoin tersedia untuk semua penduduk Miami.

Baca juga CEO Aurox dan Copper Mengatakan Pengadopsian Cryptocurrency Terhalangi oleh Regulasi

Warga dapat menghasilkan token baru dengan mencetaknya (minting) di komputer pribadi mereka dan mendapatkan bagian dari token yang mereka buat. Kota Miami menerima 30%, sedangkan pengguna menerima 70%. Meskipun satu MiamiCoin hanya bernilai sekitar $0,02, para penambang telah menghasilkan lebih dari $21 juta untuk kota tersebut sejak bulan Agustus. Sekarang, kota sedang mengumpulkan dana, dengan masing-masing dari 442.000 penduduk Miami menerima sekitar 0,0007 BTC, atau sekitar $47.

Walikota menyatakan bahwa membuat digital wallet untuk setiap penduduk adalah masalah teknis yang ingin Suarrez atasi dengan bantuan pertukaran (exchange) Bitcoin. Setelah itu, sistem pendaftaran digital akan dikembangkan untuk meminimalkan kemungkinan penipuan dan orang yang bermigrasi ke Miami hanya untuk mendapatkan Bitcoin.

Jika hal tersebut telah diupayakan, pembayaran Bitcoin akan berhasil dilakukan. Walikota ingin melakukan pembayaran dalam Bitcoin untuk mengedukasi masyarakat dan membiasakan mereka dengan konsep tersebut, meskipun gaji pemerintah akan dibayarkan dalam Bitcoin.

Walikota Suarez Mencurahkan Segala Upayanya untuk CityCoins

Konsep CityCoins sesuai dengan strategi Walikota Suarez untuk menjadikan Miami sebagai lingkungan yang ramah bisnis dengan pajak minimal untuk perusahaan teknologi. Walikota telah berdiskusi dengan perusahaan pertambangan tentang mendirikan operasi pertambangan di dekat pembangkit listrik Florida Selatan.

Suarez mengajukan proposal kepada komisaris kota Miami pada Februari 2021 untuk memungkinkan kota Miami berinvestasi dalam cryptocurrency seperti Bitcoin. Meskipun demikian, peraturan negara bagian melarang pemerintah kota memegang aset berisiko seperti Bitcoin. Walikota Suarez menyatakan bahwa dia bekerja sama dengan Komisaris Kabupaten Miami-Dade untuk memungkinkan penduduk Miami membayar pajak mereka dengan Bitcoin.

MiamiCoin didasarkan pada Stacks, cryptocurrency tingkat rendah. Penambang dapat membuat Stacks dan mengirimkannya ke CityCoins, sehingga menghasilkan pembuatan MiamiCoins. Wallet kota Miami secara otomatis mengonversi token yang disetor ke dolar AS, dan pejabat kota dapat memutuskan kapan harus menarik dana. Maka dari itu, muncul kekhawatiran hukum terkait program MiamiCoin karena siapa pun dapat mengunduhnya.

Bagaimana dengan Kota New York?

Token tersebut dibuat oleh CityCoins sebagai tanggapan atas percakapan online walikota Miami dengan walikota terpilih New York, Eric Adams. Walikota Adams telah berjanji bahwa jika terpilih, dia akan menjadikan New York kota yang ramah kripto. Proyek crypto yang dipimpin komunitas adalah salah satu indikasi pertama bahwa ia akan dapat menepati janjinya.

Menurut Bloomberg, Patrick Stanley, pemimpin komunitas CityCoins, organisasi nirlaba tersebut memilih New York City dan Austin untuk menjadi kota berikutnya yang menerima CityCoins. Kota pertama yang dipilih adalah New York. NYCCoin adalah nama koin Kota New York, dan penambangannya telah dimulai pada 10 November 2021. Menurut Stanley, kota itu akan menghasilkan uang sebagai akibat dari keberadaan NYCCoin.

Sumber: https://beincrypto.com/miami-city-to-disburse-21m-in-locally-mined-crypto-to-citizens/

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here