Kraken akan Menghapus Monero untuk Pelanggannya di Inggris pada Akhir November Ini

Kraken akan menghapus Monero (XMR) untuk pelanggannya di Inggris pada akhir November. Dalam email yang dikutip oleh beberapa pengguna Reddit, Kraken, pertukaran cryptocurrency terbesar kedelapan di dunia berdasarkan volume perdagangan, mengumumkan akan menghapus koin privasi Monero (XMR) sesuai dengan peraturan di Inggris. Platform akan menghentikan semua aktivitas perdagangan XMR, mengatur dompet XMR menjadi hanya bisa untuk transaksi berupa penarikan dan melikuidasi paksa (force-liquidate) posisi margin XMR yang ada setelah tanggal 26 November.

Meskipun koin privasi memberikan para pengguna sebuah jaminan perlindungan yang tidak tertandingi atas informasi pribadi mereka, pada kenyataannya beberapa orang khawatir jika koin tersebut dapat dengan mudah digunakan untuk tujuan terlarang.

Baca juga Setelah Gemini, Kraken Mungkin akan Mengungkapkan Ketertarikannya Mengenai Kemungkinan Listing Shiba Inu

Melalui teknologi kriptografi yang canggih, koin privasi seperti Monero dapat secara efektif mengaburkan alamat dompet publik dan jumlah pembayaran partisipannya ketika transaksi mereka muncul di blockchain, sehingga tidak akan mungkin dalam konteks teknologi saat ini, bagi entitas forensik seperti Chainalytics untuk melacak identitas para pihak yang bertransaksi secara digital.

- Advertisement -

Pengembangan koin privasi seperti XMR telah menjadi topik kontroversial. Pendukungnya  mengklaim bahwa mereka memberi pengguna privasi pribadi yang lebih besar daripada crypto dengan buku besar (ledger) yang dapat dilihat secara universal seperti Bitcoin (BTC), mengetahui bahwa alamat dan transaksi dompet publik individu tidak dapat dibandingkan dengan informasi kenali-pelanggan Anda (KYC) yang disimpan di bursa untuk membuka informasi identitas pribadi mereka. Namun, kritikus mengatakan bahwa sifat koin privasi yang tidak dapat dilacak membuat adopsi mereka menjadi ideal untuk dimanfaatkan oleh para penjahat, seperti digunakan untuk perdagangan narkoba, penghindaran pajak atau bahkan operasi pencucian uang.

Akibatnya, koin privasi menghadapi pengawasan dari pertukaran cryptocurrency di seluruh dunia. Tahun lalu, Coinbase menolak untuk mencantumkan XMR, dengan alasan masalah regulasi. Sebelumnya pada bulan Januari, Bittrex menghapus XMR, serta koin privasi terkemuka Zcash (ZEC) dan Dash. Riccardo Spagni, mantan pengelola XMR, ditangkap di Amerika Serikat pada Juli atas permintaan pemerintah Afrika Selatan atas dugaan pelanggaran penipuan di negara itu antara tahun 2009 hingga 2011. Sejak itu, ia dibebaskan dari tahanan, tetapi proses pengadilan masih berlangsung.

Terlepas dari reaksi yang berkembang dari lembaga keuangan terpusat dan badan administratif terhadap koin privasi, tampaknya koin-koin jenis privasi tersebut terus mendapatkan daya tarik di antara para pengguna cryptocurrency tertentu. Menurut CoinGecko, total kapitalisasi pasar dari semua koin privasi sekarang mencapai hampir $15 miliar.

Sumber:

https://cointelegraph.com/news/kraken-to-delist-monero-for-uk-customers-by-the-end-of-november

Kraken akan menghapus Monero (XMR) untuk pelanggannya di Inggris pada akhir November. Dalam email yang dikutip oleh beberapa pengguna Reddit, Kraken, pertukaran cryptocurrency terbesar kedelapan di dunia berdasarkan volume perdagangan, mengumumkan akan menghapus koin privasi Monero (XMR) sesuai dengan peraturan di Inggris. Platform akan menghentikan semua aktivitas perdagangan XMR, mengatur dompet XMR menjadi hanya bisa untuk transaksi berupa penarikan dan melikuidasi paksa (force-liquidate) posisi margin XMR yang ada setelah tanggal 26 November.

Meskipun koin privasi memberikan para pengguna sebuah jaminan perlindungan yang tidak tertandingi atas informasi pribadi mereka, pada kenyataannya beberapa orang khawatir jika koin tersebut dapat dengan mudah digunakan untuk tujuan terlarang.

Baca juga Setelah Gemini, Kraken Mungkin akan Mengungkapkan Ketertarikannya Mengenai Kemungkinan Listing Shiba Inu

Melalui teknologi kriptografi yang canggih, koin privasi seperti Monero dapat secara efektif mengaburkan alamat dompet publik dan jumlah pembayaran partisipannya ketika transaksi mereka muncul di blockchain, sehingga tidak akan mungkin dalam konteks teknologi saat ini, bagi entitas forensik seperti Chainalytics untuk melacak identitas para pihak yang bertransaksi secara digital.

Pengembangan koin privasi seperti XMR telah menjadi topik kontroversial. Pendukungnya  mengklaim bahwa mereka memberi pengguna privasi pribadi yang lebih besar daripada crypto dengan buku besar (ledger) yang dapat dilihat secara universal seperti Bitcoin (BTC), mengetahui bahwa alamat dan transaksi dompet publik individu tidak dapat dibandingkan dengan informasi kenali-pelanggan Anda (KYC) yang disimpan di bursa untuk membuka informasi identitas pribadi mereka. Namun, kritikus mengatakan bahwa sifat koin privasi yang tidak dapat dilacak membuat adopsi mereka menjadi ideal untuk dimanfaatkan oleh para penjahat, seperti digunakan untuk perdagangan narkoba, penghindaran pajak atau bahkan operasi pencucian uang.

Akibatnya, koin privasi menghadapi pengawasan dari pertukaran cryptocurrency di seluruh dunia. Tahun lalu, Coinbase menolak untuk mencantumkan XMR, dengan alasan masalah regulasi. Sebelumnya pada bulan Januari, Bittrex menghapus XMR, serta koin privasi terkemuka Zcash (ZEC) dan Dash. Riccardo Spagni, mantan pengelola XMR, ditangkap di Amerika Serikat pada Juli atas permintaan pemerintah Afrika Selatan atas dugaan pelanggaran penipuan di negara itu antara tahun 2009 hingga 2011. Sejak itu, ia dibebaskan dari tahanan, tetapi proses pengadilan masih berlangsung.

Terlepas dari reaksi yang berkembang dari lembaga keuangan terpusat dan badan administratif terhadap koin privasi, tampaknya koin-koin jenis privasi tersebut terus mendapatkan daya tarik di antara para pengguna cryptocurrency tertentu. Menurut CoinGecko, total kapitalisasi pasar dari semua koin privasi sekarang mencapai hampir $15 miliar.

Sumber:

https://cointelegraph.com/news/kraken-to-delist-monero-for-uk-customers-by-the-end-of-november

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here