Kreator NFT Pplpleasr Mengungkapkan Alasan Ia memilih Rarible dan Foundation Dibandingkan OpenSea

OpenSea telah menjadi pemain terbesar selama ledakan pasar NFT, platform tersebut meroket sejak Agustus lalu dan kini memiliki volume perdagangan mencapai miliaran dolar. Namun, kreator NFT Emily Yang atau dikenal sebagai Pplpleasr mengungkapkan bahwa ia lebih memilih Rarible dan Foundation dibandingkan OpenSea.

Dalam sebuah wawancara bersama Decrypt, Emily Yang mengakui bahwa OpenSea telah menggunakan posisi mereka sebagai platform bagi kreator maupun kolektor NFT dengan baik.

“Namun, saya tidak dapat berpendapat yang sama mengenai interface OpenSea. Tidak ada yang menarik mengenai hal tersebut,” kata Yang.

Kreator NFT Pplpleasr menyamakan kesuksesan OpenSea dengan aplikasi media sosial Instagram, Yang mencatat bahwa semua orang kini menggunakan Instragram, maka tidak ada orang-orang yang menggunakan aplikasi lain. Inilah yang terjadi dengan OpenSea, pemain kripto lebih dominan menggunakan OpenSea dibandingkan platform NFT lainnya.

- Advertisement -

Baca juga Detektif Zachbxt Menjelaskan Detail Kasus Rugpull NFT Bored Bunny yang Dipromosikan Influencer dan Selebriti

Yang mengungkapkan bahwa ia lebih memilih untuk menggunakan Rarible terkait pemasaran NFT ciptaannya. Walaupun Rarible memiliki volume perdagangan yang jauh lebih sedikit, tetapi platform tersebut memiliki ekspansi multi-chain dan telah menerapkan fitur-fitur baru dan menarik. Kreator NFT ini juga menyoroti bahwa Rarible merangkul komunitas mereka dengan token governence $RARI.

“Saya melihat Rarible saat ini belum banyak dibicarakan oleh pemain kripto. Tetapi sejak pertengahan 2020, Rarible telah menciptakan berbagai perkembangan unggulan dibandingkan marketplace lain,” kata Yang. Secara garis besar, Yang menunjuk Rarible sebagai marketplace pertama yang memungkinkan pada kreator untuk mencetak NFT pada smart contract mereka sendiri.

“Fitur ini memberi kreator NFT sejumlah kontrol dan penyesuaian atas pekerjaan mereka sendiri, serta tidak mengikat mereka untuk menggunakan proses pencetakan platform sendiri.”

Membahas mengenai interface pengguna dan desain user experience (UX) untuk marketplace NFT, Emily Yang mengatakan bahwa marketplace NFT saat ini perlu memperbaiki fitur tersebut untuk meningkatkan volume pengguna. Namun, Yang menyoroti bahwa marketplace Foundation sudah bekerja dengan baik untuk menawarkan interface dan UX kepada pengguna mereka.

“Foundation merupakan marketplace NFT yang sangat mulus untuk dioperasikan dan seluruh UX terjadi dengan sangat lancar.”

Sumber: Decrypt

OpenSea telah menjadi pemain terbesar selama ledakan pasar NFT, platform tersebut meroket sejak Agustus lalu dan kini memiliki volume perdagangan mencapai miliaran dolar. Namun, kreator NFT Emily Yang atau dikenal sebagai Pplpleasr mengungkapkan bahwa ia lebih memilih Rarible dan Foundation dibandingkan OpenSea.

Dalam sebuah wawancara bersama Decrypt, Emily Yang mengakui bahwa OpenSea telah menggunakan posisi mereka sebagai platform bagi kreator maupun kolektor NFT dengan baik.

“Namun, saya tidak dapat berpendapat yang sama mengenai interface OpenSea. Tidak ada yang menarik mengenai hal tersebut,” kata Yang.

Kreator NFT Pplpleasr menyamakan kesuksesan OpenSea dengan aplikasi media sosial Instagram, Yang mencatat bahwa semua orang kini menggunakan Instragram, maka tidak ada orang-orang yang menggunakan aplikasi lain. Inilah yang terjadi dengan OpenSea, pemain kripto lebih dominan menggunakan OpenSea dibandingkan platform NFT lainnya.

Baca juga Detektif Zachbxt Menjelaskan Detail Kasus Rugpull NFT Bored Bunny yang Dipromosikan Influencer dan Selebriti

Yang mengungkapkan bahwa ia lebih memilih untuk menggunakan Rarible terkait pemasaran NFT ciptaannya. Walaupun Rarible memiliki volume perdagangan yang jauh lebih sedikit, tetapi platform tersebut memiliki ekspansi multi-chain dan telah menerapkan fitur-fitur baru dan menarik. Kreator NFT ini juga menyoroti bahwa Rarible merangkul komunitas mereka dengan token governence $RARI.

“Saya melihat Rarible saat ini belum banyak dibicarakan oleh pemain kripto. Tetapi sejak pertengahan 2020, Rarible telah menciptakan berbagai perkembangan unggulan dibandingkan marketplace lain,” kata Yang. Secara garis besar, Yang menunjuk Rarible sebagai marketplace pertama yang memungkinkan pada kreator untuk mencetak NFT pada smart contract mereka sendiri.

“Fitur ini memberi kreator NFT sejumlah kontrol dan penyesuaian atas pekerjaan mereka sendiri, serta tidak mengikat mereka untuk menggunakan proses pencetakan platform sendiri.”

Membahas mengenai interface pengguna dan desain user experience (UX) untuk marketplace NFT, Emily Yang mengatakan bahwa marketplace NFT saat ini perlu memperbaiki fitur tersebut untuk meningkatkan volume pengguna. Namun, Yang menyoroti bahwa marketplace Foundation sudah bekerja dengan baik untuk menawarkan interface dan UX kepada pengguna mereka.

“Foundation merupakan marketplace NFT yang sangat mulus untuk dioperasikan dan seluruh UX terjadi dengan sangat lancar.”

Sumber: Decrypt

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here