Krisis Likuiditas Jeda Celcius Network

Menyusul kabar dari Celcius Network, platform pinjaman crypto Amerika yang berbasis di New Jersey menyatakan bahwa saat ini harga Bitcoin merosot sekitar 14% pada hari Senin. Pada hari Selasa, 14 Juni, aset crypto yang teskemuka hampir tidak berhasil untuk mengurangi kerugian menjadi 6,78% selama 24 jam terakhir, kemudian di perdagangkan $22,393,61 pada waktu pers.

Krisis likuiditas Celcius Network mengintensifkan transaksi jual beli yang sudah ada. Itu memperdalam penurunan aset lain, seperti harga BTC. Kejadian itu memicu kekhawatiran yang lebih besar tentang krisis tersebut seperti kebakaran yang menyebar ke aset lin di ruang crypto. 

Kabar terbaru setelah keputusan Celcius, pada hari Senin, kepitalisasi pasar cryptocurrency turun di bawah $1 triliun. Ini menjadi kemunduran yang signifikan setelah mencapai $3 triliun pada November lalu. Sementara itu, menurut data dari CoinGecko, nilai token Celcius dari tahun ke tahun turun sebesar 97%, turun dari $7 USD ke$0,20 USD. Namun, sampai saat ini, manajemen Celcius belum mengeluarkan komentar baru tentang langkah-langkah yang telah dilakukan oleh perusahaan.

“Hampir semua hal bisa sistematik dalam crypto… karena seluruh ruang yang ada itu over-levered.” Kata Corry Klippsten, Kepala Eksekutif dari platform tabungan Bitcoin, Swan Bitcoin. Kejadian di Celcius, disusul oleh Binance padaa hari Selasa yang menangguhkan sementara penarikan Bitcoin karena transaksi on-chain yang macet.

- Advertisement -

Baca Juga : Interest Protocol Mengintegrasikan Chainlink Price Feeds ke Ethereum

Krisis yang terjadi di pasar crypto saat ini mempunyai pengaruh pada pasar crypto pada umumnya, sehingga memiliki efek Domino yang parah. Joseph Edwards, Kepala Strategi Keuangan di Solride Finance, menyatakan bahwa peristiwa tersebut masih menjadi momen ketidaknyamanan dan ada beberapa risiko yang menular di sekitar crypto secara lebih luas.

Banyak investor yang kehilangan selera mereka untuk aset cryptocurrency. Analisis pasar menyatakan bahwa suku bunga akan meningkat tahun ini, sehingga perdagangan cryptocurrency menjadi tidak pasti. Perusahaan yang memiliki paparan dengan cryptocurrency mengamati hal ini dan menyesuaikan dengan anggaran mereka. Platform layanan keuangan crypto, Blockchain, mengumumkan bahwa pengurangan 400 pekerjaan (sekitar 200% dari tenaga kerjanya) karena perubahan yang ekstrem dalam kondisi ekonomi makro.

Sumber : dailycoin.com

Menyusul kabar dari Celcius Network, platform pinjaman crypto Amerika yang berbasis di New Jersey menyatakan bahwa saat ini harga Bitcoin merosot sekitar 14% pada hari Senin. Pada hari Selasa, 14 Juni, aset crypto yang teskemuka hampir tidak berhasil untuk mengurangi kerugian menjadi 6,78% selama 24 jam terakhir, kemudian di perdagangkan $22,393,61 pada waktu pers.

Krisis likuiditas Celcius Network mengintensifkan transaksi jual beli yang sudah ada. Itu memperdalam penurunan aset lain, seperti harga BTC. Kejadian itu memicu kekhawatiran yang lebih besar tentang krisis tersebut seperti kebakaran yang menyebar ke aset lin di ruang crypto. 

Kabar terbaru setelah keputusan Celcius, pada hari Senin, kepitalisasi pasar cryptocurrency turun di bawah $1 triliun. Ini menjadi kemunduran yang signifikan setelah mencapai $3 triliun pada November lalu. Sementara itu, menurut data dari CoinGecko, nilai token Celcius dari tahun ke tahun turun sebesar 97%, turun dari $7 USD ke$0,20 USD. Namun, sampai saat ini, manajemen Celcius belum mengeluarkan komentar baru tentang langkah-langkah yang telah dilakukan oleh perusahaan.

“Hampir semua hal bisa sistematik dalam crypto… karena seluruh ruang yang ada itu over-levered.” Kata Corry Klippsten, Kepala Eksekutif dari platform tabungan Bitcoin, Swan Bitcoin. Kejadian di Celcius, disusul oleh Binance padaa hari Selasa yang menangguhkan sementara penarikan Bitcoin karena transaksi on-chain yang macet.

Baca Juga : Interest Protocol Mengintegrasikan Chainlink Price Feeds ke Ethereum

Krisis yang terjadi di pasar crypto saat ini mempunyai pengaruh pada pasar crypto pada umumnya, sehingga memiliki efek Domino yang parah. Joseph Edwards, Kepala Strategi Keuangan di Solride Finance, menyatakan bahwa peristiwa tersebut masih menjadi momen ketidaknyamanan dan ada beberapa risiko yang menular di sekitar crypto secara lebih luas.

Banyak investor yang kehilangan selera mereka untuk aset cryptocurrency. Analisis pasar menyatakan bahwa suku bunga akan meningkat tahun ini, sehingga perdagangan cryptocurrency menjadi tidak pasti. Perusahaan yang memiliki paparan dengan cryptocurrency mengamati hal ini dan menyesuaikan dengan anggaran mereka. Platform layanan keuangan crypto, Blockchain, mengumumkan bahwa pengurangan 400 pekerjaan (sekitar 200% dari tenaga kerjanya) karena perubahan yang ekstrem dalam kondisi ekonomi makro.

Sumber : dailycoin.com

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here