KuCoin Labs: DeFi Dapat Beralih ke Governance DAO untuk Mengurangi Risiko dari Regulasi

Dalam sebuah laporan tahunan, KuCoin Labs memprediksi bahwa keuangan terdesentralisasi (DeFi) masih akan menjadi tren signifikan dalam industri kripto pada 2022 dan governance akan dijalankan melalui decentralized autonomous organization (DAO).

KuCoin Labs merupakan perusahaan yang berfokus pada investasi dan penelitian, perusahaan ini adalah cabang dari bursa kripto KuCoin.

Risiko kerugian finansial di dalam sektor DeFi menjadi semakin jelas karena ekosistem DeFi diganggu oleh para whale yang memperkeruh pasokan aset. Oleh karena itu, wacana untuk mengatur sektor DeFi mulai diributkan sejak tahun lalu dan sektor ini mulai menghadapi tindakan penegakan hukum selama setahun terakhir.

Ketika regulator mulai mendekati ruang DeFi, KuCoin Labs telah memperkirakan bahwa industri DeFi dapat beralih ke governance DAO untuk mengurasi risiko regulasi. “Jika DeFi bertujuan untuk mengurangi risiko regulasi, bentuk governance DeFi secara bertahap akan menjadi DAO,” mengutip laporan KuCoin Labs.

- Advertisement -

KuCoin Labs secara terperinci menyoroti bahwa DAO yang mengutamakan kepentingan komunitas dapat melakukan governance desentralisasi sesungguhnya. Oleh karena itu, perusahaan ini memperkirakan bahwa industri akan melihat perubahan dalam governance DeFi yang dikoordinasikan menggunakan mekanisme yang berbeda.

Baca juga Selain Stablecoin Dai, MakerDAO Juga Meraih Popularitas dengan Fitur Collateral Assets

Saran-saran yang diberikan oleh KuCoin Labs adalah bahwa prinsip-prinsip operasional dasar DAO cukup masuk akal untuk digunakan sebagai dasar dalam pembentukan badan hukum. Dalam laporan tersebut, KuCoin Labs juga mencatat bahwa menyempurnakan mekanisme DeFi dapat mengatur arus adopsi dari berbagai tingkatan perusahaan di luar ruang kripto.

Sementara itu, Syndicate baru-baru ini mengumumkan bahwa setidaknya ada 450 DAO baru yang dibuat di dalam platformnya dalam rentang waktu tiga minggu. Protokol berbasis blockchain ini mengklaim bahwa 450 DAO terbaru ini menyumbang 10% dari semua DAO yang ada.

DAO juga diakui sebagai badan hukum. Baru-baru ini Marshall Islands mengakui DAO sebagai badan hukum, ini berarti komunitas DAO dapat mendaftar dan beroperasi secara legal di dalam yuridiksi negara kepulaukan Pasifik. Secara kolektif, fakta ini merupakan bukti bawha struktur governance DAO memang mulai menjadi lebih umum di dunia blockchain.

Sumber: https://cointelegraph.com/news/defi-may-turn-to-dao-governance-to-reduce-regulatory-risks-in-2022-report

Dalam sebuah laporan tahunan, KuCoin Labs memprediksi bahwa keuangan terdesentralisasi (DeFi) masih akan menjadi tren signifikan dalam industri kripto pada 2022 dan governance akan dijalankan melalui decentralized autonomous organization (DAO).

KuCoin Labs merupakan perusahaan yang berfokus pada investasi dan penelitian, perusahaan ini adalah cabang dari bursa kripto KuCoin.

Risiko kerugian finansial di dalam sektor DeFi menjadi semakin jelas karena ekosistem DeFi diganggu oleh para whale yang memperkeruh pasokan aset. Oleh karena itu, wacana untuk mengatur sektor DeFi mulai diributkan sejak tahun lalu dan sektor ini mulai menghadapi tindakan penegakan hukum selama setahun terakhir.

Ketika regulator mulai mendekati ruang DeFi, KuCoin Labs telah memperkirakan bahwa industri DeFi dapat beralih ke governance DAO untuk mengurasi risiko regulasi. “Jika DeFi bertujuan untuk mengurangi risiko regulasi, bentuk governance DeFi secara bertahap akan menjadi DAO,” mengutip laporan KuCoin Labs.

KuCoin Labs secara terperinci menyoroti bahwa DAO yang mengutamakan kepentingan komunitas dapat melakukan governance desentralisasi sesungguhnya. Oleh karena itu, perusahaan ini memperkirakan bahwa industri akan melihat perubahan dalam governance DeFi yang dikoordinasikan menggunakan mekanisme yang berbeda.

Baca juga Selain Stablecoin Dai, MakerDAO Juga Meraih Popularitas dengan Fitur Collateral Assets

Saran-saran yang diberikan oleh KuCoin Labs adalah bahwa prinsip-prinsip operasional dasar DAO cukup masuk akal untuk digunakan sebagai dasar dalam pembentukan badan hukum. Dalam laporan tersebut, KuCoin Labs juga mencatat bahwa menyempurnakan mekanisme DeFi dapat mengatur arus adopsi dari berbagai tingkatan perusahaan di luar ruang kripto.

Sementara itu, Syndicate baru-baru ini mengumumkan bahwa setidaknya ada 450 DAO baru yang dibuat di dalam platformnya dalam rentang waktu tiga minggu. Protokol berbasis blockchain ini mengklaim bahwa 450 DAO terbaru ini menyumbang 10% dari semua DAO yang ada.

DAO juga diakui sebagai badan hukum. Baru-baru ini Marshall Islands mengakui DAO sebagai badan hukum, ini berarti komunitas DAO dapat mendaftar dan beroperasi secara legal di dalam yuridiksi negara kepulaukan Pasifik. Secara kolektif, fakta ini merupakan bukti bawha struktur governance DAO memang mulai menjadi lebih umum di dunia blockchain.

Sumber: https://cointelegraph.com/news/defi-may-turn-to-dao-governance-to-reduce-regulatory-risks-in-2022-report

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here