Laporan Toluna Menemukan Investor Baru Tertarik pada Cryptocurrency

Orang-orang masih memiliki pandangan skeptis tentang cryptocurrency karena votalitas industri ini, tetapi sebagian besar orang dari negara berkembang telah menggunakan cryptocurrency sebagai cara untuk mendapat keuntungan dalam jangka panjang.

Berinvestasi dalam kripto memiliki risiko tertentu, tetapi tidak diragunakan lagi bahwa mata uang digital menawarkan janji jangka panjang untuk ROI yang tinggi. ROI atau return on investment adalah besar persen profit yang bisa didapat dari total jumlah aset investasi.

Sebuah survei terbaru menunjukkan bahwa investor Amerika Latin dan Asia Pasifik percaya pada potensi pertumbuhan jangka panjang dari cryptocurrency. Survei mengungkapkan setidaknya 75% investor sangat ingin meningkatkan investasi mereka dalam kripto.

Hasil penelitian Toluna yang melibatkan 900 investor dari 17 negara mencatat bahwa investor Amerika Latin dan Asia Pasifik tertarik untuk melakukan investasi dalam kripto karena memiliki keuntungan dalam jangka panjang, hal ini dipengaruhi oleh tren kenaikan yang tampaknya terus berlanjut.

- Advertisement -

Pasar negara berkembang adalah salah satu sektor yang menyalurkan keuntungan terbesar untuk ruang kripto. Setidaknya 32% konsumen di wilayah negara berkembang meyakini bahwa investasi kripto layak dilakukan untuk jangka panjang.

Baca juga Binance Berencana akan Berinvestasi dalam Bisnis Tradisional dan Non Kripto

Di sisi lain, pasar negara maju seperti Uni Eropa dan Amerika Serikat hanya memiliki 14% kosumen yang meyakini investasi kripto layak dilakukan untuk program jangka panjang. Kosumen negara tersebut tidak terlalu mendukung pandangan bahwa kripto adalah solusi utama.

Walaupun ada perbedaan pandangan, para peneliti Toluna menemukan bahwa banyak orang belum memahami kripto secara keseluruhan. Sekitar 61% responden mengaku bahwa mereka sekadar mengetahui kripto dan 23% lainnya melihat kripto sebagai kelas aset. Perbedaan pendapat ini dipengaruhi oleh kompleksitas konsep kripto, menurut Toluna.

Toluna juga mengungkapkan bahwa sebesar 41% dari pasar negara berkembang telah berinvestasi di kripto, sementara pasar negara maju melihat 22%. Seperti yang telah diungkapkan, pasar negara maju tidak percaya bahwa kripto adalah solusi utama dan 42% dari mereka berpendapat bahwa kripto memiliki risiko, sedangkan hanya 25% dari negara berkembang mengakui hal serupa.

Investor milenial memiliki ketertarikan tertinggi dibandingkan investor generasi lainnya. Menurut data Toluna, setidaknya 40,5% antara usia 25 hingga 34 dari kedua pasar mengungkapkan bahwa mereka adalah investor cryptocurrency.

Sumber: https://bitcoinist.com/reports-suggest-investors-interest-cryptocurrencies/

Orang-orang masih memiliki pandangan skeptis tentang cryptocurrency karena votalitas industri ini, tetapi sebagian besar orang dari negara berkembang telah menggunakan cryptocurrency sebagai cara untuk mendapat keuntungan dalam jangka panjang.

Berinvestasi dalam kripto memiliki risiko tertentu, tetapi tidak diragunakan lagi bahwa mata uang digital menawarkan janji jangka panjang untuk ROI yang tinggi. ROI atau return on investment adalah besar persen profit yang bisa didapat dari total jumlah aset investasi.

Sebuah survei terbaru menunjukkan bahwa investor Amerika Latin dan Asia Pasifik percaya pada potensi pertumbuhan jangka panjang dari cryptocurrency. Survei mengungkapkan setidaknya 75% investor sangat ingin meningkatkan investasi mereka dalam kripto.

Hasil penelitian Toluna yang melibatkan 900 investor dari 17 negara mencatat bahwa investor Amerika Latin dan Asia Pasifik tertarik untuk melakukan investasi dalam kripto karena memiliki keuntungan dalam jangka panjang, hal ini dipengaruhi oleh tren kenaikan yang tampaknya terus berlanjut.

Pasar negara berkembang adalah salah satu sektor yang menyalurkan keuntungan terbesar untuk ruang kripto. Setidaknya 32% konsumen di wilayah negara berkembang meyakini bahwa investasi kripto layak dilakukan untuk jangka panjang.

Baca juga Binance Berencana akan Berinvestasi dalam Bisnis Tradisional dan Non Kripto

Di sisi lain, pasar negara maju seperti Uni Eropa dan Amerika Serikat hanya memiliki 14% kosumen yang meyakini investasi kripto layak dilakukan untuk program jangka panjang. Kosumen negara tersebut tidak terlalu mendukung pandangan bahwa kripto adalah solusi utama.

Walaupun ada perbedaan pandangan, para peneliti Toluna menemukan bahwa banyak orang belum memahami kripto secara keseluruhan. Sekitar 61% responden mengaku bahwa mereka sekadar mengetahui kripto dan 23% lainnya melihat kripto sebagai kelas aset. Perbedaan pendapat ini dipengaruhi oleh kompleksitas konsep kripto, menurut Toluna.

Toluna juga mengungkapkan bahwa sebesar 41% dari pasar negara berkembang telah berinvestasi di kripto, sementara pasar negara maju melihat 22%. Seperti yang telah diungkapkan, pasar negara maju tidak percaya bahwa kripto adalah solusi utama dan 42% dari mereka berpendapat bahwa kripto memiliki risiko, sedangkan hanya 25% dari negara berkembang mengakui hal serupa.

Investor milenial memiliki ketertarikan tertinggi dibandingkan investor generasi lainnya. Menurut data Toluna, setidaknya 40,5% antara usia 25 hingga 34 dari kedua pasar mengungkapkan bahwa mereka adalah investor cryptocurrency.

Sumber: https://bitcoinist.com/reports-suggest-investors-interest-cryptocurrencies/

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here