Lima Miliarder ini Sempat Skeptis terhadap Kripto, tetapi Kini Mengakui Potensi Kripto

Mata uang kripto telah mengalami pertumbuhan yang luar biasa sejak awal kemunculan aset ini pada 2009. Orang-orang mulai berinvestasi aset kripto dan setidaknya ada 106 juta pemegang kripto yang tersebar di seluruh dunia pada 2021.

Pertumbuhan eksponensial dan popularitas kripto telah melahirkan miliarder muda, salah satunya adalah Sam Bankman-Fried yang berusia 29 tahun dan membangun kekayaannya dari menciptakan bursa kripto FTX. Di sisi lain, beberapa miliarder yang lebih tua memiliki pemikiran skeptis terhadap kripto, tetapi kini mereka mulai mengakui potensi industri kripto.

1. Warren Buffet

Warren Buffet adalah direktur utama Berkshire Hathway adalah salah satu miliarder yang berpandangan bahwa aset kripto tidak memiliki nilai untuk sama sekali sebagai instrumen investasi. Namun, baru-baru ini adalah sebuah laporan bahwa Buffet telah menyalurkan investasi sebesar $1 miliar untuk NuBank, salah satu bank ramah kripto di Brasil.

- Advertisement -

2. Jamie Dimon

Sebagai direktur utama JP Morgan, Jamie Dimon sempat mengguncang komunitas kripto ketika miliarder ini menyatakan bahwa Bitcoin adalah skema ponzi pada 2018. Walaupun Dimon menyampaikan bahwa ia tidak tertarik untuk berinvestasi dalam kripto, perusahaan JP Morgan telah menyediakan layanan dana kripto kepada para klien mereka. Dalam sebuah wawancara tahun lalu, Dimon menyampaikan bahwa ia membela hak setiap individu yang berpartisipasi dalam mata uang kripto.

Baca juga Survei Mengungkapkan Statistik Menarik Mengenai Investor Kripto Wanita Amerika

3. Mark Cuban

Terkenal sebagai pembawa acara Shark Tank, Mark Cuban sempat mengakui ia tidak tertarik dengan aset kripto ketika ia menyampaikan bahwa Bitcoin memiliki mekanisme yang rumit dan sulit menentukan nilai dari aset tersebut. Namun dalam pidatonya di Koferensi Bitcoin Amerika Utara, Cuban mengakui ia telah menambahkan beberapa aset kripto ke dalam portofolio investasinya, termasuk NFT.

Cuban kini menyatakan dirinya sebagai ‘penginjil kripto’ dan sangat optimis mengenai potensi kripto.

4. Carl Icahn

Miliarder keempat yang mengubah pikirannya mengenai kripto adalah Carl Icahn. Pada 2018, Icahn sempat berpendapat bahwa mata uang kripto adalah hal yang tidak masuk akal, tetapi kini ia mengubah pikirannya karena ketika itu ia tidak memiliki edukasi lebih mengenai aset kripto. Miliarder ini telah berinvestasi dalam kripto sebesar $1,5 miliar pada Mei 2021.

5. Howard Marks

Howard Marks adalah seorang investor dan miliarder, ia sempat berpandangan bahwa kripto hanyalah aset yang tidak memiliki dasar. Namun, kali ini ia sepenuhnya terjun ke ruang kripto dan menyatakan bahwa anaknya saat ini memegang aset Bitcoin dengan keuntungan yang memuaskan.

Ketika Web3, metaverse, dan NFT semakin memperkuat potensi mereka di pasar, demikian pula para miliarder yang berangsur mengakui industri ini sebagai salah satu instrumen investasi yang menjanjikan.

Sumber: https://fortune.com/2022/02/25/billionaires-who-publicly-hated-crypto-then-changed-their-minds/

Mata uang kripto telah mengalami pertumbuhan yang luar biasa sejak awal kemunculan aset ini pada 2009. Orang-orang mulai berinvestasi aset kripto dan setidaknya ada 106 juta pemegang kripto yang tersebar di seluruh dunia pada 2021.

Pertumbuhan eksponensial dan popularitas kripto telah melahirkan miliarder muda, salah satunya adalah Sam Bankman-Fried yang berusia 29 tahun dan membangun kekayaannya dari menciptakan bursa kripto FTX. Di sisi lain, beberapa miliarder yang lebih tua memiliki pemikiran skeptis terhadap kripto, tetapi kini mereka mulai mengakui potensi industri kripto.

1. Warren Buffet

Warren Buffet adalah direktur utama Berkshire Hathway adalah salah satu miliarder yang berpandangan bahwa aset kripto tidak memiliki nilai untuk sama sekali sebagai instrumen investasi. Namun, baru-baru ini adalah sebuah laporan bahwa Buffet telah menyalurkan investasi sebesar $1 miliar untuk NuBank, salah satu bank ramah kripto di Brasil.

2. Jamie Dimon

Sebagai direktur utama JP Morgan, Jamie Dimon sempat mengguncang komunitas kripto ketika miliarder ini menyatakan bahwa Bitcoin adalah skema ponzi pada 2018. Walaupun Dimon menyampaikan bahwa ia tidak tertarik untuk berinvestasi dalam kripto, perusahaan JP Morgan telah menyediakan layanan dana kripto kepada para klien mereka. Dalam sebuah wawancara tahun lalu, Dimon menyampaikan bahwa ia membela hak setiap individu yang berpartisipasi dalam mata uang kripto.

Baca juga Survei Mengungkapkan Statistik Menarik Mengenai Investor Kripto Wanita Amerika

3. Mark Cuban

Terkenal sebagai pembawa acara Shark Tank, Mark Cuban sempat mengakui ia tidak tertarik dengan aset kripto ketika ia menyampaikan bahwa Bitcoin memiliki mekanisme yang rumit dan sulit menentukan nilai dari aset tersebut. Namun dalam pidatonya di Koferensi Bitcoin Amerika Utara, Cuban mengakui ia telah menambahkan beberapa aset kripto ke dalam portofolio investasinya, termasuk NFT.

Cuban kini menyatakan dirinya sebagai ‘penginjil kripto’ dan sangat optimis mengenai potensi kripto.

4. Carl Icahn

Miliarder keempat yang mengubah pikirannya mengenai kripto adalah Carl Icahn. Pada 2018, Icahn sempat berpendapat bahwa mata uang kripto adalah hal yang tidak masuk akal, tetapi kini ia mengubah pikirannya karena ketika itu ia tidak memiliki edukasi lebih mengenai aset kripto. Miliarder ini telah berinvestasi dalam kripto sebesar $1,5 miliar pada Mei 2021.

5. Howard Marks

Howard Marks adalah seorang investor dan miliarder, ia sempat berpandangan bahwa kripto hanyalah aset yang tidak memiliki dasar. Namun, kali ini ia sepenuhnya terjun ke ruang kripto dan menyatakan bahwa anaknya saat ini memegang aset Bitcoin dengan keuntungan yang memuaskan.

Ketika Web3, metaverse, dan NFT semakin memperkuat potensi mereka di pasar, demikian pula para miliarder yang berangsur mengakui industri ini sebagai salah satu instrumen investasi yang menjanjikan.

Sumber: https://fortune.com/2022/02/25/billionaires-who-publicly-hated-crypto-then-changed-their-minds/

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here