Melacak Pergerakan Aliran Dana Bitcoin dan Ethereum sejak Tahun 2020

Aliran dana Bitcoin dan Ethereum – Selama beberapa tahun terakhir, keterlibatan pihak institusional dengan aset utama seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) telah menjadi hal yang umum terjadi. Namun, merupakan sebuah tugas yang sulit untuk dapat mengidentifikasi semua sumber investasi. Pada akhir tahun 2020, akumulasi Bitcoin Grayscale dianggap sebagai kepentingan institusional yang paling berpengaruh. Namung, hal itu melambat pada tahun 2021.

Di sisi lain, modal terus mengalir dari trader yang terakreditasi. Artikel ini akan menyoroti setiap dana yang menyimpan Bitcoin dan Ethereum serta bagaimana aktivitas mereka memiliki dampak signifikan dalam periode waktu yang cukup lama.

Baca juga Kiat Berinvestasi di Bitcoin, MicroStrategi Kini Memiliki 114.042 BTC

Kesulitan mengidentifikasi setiap dana yang terlibat dengan BTC dan ETH telah menjadi dilema besar. Menurut data yang dikeluarkan oleh Bytetree, jumlah Bitcoin yang ditahan oleh dana sejak awal tahun 2020 senilai hampir tiga kali lipat hingga saat ini. Faktanya, BTC yang dimiliki telah mengalami peningkatan dari 316.615 menjadi 834.156 selama periode 670 hari.

- Advertisement -

Demikian pula modal yang dipegang oleh dana untuk Ethereum yang berjumlah empat kali lipat dengan total 4.232.327 ETH dari akumulasi awal 1.080.705 pada 1 Januari 2020. Hal menarik lainnya adalah bahwa sebagian besar investasi dilakukan selama tahun 2020 dan pada tahun 2021 investasi mengalami perlambatan yang cukup signifikan.

Sementara Bitcoin dan Ethereum berkonsolidasi di atas harga $60K dan $4, masing-masing dari kedua aset pertukaran memperkirakan rasio leverage mencapai kisaran tertinggi tahunan. Meskipun faktor ini menunjukkan bahwa investor yakin dengan posisi mereka dan percaya terhadap sentimen momen bullish, reversals telah diidentifikasi di sekitar kisaran ini selama setahun terakhir.

Akan tetapi, di sinilah arus masuk dana memungkinkan adanya gambaran yang lebih jelas.

Seperti data yang dipaparkan oleh Bytetree, arus masuk dan keluar BTC sebagian besar telah menunjukkan harga terendah dan tertinggi selama setahun terakhir.

Pada bulan Juli 2021 menandai bagian bawah terkait arus keluar. Sejak saat itu, kecenderungan dari pengamatan menghasilkan sifat bullish. Struktur serupa juga diamati untuk Ethereum. Sehingga dapat disimpulkan bahwa institusi tetap positif meskipun terdapat kekhawatiran futures market.

Sumber:

https://ambcrypto.com/tracking-the-movement-of-bitcoin-ethereum-fund-flows-from-2020/

Aliran dana Bitcoin dan Ethereum – Selama beberapa tahun terakhir, keterlibatan pihak institusional dengan aset utama seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) telah menjadi hal yang umum terjadi. Namun, merupakan sebuah tugas yang sulit untuk dapat mengidentifikasi semua sumber investasi. Pada akhir tahun 2020, akumulasi Bitcoin Grayscale dianggap sebagai kepentingan institusional yang paling berpengaruh. Namung, hal itu melambat pada tahun 2021.

Di sisi lain, modal terus mengalir dari trader yang terakreditasi. Artikel ini akan menyoroti setiap dana yang menyimpan Bitcoin dan Ethereum serta bagaimana aktivitas mereka memiliki dampak signifikan dalam periode waktu yang cukup lama.

Baca juga Kiat Berinvestasi di Bitcoin, MicroStrategi Kini Memiliki 114.042 BTC

Kesulitan mengidentifikasi setiap dana yang terlibat dengan BTC dan ETH telah menjadi dilema besar. Menurut data yang dikeluarkan oleh Bytetree, jumlah Bitcoin yang ditahan oleh dana sejak awal tahun 2020 senilai hampir tiga kali lipat hingga saat ini. Faktanya, BTC yang dimiliki telah mengalami peningkatan dari 316.615 menjadi 834.156 selama periode 670 hari.

Demikian pula modal yang dipegang oleh dana untuk Ethereum yang berjumlah empat kali lipat dengan total 4.232.327 ETH dari akumulasi awal 1.080.705 pada 1 Januari 2020. Hal menarik lainnya adalah bahwa sebagian besar investasi dilakukan selama tahun 2020 dan pada tahun 2021 investasi mengalami perlambatan yang cukup signifikan.

Sementara Bitcoin dan Ethereum berkonsolidasi di atas harga $60K dan $4, masing-masing dari kedua aset pertukaran memperkirakan rasio leverage mencapai kisaran tertinggi tahunan. Meskipun faktor ini menunjukkan bahwa investor yakin dengan posisi mereka dan percaya terhadap sentimen momen bullish, reversals telah diidentifikasi di sekitar kisaran ini selama setahun terakhir.

Akan tetapi, di sinilah arus masuk dana memungkinkan adanya gambaran yang lebih jelas.

Seperti data yang dipaparkan oleh Bytetree, arus masuk dan keluar BTC sebagian besar telah menunjukkan harga terendah dan tertinggi selama setahun terakhir.

Pada bulan Juli 2021 menandai bagian bawah terkait arus keluar. Sejak saat itu, kecenderungan dari pengamatan menghasilkan sifat bullish. Struktur serupa juga diamati untuk Ethereum. Sehingga dapat disimpulkan bahwa institusi tetap positif meskipun terdapat kekhawatiran futures market.

Sumber:

https://ambcrypto.com/tracking-the-movement-of-bitcoin-ethereum-fund-flows-from-2020/

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here