Headlines

Meningkatnya Volume Investasi Modal Ventura pada Teknologi Blockchain Mendorong Miami Menjadi ‘The Next Silicon Valley’

Illust : Meningkatnya Volume Investasi Modal Ventura pada Teknologi Blockchain Mendorong Miami Menjadi ‘The Next Silicon Valley’

Selama setahun terakhir, banyak pihak bertanya-tanya terkait kemungkinan Miami menjadi ‘the next Silicon Valley.’ Bagi penggemar kripto, prospek tersebut tampaknya mungkin terjadi. Mengingat di tahun lalu, kota ini menunjukkan aliran dana pemodal ventura yang menumpuk pada startup blockchain. Investasi di sektor ini meroket sebesar 2.061% di tahun 2021 berdasarkan analisis perusahaan VC Telstra Ventures terhadap 40.000 startup di 28 wilayah.

Kondisi tersebut mendorong Miami menempati posisi keempat sebagai pemimpin investasi blockchain setelah San Fransisco, New York City, dan Los Angeles. Begitu juga dengan inisiatif walikota untuk mempromosikan Miami sebagai tujuan investasi dengan kualitas tinggi pada budaya inovasi dan pengambilan risiko.

Sebagai perbandingan, Washington D.C. menempati posisi kedua berdasarkan pertumbuhan regional dalam hal kesepakatan blockchain secara khusus. Investasi di area tersebut naik sebesar 476% dari tahun sebelumnya. Atlanta, Austin, dan Chicago juga berlomba-lomba untuk menjadi ibu kota kripto Amerika. Terbukti dengan peningkatan arus masuk ke sektor ini masing-masing sebesar 368%, 260%, dan 246%.

Baca juga Ark Invest Mengajukan Peluncuran Dana Ventura untuk Mendukung Proyek Kripto

Walikota Miami, Francis Suarez telah menjadi pendukung vokal mata uang digital sebagai bagian dari misi yang lebih luas untuk menjadikan Miami sebagai pusat kripto. Suarez yang mengumpulkan 100% gajinya dalam cryptocurrency, secara aktif mendorong penduduk kota untuk mendapatkan dompet digital dan mendaftarkan pegawai pemerintah yang membayar dalam Bitcoin sebagai prioritas utama dalam agendanya.

Melalui sebuah pidato penerimaan walikota bulan lalu, Suarez meminta pemimpin kota di seluruh negeri untuk bekerja sama memperluas pengguna kripto. Alasannya berkaitan dengan lonjakan inflasi dan inovasi keuangan yang mendorong adopsi aset digital secara lebih luas.

Volume kesepakatan modal ventura di Miami juga mengalami pertumbuhan di sektor-sektor lainnya. Jumlah total transaksi untuk perusahaan yang didukung Miami tumbuh sebesar 260% dari tahun ke tahun. Kategori investasi yang paling populer di antaranya adalah seluler dan konsumen, software dan perusahaan, serta teknologi keuangan.

Telstra Ventures membedakan blockchain dan teknologi keuangan sebagai sektor yang terpisah. Akan tetapi, menurutnya garis yang memisahkan antara kedua industri semakin kabur. Hal ini karena perusahaan dari segala sektor terburu-buru masuk ke dalam tren kripto.

Sumber: https://finance.yahoo.com/news/miami-sees-blockchains-focused-venture-capital-deals-skyrocket-in-2021-140408441.html