Menjelang Kenaikan Suku Bunga Bulan Depan, Investor Kripto Melakukan Lindung Nilai terhadap Risiko

Laporan data on-chain dari Glassnode menunjukkan bahwa investor Bitcoin melakukan lindung nilai agar tetap terlindungi dari kenaikan suku bunga bank sentral Federal Reserve pada Maret mendatang.

Glassnode menyatakan bahwa tren paling signifikan dalam Bitcoin saat ini adalah struktur garis kurva pertumbuhan ekonomi yang dominan datar pada Maret mendatang. Ini berkaitan erat dengan ketidakpastian investor mengenai dampak ekonomi skala besar dari dolar AS.

Pasar ekonomi telah memperhitungkan kenaikan suku bunga sejak lama, tetapi efek jangka panjangnya masih belum jelas. Akibatnya, Glassnode mengamati bahwa investor kripto sedang sibuk mengambil langkah-langkah untuk melindungi diri mereka dari risiko penurunan yang berpotensi terjun bebas.

“Tampaknya investor melakukan deleveraging dan memanfaatkan pasar derivatif untuk menghindari risiko, tetapi tetap memperhatikan kenaikan suku bunga bank sentral yang akan diterbitkan Maret ini,” mengutip laporan Glassnode.

- Advertisement -

Baca juga Andreessen Horowitz Dilaporkan Memimpin Pendanaan Investor Metaverse Sebesar $60 Juta

Sementara data dengan jelas menunjukkan area datar objektif pada kurva tersebut, ini menunjukkan bahwa investor tidak mengharapkan penembusan bullish yang signifikan hingga akhir tahun 2022. Premi tahunan berjangka hanya sebesar 6% saat ini. Premi tahunan adalah nilai di atas satu dolar yang akan dibayar seseorang untuk risiko kontrak berjangka. Premi yang lebih tinggi menunjukkan selera risiko yang lebih tinggi.

Secara khusus, laporan Glassnode menunjukkan bahwa investor Bitcoin melindungi risiko agar terlindungi dari kenaikan suku bunga yang diajukan bank sentral. Fakta lebih lanjut diungkapkan Glassnode bahwa deleveraging yang lambat tapi stabil menjadi alasan utama akan timbul tren datar pada kurva perekonomian bulan depan.

Pengurangan risiko tersebut telah menghasilkan penurunan total dari 2% menjadi 1,76% dari total kapitalisasi pasar kripto. Tren ini mengisyaratkan bahwa preferensi untuk perlindungan, leverage konservatif, dan pendekatan hati-hati terhadap kenaikan suku bunga.

Tom Lee, salah satu mitra Fundstart, mengklaim bahwa ada masa-masa sulit untuk investasi tradisional seperti obligasi. Ia memprediksi pasar obligasi akan semakin menurun dalam waktu satu dekade. Di sisi lain, Lee mencatat bahwa $60 triliun kemungkinan akan masuk ke kripto dan investor akan terus memperoleh hasil yang sesuai bahkan mengungguli hasil yang mereka peroleh dari obligasi.

“Saya percaya bahwa yang lebih masuk akal adalah bahwa sejumlah besar modal spekulatif akan mengalir keluar dari ekuitas… itu akan benar-benar melacak asal-usulnya ke rotasi keluar dari obligasi dan pada akhirnya akan mengalir ke kripto.” Lee menambahkan dalam sebuah wawancara bersama CNBC.

Sumber: https://cointelegraph.com/news/crypto-investors-hedging-out-risks-ahead-of-march-rate-hike

Laporan data on-chain dari Glassnode menunjukkan bahwa investor Bitcoin melakukan lindung nilai agar tetap terlindungi dari kenaikan suku bunga bank sentral Federal Reserve pada Maret mendatang.

Glassnode menyatakan bahwa tren paling signifikan dalam Bitcoin saat ini adalah struktur garis kurva pertumbuhan ekonomi yang dominan datar pada Maret mendatang. Ini berkaitan erat dengan ketidakpastian investor mengenai dampak ekonomi skala besar dari dolar AS.

Pasar ekonomi telah memperhitungkan kenaikan suku bunga sejak lama, tetapi efek jangka panjangnya masih belum jelas. Akibatnya, Glassnode mengamati bahwa investor kripto sedang sibuk mengambil langkah-langkah untuk melindungi diri mereka dari risiko penurunan yang berpotensi terjun bebas.

“Tampaknya investor melakukan deleveraging dan memanfaatkan pasar derivatif untuk menghindari risiko, tetapi tetap memperhatikan kenaikan suku bunga bank sentral yang akan diterbitkan Maret ini,” mengutip laporan Glassnode.

Baca juga Andreessen Horowitz Dilaporkan Memimpin Pendanaan Investor Metaverse Sebesar $60 Juta

Sementara data dengan jelas menunjukkan area datar objektif pada kurva tersebut, ini menunjukkan bahwa investor tidak mengharapkan penembusan bullish yang signifikan hingga akhir tahun 2022. Premi tahunan berjangka hanya sebesar 6% saat ini. Premi tahunan adalah nilai di atas satu dolar yang akan dibayar seseorang untuk risiko kontrak berjangka. Premi yang lebih tinggi menunjukkan selera risiko yang lebih tinggi.

Secara khusus, laporan Glassnode menunjukkan bahwa investor Bitcoin melindungi risiko agar terlindungi dari kenaikan suku bunga yang diajukan bank sentral. Fakta lebih lanjut diungkapkan Glassnode bahwa deleveraging yang lambat tapi stabil menjadi alasan utama akan timbul tren datar pada kurva perekonomian bulan depan.

Pengurangan risiko tersebut telah menghasilkan penurunan total dari 2% menjadi 1,76% dari total kapitalisasi pasar kripto. Tren ini mengisyaratkan bahwa preferensi untuk perlindungan, leverage konservatif, dan pendekatan hati-hati terhadap kenaikan suku bunga.

Tom Lee, salah satu mitra Fundstart, mengklaim bahwa ada masa-masa sulit untuk investasi tradisional seperti obligasi. Ia memprediksi pasar obligasi akan semakin menurun dalam waktu satu dekade. Di sisi lain, Lee mencatat bahwa $60 triliun kemungkinan akan masuk ke kripto dan investor akan terus memperoleh hasil yang sesuai bahkan mengungguli hasil yang mereka peroleh dari obligasi.

“Saya percaya bahwa yang lebih masuk akal adalah bahwa sejumlah besar modal spekulatif akan mengalir keluar dari ekuitas… itu akan benar-benar melacak asal-usulnya ke rotasi keluar dari obligasi dan pada akhirnya akan mengalir ke kripto.” Lee menambahkan dalam sebuah wawancara bersama CNBC.

Sumber: https://cointelegraph.com/news/crypto-investors-hedging-out-risks-ahead-of-march-rate-hike

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here