MicroStrategy Menambah Kepemilikan Bitcoin hingga Menempati Peringkat Keempat Terbesar

MicroStrategy merupakan sebuah perusahaan software publik di Amerika Serikat yang baru saja melakukan investasi Bitcoin (BTC) dengan jumlah kepemilikan terbesar keempat. Hal itu membuat nilai total kepemilikan MicroStrategy atas koin menjadi sebesar 121.044 Bitcoin.

Berdasarkan penuturan Michael Saylor selaku CEO, mereka melakukan pembayaran sebesar USD 414 juta untuk BTC 7.002. Sedangkan korporasi saat ini telah menghabiskan sebesar USD 3.57 miliar untuk Bitcoin, dengan rata-rata USD 29.534 per Bitcoin.

Pengumuman terkait akuisisi terbaru dari MicroStrategy tersebut nampaknya memberikan dukungan terhadap harga Bitcoin. Sehingga pada waktu pers, BTC diperdagangkan dengan harga USD 57.174, dengan kenaikan sebesar 0.5% dalam lima belas menit sejak pengumuman.

Baca juga Kesulitan Terpanjang Penambangan Bitcoin dalam Memecahkan Rekor Penguatan sejak 2018

- Advertisement -

BTC masih diperdagangkan di sekitar level yang sama selama satu jam. Kemudian beberapa waktu kemudian mengalami kenaikan di atas USD 57.400. Bagaimanapun juga, pernyataan MicroStrategy mewakili akuisisi Bitcoin USD terbesar keempat sejak bisnis tersebut mengadopsi Bitcoin sebagai aset cadangan perbendaharaan utama.

Langkah pembelian Bitcoin yang dilakukan dalam jumlah besar tersebut diambil sebagai tindak lanjut terhadap janji perusahaan pada 21 Februari 2020 ketika melakukan pembelian Bitcoin senilai USD 650 juta. Hal itu terjadi sebelum mereka mengumumkan akuisisi terhadap BTC sebesar USD 1.026 pada 24 Februari dan USD 489 juta pada 21 Juni.

Sementara itu, 24 jam sebelum pengumuman tersebut dipaparkan, Michael Saylor mengunggah sebuah tulisan melalui platform Twitter dengan mengatakan bahwa “masa depan bukan milik orang yang pengecut, namun milik Bitcoin.”

Berkaitan dengan kondisi pasar Bitcoin secara lebih umum, Mikkel Morch selaku Direktur Eksekutif di dana lindung nilai kripto ARK36 memberikan pernyataan kepada Cryptonews.com.

Melalui surel, ia memaparkan bahwa pasar keuangan akan memulai ‘minggu yang menarik.’ Hal tersebut dapat dilihat dengan ekonomi utama yang siap mengumumkan pertumbuhan ekonomi yang signifikan secara angka.

Berkaitan dengan hal tersebut, Morch mengatakan bahwa “laporan inflasi kemungkinan akan paling sensitif terhadap pasar aset digital, termasuk Bitcoin.” Ia menambahkan bahwa “perkitaan inflasi yang kuat dapat memberikan dorongan yang diperlukan oleh Bitcoin untuk meluncurkan langkah lain yang lebih tinggi.”

Selain itu, ia juga memaparkan bahwa kekhawatiran terkait virus Corona mungkin akan memiliki pengaruh jangka pendek terhadap pasar Bitcoin.

Sumber:

https://cryptonews.com/news/microstrategy-announces-new-usd-400m-bitcoin-purchase-1.htm

MicroStrategy merupakan sebuah perusahaan software publik di Amerika Serikat yang baru saja melakukan investasi Bitcoin (BTC) dengan jumlah kepemilikan terbesar keempat. Hal itu membuat nilai total kepemilikan MicroStrategy atas koin menjadi sebesar 121.044 Bitcoin.

Berdasarkan penuturan Michael Saylor selaku CEO, mereka melakukan pembayaran sebesar USD 414 juta untuk BTC 7.002. Sedangkan korporasi saat ini telah menghabiskan sebesar USD 3.57 miliar untuk Bitcoin, dengan rata-rata USD 29.534 per Bitcoin.

Pengumuman terkait akuisisi terbaru dari MicroStrategy tersebut nampaknya memberikan dukungan terhadap harga Bitcoin. Sehingga pada waktu pers, BTC diperdagangkan dengan harga USD 57.174, dengan kenaikan sebesar 0.5% dalam lima belas menit sejak pengumuman.

Baca juga Kesulitan Terpanjang Penambangan Bitcoin dalam Memecahkan Rekor Penguatan sejak 2018

BTC masih diperdagangkan di sekitar level yang sama selama satu jam. Kemudian beberapa waktu kemudian mengalami kenaikan di atas USD 57.400. Bagaimanapun juga, pernyataan MicroStrategy mewakili akuisisi Bitcoin USD terbesar keempat sejak bisnis tersebut mengadopsi Bitcoin sebagai aset cadangan perbendaharaan utama.

Langkah pembelian Bitcoin yang dilakukan dalam jumlah besar tersebut diambil sebagai tindak lanjut terhadap janji perusahaan pada 21 Februari 2020 ketika melakukan pembelian Bitcoin senilai USD 650 juta. Hal itu terjadi sebelum mereka mengumumkan akuisisi terhadap BTC sebesar USD 1.026 pada 24 Februari dan USD 489 juta pada 21 Juni.

Sementara itu, 24 jam sebelum pengumuman tersebut dipaparkan, Michael Saylor mengunggah sebuah tulisan melalui platform Twitter dengan mengatakan bahwa “masa depan bukan milik orang yang pengecut, namun milik Bitcoin.”

Berkaitan dengan kondisi pasar Bitcoin secara lebih umum, Mikkel Morch selaku Direktur Eksekutif di dana lindung nilai kripto ARK36 memberikan pernyataan kepada Cryptonews.com.

Melalui surel, ia memaparkan bahwa pasar keuangan akan memulai ‘minggu yang menarik.’ Hal tersebut dapat dilihat dengan ekonomi utama yang siap mengumumkan pertumbuhan ekonomi yang signifikan secara angka.

Berkaitan dengan hal tersebut, Morch mengatakan bahwa “laporan inflasi kemungkinan akan paling sensitif terhadap pasar aset digital, termasuk Bitcoin.” Ia menambahkan bahwa “perkitaan inflasi yang kuat dapat memberikan dorongan yang diperlukan oleh Bitcoin untuk meluncurkan langkah lain yang lebih tinggi.”

Selain itu, ia juga memaparkan bahwa kekhawatiran terkait virus Corona mungkin akan memiliki pengaruh jangka pendek terhadap pasar Bitcoin.

Sumber:

https://cryptonews.com/news/microstrategy-announces-new-usd-400m-bitcoin-purchase-1.htm

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here