Miliarder Martin Mobarak Harus Menghadapi Investigasi Setelah Membakar Gambar Karya Frida Kahlo

Illust - Miliarder Martin Mobarak Harus Menghadapi Investigasi Setelah Membakar Gambar Karya Frida Kahlo
Sumber Asset: Flat design nft concept created by freepik – www.freepik.com

Semua karya seni Kahlo, termasuk lukisan, gambar, dan dokumennya, dianggap sebagai ‘monumen artistik’ di negara asalnya, termasuk karya-karya yang dimiliki oleh kolektor pribadi. Martin Mobarak, seorang CEO Meksiko-Amerika, sedang diselidiki oleh Institut Seni Rupa dan Sastra Nasional Meksiko (INBAL) setelah membakar karya seni tersebut pada acara peluncuran di Miami pada 30 Juli. 

“Penghancuran monumen artistik yang disengaja merupakan kejahatan dalam hal Undang-Undang Federal tentang Monumen dan Zona Arkeologi, Seni, dan Sejarah,” kata INBAL kepada situs berbahasa Spanyol dan Basque, Naiz. Mobarak membakar gambar itu di acara peluncuran perusahaannya, Frida.NFT. 

Menurut situs webnya, Perusahaan tersebut mengatakan akan menggunakan teknologi blockchain untuk “mereformasi industri amal melalui peningkatan transparansi, frekuensi donasi, dan insentif donor.” Dalam tulisan yang muncul pada video acara mereka, tertulis, “Saya bangga mengatakan bahwa acara ini akan membantu memecahkan beberapa masalah terbesar dunia,” 

Frida.NFT pun menyebutkan beberapa badan amal di situs webnya, termasuk National Autism Society, Children’s Craniofacial Association, Frida Kahlo Museum, dan Palace of Fine Arts di Mexico City. Namun, tidak jelas apakah salah satu organisasi amal ini terlibat langsung dengan acara tersebut. Sedangkan Diego Rivera dan Frida Kahlo Museums Trust sendiri tidak pernah menerima permintaan atau mengeluarkan reproduksi karya untuk acara tersebut.

- Advertisement -

Baca juga: Skeptisme yang Meliputi Game NFT Pertama Epic Store “Blankos Block Party”

The Palace of Fine Art juga mengatakan bahwasanya mereka tidak menerima uang atau dana dalam bentuk apapun dari pihak Martin Mobarak atau Frida.NFT. Dalam video yang diposting oleh perusahaan tersebut ke saluran YouTube-nya sendiri, para model di foto di tepi kolam renang di pesta rumah besar Miami, sementara musisi tampil dan pembicara acara tersebut berbincang dengan kerumunan kecil.

Mobarak mengatakan kepada hadirin di acara tersebut, “Apa yang akan kita lakukan hari ini di sini akan mengubah kehidupan ribuan anak, dan saya harap semua orang ada di sini dan mengerti.” Kemudian, ia pun mengatakan bahwa, “Saya berharap semua orang dapat melihat sisi positif dan warisan yang akan terjadi.”

Sumber: metro.co.uk 

Illust - Miliarder Martin Mobarak Harus Menghadapi Investigasi Setelah Membakar Gambar Karya Frida Kahlo
Sumber Asset: Flat design nft concept created by freepik – www.freepik.com

Semua karya seni Kahlo, termasuk lukisan, gambar, dan dokumennya, dianggap sebagai ‘monumen artistik’ di negara asalnya, termasuk karya-karya yang dimiliki oleh kolektor pribadi. Martin Mobarak, seorang CEO Meksiko-Amerika, sedang diselidiki oleh Institut Seni Rupa dan Sastra Nasional Meksiko (INBAL) setelah membakar karya seni tersebut pada acara peluncuran di Miami pada 30 Juli. 

“Penghancuran monumen artistik yang disengaja merupakan kejahatan dalam hal Undang-Undang Federal tentang Monumen dan Zona Arkeologi, Seni, dan Sejarah,” kata INBAL kepada situs berbahasa Spanyol dan Basque, Naiz. Mobarak membakar gambar itu di acara peluncuran perusahaannya, Frida.NFT. 

Menurut situs webnya, Perusahaan tersebut mengatakan akan menggunakan teknologi blockchain untuk “mereformasi industri amal melalui peningkatan transparansi, frekuensi donasi, dan insentif donor.” Dalam tulisan yang muncul pada video acara mereka, tertulis, “Saya bangga mengatakan bahwa acara ini akan membantu memecahkan beberapa masalah terbesar dunia,” 

Frida.NFT pun menyebutkan beberapa badan amal di situs webnya, termasuk National Autism Society, Children’s Craniofacial Association, Frida Kahlo Museum, dan Palace of Fine Arts di Mexico City. Namun, tidak jelas apakah salah satu organisasi amal ini terlibat langsung dengan acara tersebut. Sedangkan Diego Rivera dan Frida Kahlo Museums Trust sendiri tidak pernah menerima permintaan atau mengeluarkan reproduksi karya untuk acara tersebut.

Baca juga: Skeptisme yang Meliputi Game NFT Pertama Epic Store “Blankos Block Party”

The Palace of Fine Art juga mengatakan bahwasanya mereka tidak menerima uang atau dana dalam bentuk apapun dari pihak Martin Mobarak atau Frida.NFT. Dalam video yang diposting oleh perusahaan tersebut ke saluran YouTube-nya sendiri, para model di foto di tepi kolam renang di pesta rumah besar Miami, sementara musisi tampil dan pembicara acara tersebut berbincang dengan kerumunan kecil.

Mobarak mengatakan kepada hadirin di acara tersebut, “Apa yang akan kita lakukan hari ini di sini akan mengubah kehidupan ribuan anak, dan saya harap semua orang ada di sini dan mengerti.” Kemudian, ia pun mengatakan bahwa, “Saya berharap semua orang dapat melihat sisi positif dan warisan yang akan terjadi.”

Sumber: metro.co.uk 

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here