Headlines

Nilai Transaksi Aset Kripto Indonesia Naik 13,5% Sejak Agustus

Nilai Transaksi Aset Kripto Indonesia Naik 13,5% Sejak Agustus

Data terbaru yang dirilis oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag) Indonesia mengungkapkan bahwa nilai transaksi aset kripto di Tanah Air pada bulan Agustus mengalami kenaikan yang mencolok. 

Dalam laporan GetBlock, terungkap bahwa nilai transaksi aset kripto meningkat sebesar 13,5% dibandingkan dengan bulan sebelumnya, mencapai total Rp10,64 triliun.

Namun, meskipun terdapat peningkatan bulanan yang signifikan, data menunjukkan tren penurunan nilai transaksi aset kripto di Indonesia jika dilihat secara tahunan. 

Selama periode delapan bulan pertama tahun 2023, nilai transaksi aset kripto yang tercatat di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) hanya mencapai Rp86,45 triliun. 

Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 65,32% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, ketika transaksi kripto masih berada di level Rp249,3 triliun.

Wakil Menteri Perdagangan Indonesia, Jerry Sambuaga, mengomentari data ini dengan menyatakan bahwa minat masyarakat terhadap sektor kripto di Indonesia masih sangat tinggi, meskipun terdapat fluktuasi dalam pasar. 

Hal ini menunjukkan bahwa potensi pertumbuhan pasar kripto di Tanah Air masih ada dan dapat pulih dari penurunan yang terjadi. 

Sejak mencapai masa puncaknya pada tahun 2021 dengan nilai transaksi aset kripto mencapai US$859,5 triliun, pasar kripto di Indonesia telah mengalami tren penurunan yang berkelanjutan. 

Baca Juga : ASPAKRINDO dan A-B-I Harap Posisi Indonesia di Industri Aset Kripto Menguat

Sentimen pasar global yang mengalami keruntuhan pada akhir tahun lalu juga berdampak pada nilai transaksi kripto di Tanah Air, yang pada akhirnya turun menjadi Rp306,4 triliun.

Meskipun demikian, lonjakan bulanan dalam nilai transaksi aset kripto menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap kripto masih tetap kuat, dan pasar ini memiliki potensi untuk pulih dan berkembang lebih lanjut di masa depan. 

Perlu dicatat bahwa kondisi pasar kripto bersifat dinamis, dan perubahan harga serta tren pasar bisa berubah dengan cepat. Pemerintah Indonesia terus mengawasi dan mengatur sektor ini untuk memastikan perlindungan bagi para investor dan stabilitas pasar. [RH]