OKX Akan Melakukan Ekspansi di UEA Setelah Mendapat Persetujuan dari Regulator Dubai

Illust - OKX Akan Melakukan Ekspansi di UEA Setelah Mendapat Persetujuan dari Regulator Dubai
Sumber Asset: Internet era business companies used online channels created by jcomp – www.freepik.com

OKX adalah bursa aset kripto terbaru yang mengikuti bursa kripto lainnya untuk memperluas jangkauan layananya di Dubai. Mereka pun telah mendapat persetujuan runtuk melayani pelanggan di Uni Emirat Arab.

Yang memberikan lisensi kepada OKX adalah Virtual Assets Regulatory Authority (VARA) Dubai. Dalam hal ini, mereka memberikan OKX lisensi aset virtual sementara. Dan dengan lisensi itu, bursa tersebut dapat menawarkan produk dan layanan bursa tertentu kepada investor dan penyedia layanan keuangan di wilayah tersebut.

Lennix Lai, manajer umum OKX Dubai mengungkapkan bahwa jajaran pemimpin di Dubai dan UEA telah merangkul teknologi blockchain dan terus melakukan investasi besar-besaran dalam ekosistem kripto. Dan Untuk OKX, ekspansi mereka di wilayah tersebut merupakan bentuk upaya mereka untuk menarik minat berbagai investor berkualitas tinggi, serta melayani audiens kripto internasional mereka.

Dubai sendiri memperkenalkan undang-undang aset kripto pertamanya pada bulan Maret. Hal tersebut bertepatan dengan saat UEA memberikan lisensi aset virtual kepada FTX dan Binance. Kemudian, baru-baru ini, Crypto.com dan kustodian kripto yang berbasis di Hong Kong, Hex Trust, juga memperoleh persetujuan dari para regulatornya untuk melakukan bisnis di wilayah tersebut pada bulan Juni.

- Advertisement -

Baca Juga : Bitmex Menunda Listing Token Native-nya Karena Volatilitas Pasar

Di samping itu, Kraken juga mengungkapkan rencana mereka untuk memperluas jangkauan layanannya ke UEA pada bulan April. Namun, ia tidak memilih Dubai sebagai destinasinya, dan justru memilih Abu Dhabi. 

Kemudian, Lai juga mengungkapkan bahwa UEA memiliki konsentrasi kripto yang tinggi dan trader dengan skill yang mumpuni. Untuk itu, OKX ingin menggembleng konstituen ini dan mendukung aktivitas trading yang bertanggung jawab.

Terlepas dari hal itu, aplikasi trading kripto OKX mulai berdiri pada tahun 2017. Mereka memiliki lebih dari 20 juta pelanggan global yang tersebar di 180 pasar internasional. Di samping itu, perusahaan itu berencana untuk merekrut lebih dari 100 karyawan di UEA. Pertukaran ini menargetkan para profesional dalam desain produk, teknik, dan pemasaran karena fokus utamanya bergeser untuk membangun merek terkemuka di bidangnya.

Sumber : blockworks.co 

Illust - OKX Akan Melakukan Ekspansi di UEA Setelah Mendapat Persetujuan dari Regulator Dubai
Sumber Asset: Internet era business companies used online channels created by jcomp – www.freepik.com

OKX adalah bursa aset kripto terbaru yang mengikuti bursa kripto lainnya untuk memperluas jangkauan layananya di Dubai. Mereka pun telah mendapat persetujuan runtuk melayani pelanggan di Uni Emirat Arab.

Yang memberikan lisensi kepada OKX adalah Virtual Assets Regulatory Authority (VARA) Dubai. Dalam hal ini, mereka memberikan OKX lisensi aset virtual sementara. Dan dengan lisensi itu, bursa tersebut dapat menawarkan produk dan layanan bursa tertentu kepada investor dan penyedia layanan keuangan di wilayah tersebut.

Lennix Lai, manajer umum OKX Dubai mengungkapkan bahwa jajaran pemimpin di Dubai dan UEA telah merangkul teknologi blockchain dan terus melakukan investasi besar-besaran dalam ekosistem kripto. Dan Untuk OKX, ekspansi mereka di wilayah tersebut merupakan bentuk upaya mereka untuk menarik minat berbagai investor berkualitas tinggi, serta melayani audiens kripto internasional mereka.

Dubai sendiri memperkenalkan undang-undang aset kripto pertamanya pada bulan Maret. Hal tersebut bertepatan dengan saat UEA memberikan lisensi aset virtual kepada FTX dan Binance. Kemudian, baru-baru ini, Crypto.com dan kustodian kripto yang berbasis di Hong Kong, Hex Trust, juga memperoleh persetujuan dari para regulatornya untuk melakukan bisnis di wilayah tersebut pada bulan Juni.

Baca Juga : Bitmex Menunda Listing Token Native-nya Karena Volatilitas Pasar

Di samping itu, Kraken juga mengungkapkan rencana mereka untuk memperluas jangkauan layanannya ke UEA pada bulan April. Namun, ia tidak memilih Dubai sebagai destinasinya, dan justru memilih Abu Dhabi. 

Kemudian, Lai juga mengungkapkan bahwa UEA memiliki konsentrasi kripto yang tinggi dan trader dengan skill yang mumpuni. Untuk itu, OKX ingin menggembleng konstituen ini dan mendukung aktivitas trading yang bertanggung jawab.

Terlepas dari hal itu, aplikasi trading kripto OKX mulai berdiri pada tahun 2017. Mereka memiliki lebih dari 20 juta pelanggan global yang tersebar di 180 pasar internasional. Di samping itu, perusahaan itu berencana untuk merekrut lebih dari 100 karyawan di UEA. Pertukaran ini menargetkan para profesional dalam desain produk, teknik, dan pemasaran karena fokus utamanya bergeser untuk membangun merek terkemuka di bidangnya.

Sumber : blockworks.co 

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here