Orbs Mencari Peluang DeFi dengan Ekspansi di Fantom Network

Ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi) tampaknya mendapatkan dorongan besar karena Orbs baru saja mengumumkan perusahaan akan memperluas infrastruktur blockchain vitual multi-chain ke Fantom Network; salah satu jaringan paling populer di sektor DeFi.

Dalam pengumuman resmi, Orbs menjelaskan bahwa Fantom adalah blockchain Layer-1 ketujuh yang akan didukung perusahaan. Fantom bergabung dengan Ethereum, Solana, BNB Smart Chain (sebelumnya Binance Smart Chain), Avalanche, Harmony, dan Polygon.

Ekspansi Orbs ke Fantom diharapkan akan menghasilkan pertumbuhan eksponensial untuk protokol Orbs yang direncanakan akan segera hadir sebelum peluncuran Orbs PoS V3. Selain itu, Orbs menambahkan Fantom juga akan memungkinkan aplikasi terdesentralisasi (dApp) berbasis Ethereum dan Polygon untuk menyediakan staking multi-chain.

Orbs adalah platform infrastruktur chain virtual Layer-3 yang bekerja untuk mendukung dApp. Platform ini menyediakan keamanan tinggi, transaksi rendah dengan kecepatan tinggi, dan interoperabilitas multi-chain. Secara khusus, Orbs berfungsi sebagai alternatif untuk membantu blockchain yang memiliki lalu lintas padat seperti Ethereum; blockchain yang terkenal dengan biaya transaksi tinggi dan membutuhkan waktu untuk diproses.

- Advertisement -

Baca juga Anchor Mendekati Aave, Protokol DeFi Ini Menjadi Aplikasi Peminjaman Terbesar Kedua

Fantom Network telah diakui sebagai salah satu ekosistem yang tumbuh secara signifikan di ruang DeFi. Secara khusus, Fantom dirancang untuk mendukung aplikasi DeFi karena menawarkan biaya transaksi rendah, kecepatan tinggi, dan protokol konsensus Lachesis yang menjamin keamanan.

Fantom menawarkan kompabilitas Ethereum Virtual Machine (EVM), dalam artian berbagai aplikasi DeFi berbasis Ethereum dan native-EVM didukung oleh jaringan Fantom. Oleh karena itu, Fantom berkembang sebagai salah satu jaringan paling popular untuk DeFi.

Total value locked (TVL) Fantom saat ini tercatat mencapai lebih dari $12 miliar dan menduduki peringkat keempat di belakang Ethereum, Terra, dan BNB Smart Chain. Fantom adalah wadah utama bagi sejumlah aplikasi DeFi terkemuka seperti Scream, Geist Finance, dan SpookySwap; secara keseluruhan ketiga platform memiliki TVL senilai $1 miliar. Di sisi lain, token native Fantom (FTM) berada di antara 40 cryptocurrency teratas di Coinmarketcap.

Orbs menambahkan bahwa ekspansi mereka ke ekosistem Fantom akan memberi peluang besar bagi perusahaan untuk mengeksplorasi kolaborasi dengan sejumlah aplikasi DeFi berbasis Fantom termasuk proyek ciptaan Andre Cronje, Solidly yang baru-baru ini resmi beroperasi. Di sisi lain, Andre Cronje bersama rekannya, Anton Nell, memutuskan untuk keluar dari ruang DeFi.

Sumber: https://cryptonews.com/news/orbs-looks-for-new-defi-opportunities-with-fantom-network-expansion.htm

Ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi) tampaknya mendapatkan dorongan besar karena Orbs baru saja mengumumkan perusahaan akan memperluas infrastruktur blockchain vitual multi-chain ke Fantom Network; salah satu jaringan paling populer di sektor DeFi.

Dalam pengumuman resmi, Orbs menjelaskan bahwa Fantom adalah blockchain Layer-1 ketujuh yang akan didukung perusahaan. Fantom bergabung dengan Ethereum, Solana, BNB Smart Chain (sebelumnya Binance Smart Chain), Avalanche, Harmony, dan Polygon.

Ekspansi Orbs ke Fantom diharapkan akan menghasilkan pertumbuhan eksponensial untuk protokol Orbs yang direncanakan akan segera hadir sebelum peluncuran Orbs PoS V3. Selain itu, Orbs menambahkan Fantom juga akan memungkinkan aplikasi terdesentralisasi (dApp) berbasis Ethereum dan Polygon untuk menyediakan staking multi-chain.

Orbs adalah platform infrastruktur chain virtual Layer-3 yang bekerja untuk mendukung dApp. Platform ini menyediakan keamanan tinggi, transaksi rendah dengan kecepatan tinggi, dan interoperabilitas multi-chain. Secara khusus, Orbs berfungsi sebagai alternatif untuk membantu blockchain yang memiliki lalu lintas padat seperti Ethereum; blockchain yang terkenal dengan biaya transaksi tinggi dan membutuhkan waktu untuk diproses.

Baca juga Anchor Mendekati Aave, Protokol DeFi Ini Menjadi Aplikasi Peminjaman Terbesar Kedua

Fantom Network telah diakui sebagai salah satu ekosistem yang tumbuh secara signifikan di ruang DeFi. Secara khusus, Fantom dirancang untuk mendukung aplikasi DeFi karena menawarkan biaya transaksi rendah, kecepatan tinggi, dan protokol konsensus Lachesis yang menjamin keamanan.

Fantom menawarkan kompabilitas Ethereum Virtual Machine (EVM), dalam artian berbagai aplikasi DeFi berbasis Ethereum dan native-EVM didukung oleh jaringan Fantom. Oleh karena itu, Fantom berkembang sebagai salah satu jaringan paling popular untuk DeFi.

Total value locked (TVL) Fantom saat ini tercatat mencapai lebih dari $12 miliar dan menduduki peringkat keempat di belakang Ethereum, Terra, dan BNB Smart Chain. Fantom adalah wadah utama bagi sejumlah aplikasi DeFi terkemuka seperti Scream, Geist Finance, dan SpookySwap; secara keseluruhan ketiga platform memiliki TVL senilai $1 miliar. Di sisi lain, token native Fantom (FTM) berada di antara 40 cryptocurrency teratas di Coinmarketcap.

Orbs menambahkan bahwa ekspansi mereka ke ekosistem Fantom akan memberi peluang besar bagi perusahaan untuk mengeksplorasi kolaborasi dengan sejumlah aplikasi DeFi berbasis Fantom termasuk proyek ciptaan Andre Cronje, Solidly yang baru-baru ini resmi beroperasi. Di sisi lain, Andre Cronje bersama rekannya, Anton Nell, memutuskan untuk keluar dari ruang DeFi.

Sumber: https://cryptonews.com/news/orbs-looks-for-new-defi-opportunities-with-fantom-network-expansion.htm

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here