Pandangan Lynn Liss Mengenai Perkembangan Industri Kripto dan Blockchain di Tahun Ini

Lynn Liss, salah satu eksekutif dan pendiri Akoin, berbagi pandangan mengenai perkembangan industri kripto dan blockchain di tahun ini. Didirikan bersama musisi Akon, Akoin adalah sebuah perusahaan kripto yang dirancang untuk memberdayakan kewirausahaan dan pengusaha di Afrika.

Selain menjabat sebagai chief operating officer di Akoin, Liss juga adalah seorang pemimpin dampak sosial yang mendorong revolusi keuangan, membangun teknologi dan model bisnis untuk pemberdayaan sumber daya, serta merancang kemitraan.

Mengarahkan misi Akoin untuk memberdayakan kewirausahaan dan inklusi keuangan di seluruh Afrika, Liss memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun sebagai seorang konsultan dan ahli penilaian dampak sosial untuk menjalankan misi Akoin tersebut. Liss adalah pelopor ‘blockchain untuk kebaikan,’ ia berusaha untuk menyalurkan saran ekslusif kepada startup blockchain dan cryptocurrency, termasuk blockchain dengan dampak sosial.

Baca juga Solar, Blockchain Terdesentralisasi yang Memungkinkan Pengguna Membuat dApps dan NFT Sendiri

- Advertisement -

Dalam sebuah wawancara bersama Cointelegraph Magazine, Lynn Liss menyalurkan pandangan mengenai perkembangan industri kripto dan blockchain di tahun ini. “Menurut padangan saya, kita saat ini sedang menyaksikan kebangkitan di ruang blockchain. Namun, kebangkitan ini tidak akan bertahan tanpa batas waktu, use case terus bermunculan dan ini mendorong use case sebelumnya akan usang.”

Liss menambahkan bahwa mekanik use case baru akan mendorong peluncuran aplikasi blockchain generasi berikutnya, aplikasi-aplikasi ini akan memiliki perspektif user experience (UX), struktur perusahaan, dan prosedur operasional yang kuat.

“Transisi dari eksperimen ke use case adalah etos industri yang menyeluruh. Transisi ini tentunya menarik untuk disaksikan selama perkembangan industri kripto dan blockchain di tahun ini.”

Dalam topik pertumbuhan Bitcoin dan Ethereum selama 10 tahun ke depan, Liss mengatakan bahwa kedua aset tersebut merupakan batu loncatan menuju adopsi cryptocurrency yang paling umum untuk kalangan publik maupun perusahaan.

“Mayoritas perusahaan mulai mempertimbangkan untuk menerima cryptocurrency sebagai sarana pembayaran dasar. Ini tentunya tidak diragukan lagi akan mendorong cryptocurrency sebagai mata uang digital yang kuat, pertumbuhan ini akan terus meningkat di tahun-tahun berikutnya,” jelas Liss.

Lynn Liss adalah seorang pelopor blockchain untuk kebaikan dan ahli penilaian dampak sosial. Liss mengatakan bahwa ia berharap komunitas blockchain generasi berikutnya dapat menyalurkan talenta mereka, bereskperimen, dan mengembangkan inovasi untuk industri kripto maupun blockchain.

Sumber: Cointelegraph

Lynn Liss, salah satu eksekutif dan pendiri Akoin, berbagi pandangan mengenai perkembangan industri kripto dan blockchain di tahun ini. Didirikan bersama musisi Akon, Akoin adalah sebuah perusahaan kripto yang dirancang untuk memberdayakan kewirausahaan dan pengusaha di Afrika.

Selain menjabat sebagai chief operating officer di Akoin, Liss juga adalah seorang pemimpin dampak sosial yang mendorong revolusi keuangan, membangun teknologi dan model bisnis untuk pemberdayaan sumber daya, serta merancang kemitraan.

Mengarahkan misi Akoin untuk memberdayakan kewirausahaan dan inklusi keuangan di seluruh Afrika, Liss memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun sebagai seorang konsultan dan ahli penilaian dampak sosial untuk menjalankan misi Akoin tersebut. Liss adalah pelopor ‘blockchain untuk kebaikan,’ ia berusaha untuk menyalurkan saran ekslusif kepada startup blockchain dan cryptocurrency, termasuk blockchain dengan dampak sosial.

Baca juga Solar, Blockchain Terdesentralisasi yang Memungkinkan Pengguna Membuat dApps dan NFT Sendiri

Dalam sebuah wawancara bersama Cointelegraph Magazine, Lynn Liss menyalurkan pandangan mengenai perkembangan industri kripto dan blockchain di tahun ini. “Menurut padangan saya, kita saat ini sedang menyaksikan kebangkitan di ruang blockchain. Namun, kebangkitan ini tidak akan bertahan tanpa batas waktu, use case terus bermunculan dan ini mendorong use case sebelumnya akan usang.”

Liss menambahkan bahwa mekanik use case baru akan mendorong peluncuran aplikasi blockchain generasi berikutnya, aplikasi-aplikasi ini akan memiliki perspektif user experience (UX), struktur perusahaan, dan prosedur operasional yang kuat.

“Transisi dari eksperimen ke use case adalah etos industri yang menyeluruh. Transisi ini tentunya menarik untuk disaksikan selama perkembangan industri kripto dan blockchain di tahun ini.”

Dalam topik pertumbuhan Bitcoin dan Ethereum selama 10 tahun ke depan, Liss mengatakan bahwa kedua aset tersebut merupakan batu loncatan menuju adopsi cryptocurrency yang paling umum untuk kalangan publik maupun perusahaan.

“Mayoritas perusahaan mulai mempertimbangkan untuk menerima cryptocurrency sebagai sarana pembayaran dasar. Ini tentunya tidak diragukan lagi akan mendorong cryptocurrency sebagai mata uang digital yang kuat, pertumbuhan ini akan terus meningkat di tahun-tahun berikutnya,” jelas Liss.

Lynn Liss adalah seorang pelopor blockchain untuk kebaikan dan ahli penilaian dampak sosial. Liss mengatakan bahwa ia berharap komunitas blockchain generasi berikutnya dapat menyalurkan talenta mereka, bereskperimen, dan mengembangkan inovasi untuk industri kripto maupun blockchain.

Sumber: Cointelegraph

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here