Para Pemegang Bitcoin Tetap Enggan Menjual Koin Meskipun Data Menunjukan Kenaikan dalam 5 Bulan Terakhir

Glassnode, penyedia jasa analitik on-chain melaporkan bahwa para pemegang Futures Bitcoin atau penimbun Bitcoin menolak untuk menjual meskipun pasar BTC tengah naik secara signifikan dalam lima bulan terakhir.

Dalam laporan “Week on Chain” pada 11 Oktober, Glassnode mencatat bahwa “pemegang jangka panjang” – uang BTC yang belum melihat arus keluar selama lebih dari 155 hari – saat ini memiliki hampir 13,3 juta BTC atau 70% dari pasokan Bitcoin.

Baca juga Para Penggemar Bitcoin Mengkritisi Facebook dan Instagram Down

Laporan tersebut mencatat bahwa pemegang jangka panjang tersebut telah meningkatkan simpanan kolektif Bitcoin mereka lebih dari 2,37 juta BTC (sekitar US$134 miliar dengan harga saat ini) selama tujuh bulan terakhir. Dengan hanya 186.000 BTC yang baru dicetak oleh penambang selama periode yang sama, Glassnode menyimpulkan bahwa para penimbun Futures Bitcoin mengumpulkan 12,7 kali lebih banyak BTC daripada yang dibuat sebagai pasokan baru.

- Advertisement -

Meskipun para pemegang Futures Bitcoin tersebut menolak untuk menjualnya, Glassnode mencatat peningkatan aktivitas on-chain karena harga Bitcoin naik ke level tertinggi lokal US$57.860 pada 12 Oktober ini.

Bulan Oktober telah melihat jumlah pergerakan aktif on-chain yang meningkat 19% menjadi 291.000 — level yang tidak terlihat sejak menjelang tren bull meroket pada Desember 2020 lalu. Glassnode menyarankan lonjakan aktivitas bisa menandakan momentum bullish lebih lanjut, dengan menyatakan:

“Pelaku pasar yang lebih aktif mempunyai hubungan sejarah dengan meningkatnya minat pada aset selama tahap awal pasar investror.”

Laporan tersebut juga mencatat peningkatan ukuran transaksi rata-rata menjadi sekitar 1,3 BTC per transfer, menunjukkan peningkatan arus modal ukuran institusional secara on-chain. Selama bulan Agustus, ukuran transaksi rata-rata turun serendah 0,6 BTC per transfer.

Pekan lalu, jaringan Bitcoin mencatat penyelesaian nilai harian tertinggi sebesar US$31 miliar.

Pada 12 Oktober 2021, Glassnode melaporkan bahwa saldo Bitcoin di bursa terpusat telah jatuh ke level terendah dalam tiga tahun terakhir sebesar 2,4 juta BTC, yang semakin membuktikan banyak investor memilih untuk bertahan untuk harga yang lebih tinggi.

Pengamat industri telah menyarankan bahwa para “whale” (penimbun Bitcoin) dapat menjalankan pasar BTC di depan untuk mengantisipasi persetujuan ETF Bitcoin bulan ini.

Sumber: https://cointelegraph.com/news/long-term-bitcoin-bulls-hodl-strong-despite-five-month-price-high

Glassnode, penyedia jasa analitik on-chain melaporkan bahwa para pemegang Futures Bitcoin atau penimbun Bitcoin menolak untuk menjual meskipun pasar BTC tengah naik secara signifikan dalam lima bulan terakhir.

Dalam laporan “Week on Chain” pada 11 Oktober, Glassnode mencatat bahwa “pemegang jangka panjang” – uang BTC yang belum melihat arus keluar selama lebih dari 155 hari – saat ini memiliki hampir 13,3 juta BTC atau 70% dari pasokan Bitcoin.

Baca juga Para Penggemar Bitcoin Mengkritisi Facebook dan Instagram Down

Laporan tersebut mencatat bahwa pemegang jangka panjang tersebut telah meningkatkan simpanan kolektif Bitcoin mereka lebih dari 2,37 juta BTC (sekitar US$134 miliar dengan harga saat ini) selama tujuh bulan terakhir. Dengan hanya 186.000 BTC yang baru dicetak oleh penambang selama periode yang sama, Glassnode menyimpulkan bahwa para penimbun Futures Bitcoin mengumpulkan 12,7 kali lebih banyak BTC daripada yang dibuat sebagai pasokan baru.

Meskipun para pemegang Futures Bitcoin tersebut menolak untuk menjualnya, Glassnode mencatat peningkatan aktivitas on-chain karena harga Bitcoin naik ke level tertinggi lokal US$57.860 pada 12 Oktober ini.

Bulan Oktober telah melihat jumlah pergerakan aktif on-chain yang meningkat 19% menjadi 291.000 — level yang tidak terlihat sejak menjelang tren bull meroket pada Desember 2020 lalu. Glassnode menyarankan lonjakan aktivitas bisa menandakan momentum bullish lebih lanjut, dengan menyatakan:

“Pelaku pasar yang lebih aktif mempunyai hubungan sejarah dengan meningkatnya minat pada aset selama tahap awal pasar investror.”

Laporan tersebut juga mencatat peningkatan ukuran transaksi rata-rata menjadi sekitar 1,3 BTC per transfer, menunjukkan peningkatan arus modal ukuran institusional secara on-chain. Selama bulan Agustus, ukuran transaksi rata-rata turun serendah 0,6 BTC per transfer.

Pekan lalu, jaringan Bitcoin mencatat penyelesaian nilai harian tertinggi sebesar US$31 miliar.

Pada 12 Oktober 2021, Glassnode melaporkan bahwa saldo Bitcoin di bursa terpusat telah jatuh ke level terendah dalam tiga tahun terakhir sebesar 2,4 juta BTC, yang semakin membuktikan banyak investor memilih untuk bertahan untuk harga yang lebih tinggi.

Pengamat industri telah menyarankan bahwa para “whale” (penimbun Bitcoin) dapat menjalankan pasar BTC di depan untuk mengantisipasi persetujuan ETF Bitcoin bulan ini.

Sumber: https://cointelegraph.com/news/long-term-bitcoin-bulls-hodl-strong-despite-five-month-price-high

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here