Pendanaan sebagai Pendorong Terobosan Baru bagi Proyek Terra

Terobosan baru bagi proyek Terra? Chiron Partnerts merupakan sebuah perusahaan modal ventura yang berasal dari Hong Kong, dan perusahaan ini telah mengumumkan dana ekosistem Terra (LUNA) terbaru. Hal itu tentu menjadi sebuah langkah yang baik, karena dapat membuka jalan bagi terobosan baru dalam protokol desentralisasi keuangan atau DeFi layer 1.

Chiron Terra Fund I atau yang umumnya dikenal sebagai CTI akan menginvestasikan dana sebesar $50 juta kepada perusahaan kreatif yang akan dibangun di atas ekosistem Terra. Pada hari Rabu 8 Desember, perusahaan tersebut memberikan pernyataan bahwa proyek pada pertemuan keuangan terdesentralisasi dan sistem token non-fungible (NFT) ‘metaverse-linked’ memenuhi syarat untuk pendanaan.

Dalam hal ini, Terra merupakan sebuah protokol DeFi yang menggunakan stablecoin yang dipatok fiat untuk mengaktifkan jaringan pembayaran global. Protokol ini juga dibuat menggunakan Cosmos SDK dan Tendermint. Token LUNA dibuat dengan maksud untuk menyerap volatilitas stablecoin berbasis Terra dalam jangka pendek.

Baca juga Direktur CIA: Kami Tengah Menggarap Sejumlah proyek Terkait Cryptocurrency

- Advertisement -

Terkait dengan hal tersebut, Terra diperkirakan akan mengadakan sekitar 160 proyek baru pada awal tahun 2022. Langkah tersebut akan diambil setelah renovasi Columbus-5 pada bulan Oktober usai.

Selain itu, Terraform Labs yang merupakan sebuah perusahaan rintisan Korea Selatan yang menciptakan Blockchain Terra juga memperoleh investasi sebesar $150 juta di awal tahun ini. Pantera Capital, Galaxy Digital, dan Block Tower Capital termasuk di antara dana ventura kripto utama yang berkontribusi pada putaran pendanaan tersebut.

Beradasarkan data yang diperoleh dari industri tersebut, Terra telah menjadi salah satu Blockchain berorientasi DeFi terbesar di pasar aset. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai total value locked (TVL) yang mencapai lebih dari $13 miliar. Data tersebut menjadikan Terra sebagai aset dengan TVL terbesar kedua, di bawah Ethereum.

Di tahun ini, harga LUNA mengalami kenaikan cukup tinggi, hingga lebih dari 9.000%. Hal tersebut mengindikasikan bahwa, LUNA telah mencapai level harga tertinggi sekitar $77.00 pada bulan lalu. Selain itu, LUNA pun menempati posisi peringkat kesepuluh di antara proyek-proyek aktif dengan total penilaian pasar sebesar yakni $24.2 miliar.

Sumber: https://cointelegraph.com/news/hong-kong-based-chiron-partners-launches-50m-terra-fund

Terobosan baru bagi proyek Terra? Chiron Partnerts merupakan sebuah perusahaan modal ventura yang berasal dari Hong Kong, dan perusahaan ini telah mengumumkan dana ekosistem Terra (LUNA) terbaru. Hal itu tentu menjadi sebuah langkah yang baik, karena dapat membuka jalan bagi terobosan baru dalam protokol desentralisasi keuangan atau DeFi layer 1.

Chiron Terra Fund I atau yang umumnya dikenal sebagai CTI akan menginvestasikan dana sebesar $50 juta kepada perusahaan kreatif yang akan dibangun di atas ekosistem Terra. Pada hari Rabu 8 Desember, perusahaan tersebut memberikan pernyataan bahwa proyek pada pertemuan keuangan terdesentralisasi dan sistem token non-fungible (NFT) ‘metaverse-linked’ memenuhi syarat untuk pendanaan.

Dalam hal ini, Terra merupakan sebuah protokol DeFi yang menggunakan stablecoin yang dipatok fiat untuk mengaktifkan jaringan pembayaran global. Protokol ini juga dibuat menggunakan Cosmos SDK dan Tendermint. Token LUNA dibuat dengan maksud untuk menyerap volatilitas stablecoin berbasis Terra dalam jangka pendek.

Baca juga Direktur CIA: Kami Tengah Menggarap Sejumlah proyek Terkait Cryptocurrency

Terkait dengan hal tersebut, Terra diperkirakan akan mengadakan sekitar 160 proyek baru pada awal tahun 2022. Langkah tersebut akan diambil setelah renovasi Columbus-5 pada bulan Oktober usai.

Selain itu, Terraform Labs yang merupakan sebuah perusahaan rintisan Korea Selatan yang menciptakan Blockchain Terra juga memperoleh investasi sebesar $150 juta di awal tahun ini. Pantera Capital, Galaxy Digital, dan Block Tower Capital termasuk di antara dana ventura kripto utama yang berkontribusi pada putaran pendanaan tersebut.

Beradasarkan data yang diperoleh dari industri tersebut, Terra telah menjadi salah satu Blockchain berorientasi DeFi terbesar di pasar aset. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai total value locked (TVL) yang mencapai lebih dari $13 miliar. Data tersebut menjadikan Terra sebagai aset dengan TVL terbesar kedua, di bawah Ethereum.

Di tahun ini, harga LUNA mengalami kenaikan cukup tinggi, hingga lebih dari 9.000%. Hal tersebut mengindikasikan bahwa, LUNA telah mencapai level harga tertinggi sekitar $77.00 pada bulan lalu. Selain itu, LUNA pun menempati posisi peringkat kesepuluh di antara proyek-proyek aktif dengan total penilaian pasar sebesar yakni $24.2 miliar.

Sumber: https://cointelegraph.com/news/hong-kong-based-chiron-partners-launches-50m-terra-fund

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here