Penggemar NFT Snoop Dogg, Steve Aoki, Logan Paul, dan Beeple Menjadi Korban Dusting Transaksi Tunai Tornado yang Dilarang OFAC

Illust - Penggemar NFT Snoop Dogg, Steve Aoki, Logan Paul, dan Beeple Menjadi Korban Dusting Transaksi Tunai Tornado yang Dilarang OFAC
Sumber Asset: Hacker activity concept illustration created by freepik – www.freepik.com

Terdapat beberapa kejadian menarik setelah adanya larangan transaksi ETH dari pemerintah Amerika Serikat yang baru-baru ini diberikan kepada Tornado Cash. Salah satunya adalah ketika sejumlah organisasi dan selebriti terkenal yang merupakan penggemar NFT menerima dana dari platform yang terkena sanksi itu. 

Organisasi dan alamat selebriti adalah hal yang umum diketahui oleh publik karena banyak dari mereka membeli domain Ethereum Name Service (ENS). Selain itu, beberapa dari mereka sudah membagikan alamat publik mereka dengan memamerkan non-fungible token (NFT) mereka yang berharga.

Contohnya seperti “Shady_Holdings” yang sudah menjadi rahasia umum yang merupakan akun di Opensea dan alamat ethereum Marshall Mathers, atau dikenal sebagai bintang rap Eminem. Meskipun begitu, Mathers beruntung karena tidak ikut menjadi korban seperti beberapa kolektor NFT terkenal lainnya yang menerima ethereum yang dilarang OFAC itu.

Tidak ada jaminan bahwa nama domain ENS yang mengalami dusting itu terhubung langsung dengan nama yang terdaftar, karena siapa pun dapat mendaftarkan nama ENS jika belum diambil. Tetapi, publik sudah mengetahui begitu banyak individu dan perusahaan yang mengungkapkan pembelian domain ENS mereka. Contohnya seperti ketika produsen bir Amerika Budweiser membeli nama beer.eth ENS seharga $96K pada 11 Agustus 2021. Beberapa selebriti yang membeli NFT blue chip mahal seperti Bored Apes atau Cryptopunks juga telah membeli NFT ini dengan domain ENS terdaftar dengan menggunakan nama aslinya.

- Advertisement -

Baca Juga : Serial “Extraordinary Attorney Woo” Akan Meluncurkan Koleksi NFT Sebagai Bentuk Kesadaran Autisme

Masalah mulai muncul pada 9 Agustus 2022, ketika sebuah laporan menjelaskan bahwa pengguna Tornado Cash anonim telah melakukan dusting atau mengirim sebagian kecil ETH ke sejumlah nama ENS yang seolah-olah terkait dengan selebriti dan organisasi terkenal. Oknum tersebut mengirim 0,1 ETH senilai $168 ke sejumlah besar alamat, dan beberapa di antaranya diduga adalah milik perusahaan Puma dan alamat ether Ukraine Crypto Donations. Selain itu, nama-nama ENS yang dilaporkan terkait dengan CEO Coinbase Brian Armstrong dan salah satu pendiri Andreessen Horowitz, Ben Horowitz, juga mendapat kiriman yang disebut ‘ether tercemar’ itu.

Sumber : blockchaintimes.news 

Illust - Penggemar NFT Snoop Dogg, Steve Aoki, Logan Paul, dan Beeple Menjadi Korban Dusting Transaksi Tunai Tornado yang Dilarang OFAC
Sumber Asset: Hacker activity concept illustration created by freepik – www.freepik.com

Terdapat beberapa kejadian menarik setelah adanya larangan transaksi ETH dari pemerintah Amerika Serikat yang baru-baru ini diberikan kepada Tornado Cash. Salah satunya adalah ketika sejumlah organisasi dan selebriti terkenal yang merupakan penggemar NFT menerima dana dari platform yang terkena sanksi itu. 

Organisasi dan alamat selebriti adalah hal yang umum diketahui oleh publik karena banyak dari mereka membeli domain Ethereum Name Service (ENS). Selain itu, beberapa dari mereka sudah membagikan alamat publik mereka dengan memamerkan non-fungible token (NFT) mereka yang berharga.

Contohnya seperti “Shady_Holdings” yang sudah menjadi rahasia umum yang merupakan akun di Opensea dan alamat ethereum Marshall Mathers, atau dikenal sebagai bintang rap Eminem. Meskipun begitu, Mathers beruntung karena tidak ikut menjadi korban seperti beberapa kolektor NFT terkenal lainnya yang menerima ethereum yang dilarang OFAC itu.

Tidak ada jaminan bahwa nama domain ENS yang mengalami dusting itu terhubung langsung dengan nama yang terdaftar, karena siapa pun dapat mendaftarkan nama ENS jika belum diambil. Tetapi, publik sudah mengetahui begitu banyak individu dan perusahaan yang mengungkapkan pembelian domain ENS mereka. Contohnya seperti ketika produsen bir Amerika Budweiser membeli nama beer.eth ENS seharga $96K pada 11 Agustus 2021. Beberapa selebriti yang membeli NFT blue chip mahal seperti Bored Apes atau Cryptopunks juga telah membeli NFT ini dengan domain ENS terdaftar dengan menggunakan nama aslinya.

Baca Juga : Serial “Extraordinary Attorney Woo” Akan Meluncurkan Koleksi NFT Sebagai Bentuk Kesadaran Autisme

Masalah mulai muncul pada 9 Agustus 2022, ketika sebuah laporan menjelaskan bahwa pengguna Tornado Cash anonim telah melakukan dusting atau mengirim sebagian kecil ETH ke sejumlah nama ENS yang seolah-olah terkait dengan selebriti dan organisasi terkenal. Oknum tersebut mengirim 0,1 ETH senilai $168 ke sejumlah besar alamat, dan beberapa di antaranya diduga adalah milik perusahaan Puma dan alamat ether Ukraine Crypto Donations. Selain itu, nama-nama ENS yang dilaporkan terkait dengan CEO Coinbase Brian Armstrong dan salah satu pendiri Andreessen Horowitz, Ben Horowitz, juga mendapat kiriman yang disebut ‘ether tercemar’ itu.

Sumber : blockchaintimes.news 

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here