Pengulangan Pola yang Mempengaruhi Pergerakan Harga Litecoin (LTC)

Litecoin (LTC) mungkin memang bukan salah satu cryptocurrency paling berharga berdasarkan pergerakan kapitalisasi pasar. Akan tetapi, aset tersebut masih memiliki banyak nilai bagi para investornya. Namun, mengingat penurunan kuat saat ini, minat terhadap aset tersebut mungkin mulai berkurang dalam waktu dekat.

Apabila dibandingkan dengan sebagian besar cryptocurrency lainnya, Litecoin memiliki tingkat adopsi yang jauh lebih besar. Akan tetapi, saat ini LTC gagal menjadi sebuah media investasi yang layak bagi para investornya.

Meskipun terjebak dalam tren turun selama tujuh bulan, cryptocurrency ini tidak dapat menghentikan keberlanjutan atas kenaikan pergerakan harganya. Bahkan berada di atas harga target selama lebih dari satu bulan. Kondisi tersebut menunjukkan mundurnya aset di bawah garis tren dan saat ini diperdagangkan dengan harga $151.

Baca juga Berdasarkan Laporan Terbaru, ETPs Ethereum, Litecoin, dan Solana Mengungguli Produk Investasi Bitcoin

- Advertisement -

Di sisi lain, ketika pergerakan harga mulai turun, RSI menunjukkan pola yang sebelumnya sudah terlihat.  Pada skala makro, momen terakhir kali LTC tergelincir ke zona bearish-neutral selama ini adalah pada bulan Juni dengan penurunan sebesar 63.5%.

Pola tersebut bukan merupakan sebuah kebetulan yang acak. Hal ini karena ada beberapa momen yang berulang. RSI tetap berada di zona positif selama 46 hari selama reli bulan April, 43 hari selama bulan Agustus, dan 46 hari selama lonjakan bulan November.

Apabila kita menggunakan logika yang sama untuk pasar bearish, RSI hanya bertahan selama 40 hari di zona bearish-neutral sebelum akhirnya turun hingga 45.86% untuk saat ini. Pergerakan LTC akan berakhir pada harga $101.6 pada 20 Januari 2022 jika berlangsung selama 63 hari, dan akan mengalami penurunan sebesar 63.5%.

Segera setelah red candle pertama muncul pada 24 Desember, investor Litecoin mulai tampak khawatir. Volume dengan cepat meningkat menjadi $10.4 miliar, dan whales menjadi penyumbang terbesar pada volume tersebut. Pada hari yang sama, transaksi senilai lebih dari $100.000 mencapai $9.89 miliar dalam kurun waktu satu hari.

Akibatnya, pasar harus menerima harapan terkait penurunan volume dan pergerakan token yang signifikan di masa depan. Pergerakan harga pada LTC juga akan terus kehilangan kepercayaan investor sampai aset ini dapat mengubah tren turun menjadi momen dukungan.

Sumber: https://ambcrypto.com/litecoin-repeating-history-will-have-this-effect-on-its-price-action/

Litecoin (LTC) mungkin memang bukan salah satu cryptocurrency paling berharga berdasarkan pergerakan kapitalisasi pasar. Akan tetapi, aset tersebut masih memiliki banyak nilai bagi para investornya. Namun, mengingat penurunan kuat saat ini, minat terhadap aset tersebut mungkin mulai berkurang dalam waktu dekat.

Apabila dibandingkan dengan sebagian besar cryptocurrency lainnya, Litecoin memiliki tingkat adopsi yang jauh lebih besar. Akan tetapi, saat ini LTC gagal menjadi sebuah media investasi yang layak bagi para investornya.

Meskipun terjebak dalam tren turun selama tujuh bulan, cryptocurrency ini tidak dapat menghentikan keberlanjutan atas kenaikan pergerakan harganya. Bahkan berada di atas harga target selama lebih dari satu bulan. Kondisi tersebut menunjukkan mundurnya aset di bawah garis tren dan saat ini diperdagangkan dengan harga $151.

Baca juga Berdasarkan Laporan Terbaru, ETPs Ethereum, Litecoin, dan Solana Mengungguli Produk Investasi Bitcoin

Di sisi lain, ketika pergerakan harga mulai turun, RSI menunjukkan pola yang sebelumnya sudah terlihat.  Pada skala makro, momen terakhir kali LTC tergelincir ke zona bearish-neutral selama ini adalah pada bulan Juni dengan penurunan sebesar 63.5%.

Pola tersebut bukan merupakan sebuah kebetulan yang acak. Hal ini karena ada beberapa momen yang berulang. RSI tetap berada di zona positif selama 46 hari selama reli bulan April, 43 hari selama bulan Agustus, dan 46 hari selama lonjakan bulan November.

Apabila kita menggunakan logika yang sama untuk pasar bearish, RSI hanya bertahan selama 40 hari di zona bearish-neutral sebelum akhirnya turun hingga 45.86% untuk saat ini. Pergerakan LTC akan berakhir pada harga $101.6 pada 20 Januari 2022 jika berlangsung selama 63 hari, dan akan mengalami penurunan sebesar 63.5%.

Segera setelah red candle pertama muncul pada 24 Desember, investor Litecoin mulai tampak khawatir. Volume dengan cepat meningkat menjadi $10.4 miliar, dan whales menjadi penyumbang terbesar pada volume tersebut. Pada hari yang sama, transaksi senilai lebih dari $100.000 mencapai $9.89 miliar dalam kurun waktu satu hari.

Akibatnya, pasar harus menerima harapan terkait penurunan volume dan pergerakan token yang signifikan di masa depan. Pergerakan harga pada LTC juga akan terus kehilangan kepercayaan investor sampai aset ini dapat mengubah tren turun menjadi momen dukungan.

Sumber: https://ambcrypto.com/litecoin-repeating-history-will-have-this-effect-on-its-price-action/

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here