Penjualan NFT Sekunder Solana Mencapai Hampir $500 Juta

Bagaimana penjualan NFT sekunder Solana bisa mencapai hampir $500 juta? Sejauh ini, industri kripto telah berhasil memperkenalkan banyak proyek yang cukup menjanjikan kepada para penggunanya. Salah satu proyek yang menyaksikan proses pertumbuhan aset dengan luar biasa selama setahun terakhir ini adalah Solana (SOL).

Blockchain telah digunakan utnuk menawarkan produk yang berbeda termasuk non-fungible token atau NFT. Popularitas dari produk ini dapat dilihat dalam volume penjualan sekunder untuk NFT yang mencapai hampir $500 juta sejak awal Agustus. Sebuah pencapaian yang luar biasa dalam waktu yang terhitung singkat, tiga bulan.

Baca juga Serum Markets Memberi Solusi Analitik dan Indeks untuk Ekosistem De-Fi Solana

Mason Nystrom selaku analis riset Messari membagikan sebuah data yang serupa melalui media sosial Twitter. Ia memaparkan bahwa “ketika ekosistem Solana terus mengalami perkembangan, NFT di Solana juga telah mengalami pertumbuhan yang luar biasa. Total volume penjualan NFT sekundernya telah resmi mencapai $500 juta, dan mampu dicapai hanya dalam waktu 3 bulan”.

- Advertisement -

Hal ini sesuai dengan data yang dipaparkan oleh seorang analis, Degenerate Ape Academy memimpin proyek Solana NFT dalam volume perdagangan sekunder kumulatif mencapai $105 juta, diikuti oleh Aurory sebesar $70 juta, dan Galactic Gecko Space Garage mencapai $41 juta.

Namun, terlepas dari metrik yang tampak menjanjikan, Ethereum masih ‘mengendalikan Solana dengan total volume sekunder NFT. Namun demikian, Solana menjadi salah satu blockchain NFT teratas dengan perdagangan sekunder yang cukup singkat secara waktu.

Menurut laporan baru-baru ini, produser musik elektronik Deadmau5 dapat meluncurkan NFT di blockchain Solana. Selanjutnya, koleksi NFT akan dibuat oleh seniman abstrak Gregory Siff di Festival Musik Red Rocks di Colorado pada 4 November. Jelas bahwa Solana sudah bereksperimen dengan seniman untuk menjaga ruang NFT tetap aktif dan kreatif bagi para traders.

Sementara itu, penyedia data seperti CryptoSlam mendaftarkan Solana sebagai blockchain nomor empat untuk NFT karena volume sekunder selama 24 jam mencapai $1.9 juta, di belakang Ethereum dengan $37.3 juta, Robin dengan $23.5 juta, dan Wax dengan $4.5 juta.

Sumber:

https://ambcrypto.com/solana-secondary-nft-sales-strong-at-500-million-in-three-months/

Bagaimana penjualan NFT sekunder Solana bisa mencapai hampir $500 juta? Sejauh ini, industri kripto telah berhasil memperkenalkan banyak proyek yang cukup menjanjikan kepada para penggunanya. Salah satu proyek yang menyaksikan proses pertumbuhan aset dengan luar biasa selama setahun terakhir ini adalah Solana (SOL).

Blockchain telah digunakan utnuk menawarkan produk yang berbeda termasuk non-fungible token atau NFT. Popularitas dari produk ini dapat dilihat dalam volume penjualan sekunder untuk NFT yang mencapai hampir $500 juta sejak awal Agustus. Sebuah pencapaian yang luar biasa dalam waktu yang terhitung singkat, tiga bulan.

Baca juga Serum Markets Memberi Solusi Analitik dan Indeks untuk Ekosistem De-Fi Solana

Mason Nystrom selaku analis riset Messari membagikan sebuah data yang serupa melalui media sosial Twitter. Ia memaparkan bahwa “ketika ekosistem Solana terus mengalami perkembangan, NFT di Solana juga telah mengalami pertumbuhan yang luar biasa. Total volume penjualan NFT sekundernya telah resmi mencapai $500 juta, dan mampu dicapai hanya dalam waktu 3 bulan”.

Hal ini sesuai dengan data yang dipaparkan oleh seorang analis, Degenerate Ape Academy memimpin proyek Solana NFT dalam volume perdagangan sekunder kumulatif mencapai $105 juta, diikuti oleh Aurory sebesar $70 juta, dan Galactic Gecko Space Garage mencapai $41 juta.

Namun, terlepas dari metrik yang tampak menjanjikan, Ethereum masih ‘mengendalikan Solana dengan total volume sekunder NFT. Namun demikian, Solana menjadi salah satu blockchain NFT teratas dengan perdagangan sekunder yang cukup singkat secara waktu.

Menurut laporan baru-baru ini, produser musik elektronik Deadmau5 dapat meluncurkan NFT di blockchain Solana. Selanjutnya, koleksi NFT akan dibuat oleh seniman abstrak Gregory Siff di Festival Musik Red Rocks di Colorado pada 4 November. Jelas bahwa Solana sudah bereksperimen dengan seniman untuk menjaga ruang NFT tetap aktif dan kreatif bagi para traders.

Sementara itu, penyedia data seperti CryptoSlam mendaftarkan Solana sebagai blockchain nomor empat untuk NFT karena volume sekunder selama 24 jam mencapai $1.9 juta, di belakang Ethereum dengan $37.3 juta, Robin dengan $23.5 juta, dan Wax dengan $4.5 juta.

Sumber:

https://ambcrypto.com/solana-secondary-nft-sales-strong-at-500-million-in-three-months/

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here