Perkembangan Teknologi Blockchain Spanyol di Berbagai Sektor

Beberapa perushaan Spanyol di berbagai industri mulai mengadopsi teknologi blockchain untuk operasi mereka. Teknologi ini dinilai akan menambah dua puluh miliar euro ke dalam produk domestik bruto Spanyol di tahun 2030. Seiring dengan peningkatan ekspektasi terhadap teknologi ini, demikian pula investasi, sensasi, dan kekhawatiran terkait stabilitas dan regulasi aset digital. Berikut beberapa perkembangan paling menonjol dalam ekosistem cryptocurrency dan blockchain Spanyol sepanjang tahun 2021:

Bank Sentral Memperingatkan Tentang Risiko Investasi Kripto

Bersama dengan Komisi Pasar Sekuritas, Bank Sentral Spanyol mengeluarkan penyataan pada Februari 2021 bahwa cryptocurrency merupakan aset investasi yang berisiko. Hal tersebut berkaitan dengan belum adanya kerangka peraturan di Uni Eropa untuk mengatur cryptocurrency. Selain itu, tidak adanya jaminan dan perlindungan yang serupa dengan saham dan obligasi.

Peraturan Pajak Baru untuk mata Uang Digital

- Advertisement -

Sebagai bagian dari upaya untuk mengatur dan menjaga operasi mata uang digital di bawah pengawasan, pada awal Juli Kementerian keuangan Spanyol mengumuman undang-undang pencegahan penipuan pajak. Di sini, Departemen Keuangan memerlukan deklarasi pajak penghasilan dan aset mata uang digital, serta pelaporan pembayaran dan penagihan yang dilakukan dengan mata uang kripto.

Baca juga Memerangi Kelaparan dengan FoodChain Global Berteknologi Blockchain

Peran Sandbox

Industri Fintech mendapatkan kesempatan untuk menguji model bisnis barunya dalam lingkungan tertutup. Proses tersebut diawasi oleh Bank Spanyol, Direktorat Jenderal Asuransi dan Dana Pensiun, serta Komisi Nasional Pasar dan Sekuritas. Terkait hal tersebut, pada bulan Mei, Sekretaris Jenderal Perbendaharaan dan Pembiayaan Internasional menerbitkan sebuah resolusi yang menyertakan daftar proyek pertama yang diterima di Spanish Regulatory Sandbox.

Inovasi dan Use Case

Di luar keuangan, aplikasi blockchain tampak dalam aspek sipil dan administrasi. Pada bulan ini, lebih dari dua ribu orang di Catalonia berpartisipasi dalam jajak pendapat melalui platform berteknologi blockchain, Vocdoni.

Dalam bidang pendidikan, University of Murica mengumumkan penerbitan sertifikat di blockchain melalui Blockerts.

Sebuah proyek blockchain yang berfokus pada listrik Endesa Confia, melakukan uji coba kerja sama dengan Dewan Kota Malaga dan Universitas Malaga.

Startup Spanyol, 1MillionBot mengembangkan asisten virtual yang didukung blockchain untuk vaksinasi COVID-19.

Sumber: https://cointelegraph.com/news/innovation-and-experimentation-spain-s-blockchain-sector-in-2021

Beberapa perushaan Spanyol di berbagai industri mulai mengadopsi teknologi blockchain untuk operasi mereka. Teknologi ini dinilai akan menambah dua puluh miliar euro ke dalam produk domestik bruto Spanyol di tahun 2030. Seiring dengan peningkatan ekspektasi terhadap teknologi ini, demikian pula investasi, sensasi, dan kekhawatiran terkait stabilitas dan regulasi aset digital. Berikut beberapa perkembangan paling menonjol dalam ekosistem cryptocurrency dan blockchain Spanyol sepanjang tahun 2021:

Bank Sentral Memperingatkan Tentang Risiko Investasi Kripto

Bersama dengan Komisi Pasar Sekuritas, Bank Sentral Spanyol mengeluarkan penyataan pada Februari 2021 bahwa cryptocurrency merupakan aset investasi yang berisiko. Hal tersebut berkaitan dengan belum adanya kerangka peraturan di Uni Eropa untuk mengatur cryptocurrency. Selain itu, tidak adanya jaminan dan perlindungan yang serupa dengan saham dan obligasi.

Peraturan Pajak Baru untuk mata Uang Digital

Sebagai bagian dari upaya untuk mengatur dan menjaga operasi mata uang digital di bawah pengawasan, pada awal Juli Kementerian keuangan Spanyol mengumuman undang-undang pencegahan penipuan pajak. Di sini, Departemen Keuangan memerlukan deklarasi pajak penghasilan dan aset mata uang digital, serta pelaporan pembayaran dan penagihan yang dilakukan dengan mata uang kripto.

Baca juga Memerangi Kelaparan dengan FoodChain Global Berteknologi Blockchain

Peran Sandbox

Industri Fintech mendapatkan kesempatan untuk menguji model bisnis barunya dalam lingkungan tertutup. Proses tersebut diawasi oleh Bank Spanyol, Direktorat Jenderal Asuransi dan Dana Pensiun, serta Komisi Nasional Pasar dan Sekuritas. Terkait hal tersebut, pada bulan Mei, Sekretaris Jenderal Perbendaharaan dan Pembiayaan Internasional menerbitkan sebuah resolusi yang menyertakan daftar proyek pertama yang diterima di Spanish Regulatory Sandbox.

Inovasi dan Use Case

Di luar keuangan, aplikasi blockchain tampak dalam aspek sipil dan administrasi. Pada bulan ini, lebih dari dua ribu orang di Catalonia berpartisipasi dalam jajak pendapat melalui platform berteknologi blockchain, Vocdoni.

Dalam bidang pendidikan, University of Murica mengumumkan penerbitan sertifikat di blockchain melalui Blockerts.

Sebuah proyek blockchain yang berfokus pada listrik Endesa Confia, melakukan uji coba kerja sama dengan Dewan Kota Malaga dan Universitas Malaga.

Startup Spanyol, 1MillionBot mengembangkan asisten virtual yang didukung blockchain untuk vaksinasi COVID-19.

Sumber: https://cointelegraph.com/news/innovation-and-experimentation-spain-s-blockchain-sector-in-2021

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here