Pertukaran Crypto WazirX Catat Pendaftar Wanita di Tahun 2021 Meningkat Sebesar 1.000%

WazirX, salah satu pertukaran mata uang crypto di Indonesia telah menerbitkan laporan yang merangkum hasil dari tahun 2021. Bahkan ketika regulator masih dalam upaya mempertimbangkan regulasi pasar crypto, terdapat lonjakan sebesar 1.009% dalam pendaftaran wanita.

WazirX, pertukaran mata uang crypto di India, telah menghasilkan studi untuk tahun 2021 yang mencakup sejumlah temuan penting. Diantaranya adalah fakta bahwa jumlah investor wanita yang telah mendaftar meningkat sebesar 1.009%. Terlepas dari perdebatan peraturan yang sedang berlangsung di negara itu, WazirX mencapai tonggak sejarah (milestone) sebanyak 10 juta pengguna tahun ini.

WazirX mengidentifikasi sejumlah milestone yang menunjukkan semangat India untuk cryptocurrency. Pada tahun 2021, pertukaran mencapai total volume perdagangan sebesar $43 miliar, meningkat sebanyak 1.735% dari tahun sebelumnya. Sekitar setengah dari seluruh investor mulai berinvestasi dalam enam bulan terakhir ini. Dukungan dari teman dan keluarga menjadi salah satu sumber motivasi terbesar.

Baca juga Peretasan Pertukaran Crypto AscendEX, Dana Sebesar $77.7 Juta Hilang dari Hot Wallet

- Advertisement -

Tidak mengherankan, Bitcoin adalah aset paling populer di WazirX, diikuti oleh Tether, Shiba Inu, Dogecoin, WazirX Token, dan MATIC. Ini kemudian memberikan gagasan bahwa mata uang meme dan proyek yang melibatkan warga negara dari negara itu sudah berjalan dengan baik.

Namun, salah satu statistik yang paling menarik perhatian adalah fakta bahwa pendaftaran wanita tumbuh lebih cepat daripada pria. Pendaftaran wanita meningkat sebesar 1.009%, sedangkan pendaftaran pria meningkat sebesar 829 %.

Sebagian besar pengguna (sekitar 66 %) berusia di bawah 35 tahun. Data tersebut konsisten dengan survei lainnya, yang mengklaim bahwa investor yang lebih muda lebih tertarik pada cryptocurrency daripada investor yang lebih tua.

WazirX memprediksi bahwa lembaga keuangan akan mulai mempertimbangkan aset selain Bitcoin pada tahun 2022. Mereka menantikan lebih banyak institusi akan bergabung, dan regulasi tersebut tentunya akan menjadi pusat perhatian.

Di India, Perdebatan tentang Regulasi Cryptocurrency Terus Berlanjut

WazirX benar dalam memprediksi bahwa fokus pada akhirnya akan beralih ke regulasi. Untuk beberapa waktu, India telah mempertimbangkan untuk mengatur sektor cryptocurrency. Namun, tidak jelas model apa yang akan diadopsi, karena laporan menunjukkan bahwa berbagai opsi ada sudah tersedia untuk diputuskan.

Larangan (ban) masih dipertimbangkan, sementara kelompok pro-crypto berpendapat bahwa hal itu akan berbahaya bagi perkembangan teknologi dan ekonomi negara. Mereka mendesak agar kelas aset dapat diregulasi dengan benar. Kemudian, akan ada alasan untuk mengharapkan regulator sekuritas negara atau SEBI untuk melakukannya.

Dengan pesatnya pertumbuhan bisnis crypto India, baik dari segi investasi maupun pekerjaan, tidak diragukan lagi bahwa regulasi akan memberikan dorongan yang signifikan. Namun, itu masih harus diinvestigasi, dan investor hanya menunggu bagaimana kejelasan peraturan yang akan diputuskan.

Sumber: https://cointelegraph.com/news/listing-frenzy-coinbase-adds-nearly-100-crypto-assets-for-trading-in-2021

WazirX, salah satu pertukaran mata uang crypto di Indonesia telah menerbitkan laporan yang merangkum hasil dari tahun 2021. Bahkan ketika regulator masih dalam upaya mempertimbangkan regulasi pasar crypto, terdapat lonjakan sebesar 1.009% dalam pendaftaran wanita.

WazirX, pertukaran mata uang crypto di India, telah menghasilkan studi untuk tahun 2021 yang mencakup sejumlah temuan penting. Diantaranya adalah fakta bahwa jumlah investor wanita yang telah mendaftar meningkat sebesar 1.009%. Terlepas dari perdebatan peraturan yang sedang berlangsung di negara itu, WazirX mencapai tonggak sejarah (milestone) sebanyak 10 juta pengguna tahun ini.

WazirX mengidentifikasi sejumlah milestone yang menunjukkan semangat India untuk cryptocurrency. Pada tahun 2021, pertukaran mencapai total volume perdagangan sebesar $43 miliar, meningkat sebanyak 1.735% dari tahun sebelumnya. Sekitar setengah dari seluruh investor mulai berinvestasi dalam enam bulan terakhir ini. Dukungan dari teman dan keluarga menjadi salah satu sumber motivasi terbesar.

Baca juga Peretasan Pertukaran Crypto AscendEX, Dana Sebesar $77.7 Juta Hilang dari Hot Wallet

Tidak mengherankan, Bitcoin adalah aset paling populer di WazirX, diikuti oleh Tether, Shiba Inu, Dogecoin, WazirX Token, dan MATIC. Ini kemudian memberikan gagasan bahwa mata uang meme dan proyek yang melibatkan warga negara dari negara itu sudah berjalan dengan baik.

Namun, salah satu statistik yang paling menarik perhatian adalah fakta bahwa pendaftaran wanita tumbuh lebih cepat daripada pria. Pendaftaran wanita meningkat sebesar 1.009%, sedangkan pendaftaran pria meningkat sebesar 829 %.

Sebagian besar pengguna (sekitar 66 %) berusia di bawah 35 tahun. Data tersebut konsisten dengan survei lainnya, yang mengklaim bahwa investor yang lebih muda lebih tertarik pada cryptocurrency daripada investor yang lebih tua.

WazirX memprediksi bahwa lembaga keuangan akan mulai mempertimbangkan aset selain Bitcoin pada tahun 2022. Mereka menantikan lebih banyak institusi akan bergabung, dan regulasi tersebut tentunya akan menjadi pusat perhatian.

Di India, Perdebatan tentang Regulasi Cryptocurrency Terus Berlanjut

WazirX benar dalam memprediksi bahwa fokus pada akhirnya akan beralih ke regulasi. Untuk beberapa waktu, India telah mempertimbangkan untuk mengatur sektor cryptocurrency. Namun, tidak jelas model apa yang akan diadopsi, karena laporan menunjukkan bahwa berbagai opsi ada sudah tersedia untuk diputuskan.

Larangan (ban) masih dipertimbangkan, sementara kelompok pro-crypto berpendapat bahwa hal itu akan berbahaya bagi perkembangan teknologi dan ekonomi negara. Mereka mendesak agar kelas aset dapat diregulasi dengan benar. Kemudian, akan ada alasan untuk mengharapkan regulator sekuritas negara atau SEBI untuk melakukannya.

Dengan pesatnya pertumbuhan bisnis crypto India, baik dari segi investasi maupun pekerjaan, tidak diragukan lagi bahwa regulasi akan memberikan dorongan yang signifikan. Namun, itu masih harus diinvestigasi, dan investor hanya menunggu bagaimana kejelasan peraturan yang akan diputuskan.

Sumber: https://cointelegraph.com/news/listing-frenzy-coinbase-adds-nearly-100-crypto-assets-for-trading-in-2021

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here