Platform Pinjaman Cross-Chain Membuat Pinjaman DeFi Lebih Fleksibel

Dalam rangka mengatasi masalah pinjaman DeFi saat ini, pasar terdesentralisasi menggabungkan fungsionalitas untuk membantu pengguna mencegah risiko dan mengambil keuntungan dengan skor kredit dan fungsionalitas lintas rantai untuk agunan pinjaman.

Perancangan teknologi blockchain dan kripto berguna untuk membuat alat industri keuangan tersedia bagi siapa saja yang memiliki koneksi internet. Sama halnya dengan bank tradisional, aset kripto menawarkan semua produk yang sama, termasuk pinjaman hanya dalam format terdesentralisasi untuk mengurangi biaya dan diskriminasi.

Baca juga Pakar Industri Memprediksi GameFi sebagai Masa Depan DeFi

Sejak keuangan terdesentralisasi (DeFi) menghapuskan perantara dari persamaan, kesempatan yang sama diberikan kepada perusahaan miliaran dolar dan manusia biasa, dan suku bunga yang lebih tinggi juga berlaku. Dalam praktiknya, sebagian besar pinjaman terdesentralisasi saat ini dilakukan melalui kumpulan pinjaman.

- Advertisement -

Secara tradisional, pinjaman yang dijaminkan menggunakan aset berharga untuk membantu mengamankan jumlah pinjaman mengurangi risiko bagi pemberi pinjaman. Satu-satunya perbedaan dalam pengaturan blockchain adalah bahwa aset cryptocurrency dijanjikan untuk mendapatkan pinjaman.

Sayangnya, proses tersebut akan menjadi rumit jika pengguna memiliki beragam kelompok aset kripto yang tersebar di beberapa blockchain. Juga, satu pihak tidak boleh mengontrol platform DeFi yang sebenarnya terdapat banyak paltform pinjaman yang tersedia saat ini beroperasi dengan aturan ketat umum untuk operasi terpusat. Sehingga aturan tersebut dapat mempersulit pengguna baru untuk membuat dan mengelola kumpulan pinjaman mereka atau untuk mulai meminjamkan.

Untuk mengatasi masalah ini, Trava Finance sebagai pasar terdesentralisasi pertama terkait pinjaman cross-chain­ menawarkan mekanisme yang fleksibel bagi pengguna. Trava Lending Pool diluncurkan pada Kamis 16 September sehingga dapat memberikan kesempatan bagi pengguna untuk mendapatkan pengalaman dalam protokol peminjaman.

Trava Finance menggunakan protokol indentifikasi cross-chain untuk mengidentifikasi alamat pengguna yang sama di jaringan yang berbeda. Sehingga pengguna dapat menggunakan semua kripto, NFT, token saham, dan aset digital lainnya untuk digabungkan sebagai jaminan dalam satu pinjaman untuk transaksi besar.

NFT dimasukkan melalui lelang untuk menentukan harganya, kemudian pemenang terlibat dalam kontrak pinjaman untuk mendapatkan keuntungan atau membeli aset dengan harga rendah. Sebagai keamanan tambahan, kumpulan pinjaman dan smart contract Trava Finance diaudit oleh platform data dan audit Hacken dan Certik.

Sumber:

https://cointelegraph.com/news/cross-chain-lending-platform-aims-to-make-defi-loans-more-flexible

Dalam rangka mengatasi masalah pinjaman DeFi saat ini, pasar terdesentralisasi menggabungkan fungsionalitas untuk membantu pengguna mencegah risiko dan mengambil keuntungan dengan skor kredit dan fungsionalitas lintas rantai untuk agunan pinjaman.

Perancangan teknologi blockchain dan kripto berguna untuk membuat alat industri keuangan tersedia bagi siapa saja yang memiliki koneksi internet. Sama halnya dengan bank tradisional, aset kripto menawarkan semua produk yang sama, termasuk pinjaman hanya dalam format terdesentralisasi untuk mengurangi biaya dan diskriminasi.

Baca juga Pakar Industri Memprediksi GameFi sebagai Masa Depan DeFi

Sejak keuangan terdesentralisasi (DeFi) menghapuskan perantara dari persamaan, kesempatan yang sama diberikan kepada perusahaan miliaran dolar dan manusia biasa, dan suku bunga yang lebih tinggi juga berlaku. Dalam praktiknya, sebagian besar pinjaman terdesentralisasi saat ini dilakukan melalui kumpulan pinjaman.

Secara tradisional, pinjaman yang dijaminkan menggunakan aset berharga untuk membantu mengamankan jumlah pinjaman mengurangi risiko bagi pemberi pinjaman. Satu-satunya perbedaan dalam pengaturan blockchain adalah bahwa aset cryptocurrency dijanjikan untuk mendapatkan pinjaman.

Sayangnya, proses tersebut akan menjadi rumit jika pengguna memiliki beragam kelompok aset kripto yang tersebar di beberapa blockchain. Juga, satu pihak tidak boleh mengontrol platform DeFi yang sebenarnya terdapat banyak paltform pinjaman yang tersedia saat ini beroperasi dengan aturan ketat umum untuk operasi terpusat. Sehingga aturan tersebut dapat mempersulit pengguna baru untuk membuat dan mengelola kumpulan pinjaman mereka atau untuk mulai meminjamkan.

Untuk mengatasi masalah ini, Trava Finance sebagai pasar terdesentralisasi pertama terkait pinjaman cross-chain­ menawarkan mekanisme yang fleksibel bagi pengguna. Trava Lending Pool diluncurkan pada Kamis 16 September sehingga dapat memberikan kesempatan bagi pengguna untuk mendapatkan pengalaman dalam protokol peminjaman.

Trava Finance menggunakan protokol indentifikasi cross-chain untuk mengidentifikasi alamat pengguna yang sama di jaringan yang berbeda. Sehingga pengguna dapat menggunakan semua kripto, NFT, token saham, dan aset digital lainnya untuk digabungkan sebagai jaminan dalam satu pinjaman untuk transaksi besar.

NFT dimasukkan melalui lelang untuk menentukan harganya, kemudian pemenang terlibat dalam kontrak pinjaman untuk mendapatkan keuntungan atau membeli aset dengan harga rendah. Sebagai keamanan tambahan, kumpulan pinjaman dan smart contract Trava Finance diaudit oleh platform data dan audit Hacken dan Certik.

Sumber:

https://cointelegraph.com/news/cross-chain-lending-platform-aims-to-make-defi-loans-more-flexible

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here