Presiden Meksiko Tidak Mengikuti Jejak El Salvador untuk Mengesahkan Bitcoin

Keputusan Negara El Salvador mengesahkan Bitcoin (BTC) sebagai salah satu alat pembayaran yang sah di negaranya memberikan peluang bagi negara Amerika Latin lainnya untuk mengikuti jejak mereka. Namun, tidak begitu dengan Negara Meksiko.

Dalam konferensi pers AMLO yang berlangsung pada 14 Oktober kemarin, Presiden Meksiko Andrés Manuel López Obrador menegaskan pemerintahannya enggan menjadikan BTC sebagai salah satu alat pembayaran yang sah di negaranya.

Baca juga Aplikasi Strike Memperkenalkan Fitur Terbaru ‘Pay Me in Bitcoin’

Menanggapi pertanyaan seorang reporter di konferensi pers kemarin mengenai pertimbangan pengesahan BTC di kemudian hari, Presiden Obrador menambahkan bahwa ada banyak inovasi di bidang perekonomian. Kendati demikian, pihaknya tidak tertarik dengan BTC dan condong khawatir dengan penggelapan pajak. Ia berargumen negara Meksiko harus mempertahankan pemahaman ortodoksi dalam mempertahakan keuangan negara dan tidak mengubah posisi alat pembayaran yang sudah sah sejak lama dengan uang kripto.

- Advertisement -

Sebelum Presiden Obrador mengungkapkan penentangannya mengenai BTC, Bank Meksiko dan Komisi Perbankan dan Sekuritas Nasional mengeluarkan pernyataan mereka ialah lembaga keuangan tidak berwenang melakukan penawaran aset virtual ke publik pada Juni lalu. Namun, kala itu Presiden Obrador masih enggan angkat bicara permasahan uang virtual. Pihak berwenang di negara meksiko melaporkan banyak pihak kartel mencuci uang dengan aset digital pada tahun 2020.

Berbeda dengan pendapat Presiden Obrador, setidaknya ada dua anggota parlemen di Meksiko, salah satunya Indira Kempis mengusulan menjadikan aset digital untuk memimpin pergerakan perekonomian ke kripto dan Fintech. Ia mengacungkan jempol kepada keputusan El Salvador mengesahkan BTC sebagai salah satu alat pembayaran yang sah dan terbuka untuk uang kripto lainnya.

Senada dengan ucapan anggota parlemen tersebut, seorang miliader Meksiko dan pendiri Banco Aztec Ricardo Salinas Pliego mengungkapkan pihaknya sempat melirik BTC. Namun sayang, kala itu Bank Sentral Meksiko menentang keras keberadaan aset virtual. Pliego tetap optimis BTC akan masuk ke Meksiko. Ia mengatakan bank besar akan menjajaki dan menerima mata uang kripto menjadi alat pembayaran yang sah. Selain itu, negara Meksiko memiliki banyak individu di sektor publik maupun swasta yang mendukung penggunaan kripto.

Sumber : https://cointelegraph.com/news/mexico-s-president-rules-out-accepting-crypto-as-legal-tender

Keputusan Negara El Salvador mengesahkan Bitcoin (BTC) sebagai salah satu alat pembayaran yang sah di negaranya memberikan peluang bagi negara Amerika Latin lainnya untuk mengikuti jejak mereka. Namun, tidak begitu dengan Negara Meksiko.

Dalam konferensi pers AMLO yang berlangsung pada 14 Oktober kemarin, Presiden Meksiko Andrés Manuel López Obrador menegaskan pemerintahannya enggan menjadikan BTC sebagai salah satu alat pembayaran yang sah di negaranya.

Baca juga Aplikasi Strike Memperkenalkan Fitur Terbaru ‘Pay Me in Bitcoin’

Menanggapi pertanyaan seorang reporter di konferensi pers kemarin mengenai pertimbangan pengesahan BTC di kemudian hari, Presiden Obrador menambahkan bahwa ada banyak inovasi di bidang perekonomian. Kendati demikian, pihaknya tidak tertarik dengan BTC dan condong khawatir dengan penggelapan pajak. Ia berargumen negara Meksiko harus mempertahankan pemahaman ortodoksi dalam mempertahakan keuangan negara dan tidak mengubah posisi alat pembayaran yang sudah sah sejak lama dengan uang kripto.

Sebelum Presiden Obrador mengungkapkan penentangannya mengenai BTC, Bank Meksiko dan Komisi Perbankan dan Sekuritas Nasional mengeluarkan pernyataan mereka ialah lembaga keuangan tidak berwenang melakukan penawaran aset virtual ke publik pada Juni lalu. Namun, kala itu Presiden Obrador masih enggan angkat bicara permasahan uang virtual. Pihak berwenang di negara meksiko melaporkan banyak pihak kartel mencuci uang dengan aset digital pada tahun 2020.

Berbeda dengan pendapat Presiden Obrador, setidaknya ada dua anggota parlemen di Meksiko, salah satunya Indira Kempis mengusulan menjadikan aset digital untuk memimpin pergerakan perekonomian ke kripto dan Fintech. Ia mengacungkan jempol kepada keputusan El Salvador mengesahkan BTC sebagai salah satu alat pembayaran yang sah dan terbuka untuk uang kripto lainnya.

Senada dengan ucapan anggota parlemen tersebut, seorang miliader Meksiko dan pendiri Banco Aztec Ricardo Salinas Pliego mengungkapkan pihaknya sempat melirik BTC. Namun sayang, kala itu Bank Sentral Meksiko menentang keras keberadaan aset virtual. Pliego tetap optimis BTC akan masuk ke Meksiko. Ia mengatakan bank besar akan menjajaki dan menerima mata uang kripto menjadi alat pembayaran yang sah. Selain itu, negara Meksiko memiliki banyak individu di sektor publik maupun swasta yang mendukung penggunaan kripto.

Sumber : https://cointelegraph.com/news/mexico-s-president-rules-out-accepting-crypto-as-legal-tender

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here