Price Protection Bumper Membantu Pengguna De-Fi Melindungi Aset Mereka

Bumper Finance adalah protokol De-Fi baru yang bertujuan untuk menawarkan perlindungan berupa price protection kepada para pengguna sehingga mereka dapat menempatkan aset produktif mereka untuk bekerja di ekosistem.

Dengan protokol Bumper Finance, protokol ini mampu melawan votalitas yang kerap melekat pada crypto dan di saat bersamaan protokol De-Fi ini pula membiarkan pemegang menikmati hasil aset mereka tanpa perlu cemas kehadiran peretas atau kriminalitas lainnya. Melalui kumpulan liquidity yang saling menguntungkan, melindungi taker, dan memberi penghargaan kepada para reward maker atas perlindungan unik mereka. Kehadiran protokol baru ini akan menawarkan rasa tenang bagi mereka yang tidak lagi menaruh kepercayaan perjalanan pasar sektor crypto.

Baca juga BEUROP Menawarkan Platform DeFi Trading dan Marketing untuk Perusahaan Startup

Bumper telah menciptakan serangkaian tahapan yang menawarkan hasil berbeda untuk Makers of protection (perancang perlindungan Bumper). Tahapan ini sesuai dengan kumpulan hasil rendah, sedang, dan tinggi yang ditemukan di protokol DeFi lainnya.

- Advertisement -

Dalam kasus Bumper, liquidity ini digunakan untuk menawarkan price protection (perlindungan harga) kepada Taker yang mengambil salah satu kebijakan perlindungan Bumper Finance. Dengan membayar premi dalam USDC, menyerahakan tata kelola protokol, dan token utilitas BUMP, para Taker dapat mengunci harga dasar untuk aset tersebut. Jika aset yang dilindungi telah kehilangan nilainya, Taker dapat menebus polis mereka. Jika aset telah dihargai nilainya, mereka tentunya akan menikmati premi tersebut.

Protokol itu sendiri baru-baru ini menutup program liquidity mining yang sukses. Protokol Bumer Finance menggunakan modul redundansi berjenjang untuk menjaga semua aset mereka agar tetap terlindungi. Bumper pula menyeimbangkan kembali penawaran hasil melalui tahapan yang berbeda untuk memastikan bahwa setiap Taker dilindungi sepenuhnya.

Didukung oleh $10 juta funding ventura (dengan tambahan $32 juta yang ditolak untuk memberikan nilai lebih bagi anggota komunitasnya) dari perusahaan investasi Beachhead Venture Capital dan Alphabit, Bumper Finance ingin memberikan landasan bagi pasar De-Fi sebagaimana ditetapkan tentang menata kembali dunia keuangan. Bumper memiliki perlindungan yang kokoh, dapat diakses dengan mudah, serta menghasilkan hasil yang tersedia bagi para trader dari segala bentuk dan ukuran adalah pematangan lebih lanjut dari ekonomi blockchain. Bumper Finance memasarkan dirinya sebagai “God Mode for crypto” dan bagi trader sukses, yang memiliki modal dalam jumlah besar, perlindungan terhadap volatilitas kripto terdengar seperti sepotong kecil surga.

Sumber: https://cryptobriefing.com/how-bumpers-price-protection-helps-defi-users-earn-yield-on-their-assets/?utm_source=main_feed&utm_medium=rss

Bumper Finance adalah protokol De-Fi baru yang bertujuan untuk menawarkan perlindungan berupa price protection kepada para pengguna sehingga mereka dapat menempatkan aset produktif mereka untuk bekerja di ekosistem.

Dengan protokol Bumper Finance, protokol ini mampu melawan votalitas yang kerap melekat pada crypto dan di saat bersamaan protokol De-Fi ini pula membiarkan pemegang menikmati hasil aset mereka tanpa perlu cemas kehadiran peretas atau kriminalitas lainnya. Melalui kumpulan liquidity yang saling menguntungkan, melindungi taker, dan memberi penghargaan kepada para reward maker atas perlindungan unik mereka. Kehadiran protokol baru ini akan menawarkan rasa tenang bagi mereka yang tidak lagi menaruh kepercayaan perjalanan pasar sektor crypto.

Baca juga BEUROP Menawarkan Platform DeFi Trading dan Marketing untuk Perusahaan Startup

Bumper telah menciptakan serangkaian tahapan yang menawarkan hasil berbeda untuk Makers of protection (perancang perlindungan Bumper). Tahapan ini sesuai dengan kumpulan hasil rendah, sedang, dan tinggi yang ditemukan di protokol DeFi lainnya.

Dalam kasus Bumper, liquidity ini digunakan untuk menawarkan price protection (perlindungan harga) kepada Taker yang mengambil salah satu kebijakan perlindungan Bumper Finance. Dengan membayar premi dalam USDC, menyerahakan tata kelola protokol, dan token utilitas BUMP, para Taker dapat mengunci harga dasar untuk aset tersebut. Jika aset yang dilindungi telah kehilangan nilainya, Taker dapat menebus polis mereka. Jika aset telah dihargai nilainya, mereka tentunya akan menikmati premi tersebut.

Protokol itu sendiri baru-baru ini menutup program liquidity mining yang sukses. Protokol Bumer Finance menggunakan modul redundansi berjenjang untuk menjaga semua aset mereka agar tetap terlindungi. Bumper pula menyeimbangkan kembali penawaran hasil melalui tahapan yang berbeda untuk memastikan bahwa setiap Taker dilindungi sepenuhnya.

Didukung oleh $10 juta funding ventura (dengan tambahan $32 juta yang ditolak untuk memberikan nilai lebih bagi anggota komunitasnya) dari perusahaan investasi Beachhead Venture Capital dan Alphabit, Bumper Finance ingin memberikan landasan bagi pasar De-Fi sebagaimana ditetapkan tentang menata kembali dunia keuangan. Bumper memiliki perlindungan yang kokoh, dapat diakses dengan mudah, serta menghasilkan hasil yang tersedia bagi para trader dari segala bentuk dan ukuran adalah pematangan lebih lanjut dari ekonomi blockchain. Bumper Finance memasarkan dirinya sebagai “God Mode for crypto” dan bagi trader sukses, yang memiliki modal dalam jumlah besar, perlindungan terhadap volatilitas kripto terdengar seperti sepotong kecil surga.

Sumber: https://cryptobriefing.com/how-bumpers-price-protection-helps-defi-users-earn-yield-on-their-assets/?utm_source=main_feed&utm_medium=rss

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here