Regulasi Crypto China Memaksa Aplikasi Game NFT Stepn untuk Memblokir Penggunanya

Crypto news indonesia, situs berita cryptocurrency & blockchain - illust - regulasi crypto china memaksa aplikasi game nft stepn untuk memblokir penggunanya

Regulasi anti-kripto China dilaporkan telah memaksa game non-fungible token (NFT), yaitu Stepn, untuk melakukan pemblokiran pada pengguna dari negara tersebut mulai tanggal 15 Juli.  Sebagai bentuk kooperasi, setelah adanya perintah dari regulasi negara tersebut, pada tanggal 26 Mei, developer game NFT Stepn pun segera mengumumkan bahwa pengguna aplikasi dari China tidak akan dapat mengakses aplikasi sejak tanggal yang sudah disebutkan di atas.

Karena regulator China masih terus menindak tegas bisnis-bisnis yang berhubungan dengan kripto, Stepn pun tidak punya pilihan lain selain memenuhi permintaan mereka. Dalam upayanya untuk mematuhi regulasi, mereka melakukan pemblokiran pada pengguna China melalui cara yang efektif, yaitu dengan mulai berhenti menyediakan layanan lokasi GPS dan IP.

Meskipun telah mengungkapkan rencana untuk berhenti melayani pengguna dari negara tersebut, tim developer Stepn tetap bersikeras menyatakan bahwa mereka tidak terlibat dalam bisnis apapun dengan player dari wilayah tersebut. Berikut Tweet yang mereka tulis:

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya dan terima kasih atas pengertian Anda. STEPN tidak terlibat dalam bisnis apapun di Cina sejak aplikasi kami didirikan dan belum menyediakan saluran unduhan. STEPN selalu mementingkan kewajiban untuk selalu secara ketat mematuhi persyaratan yang relevan dari badan regulator lokal.”

Baca Juga : Marketplace NFT Musik FanTiger Mengumpulkan Pendanaan Hingga $5,5 Juta dari Modal Multicon

Sebagai tambahan pada pengumumannya, tim Stepn juga mengatakan mereka masih akan tetap memberitahu pengguna aplikasinya tentang detail terbaru terkait pemblokiran yang dilakukan. Mereka akan memberikan informasi lebih lanjutnya melalui media sosial, email, dan notifikasi dalam aplikasinya.

Sementara itu, sebuah laporan di South China Morning Post mengatakan bahwa aset kripto dalam game Stepn telah jatuh sebesar 38% setelah dirilisnya pengumuman tersebut. Laporan itu juga mengatakan bahwa tak lama setelah pengumuman dibuat, Stepn juga menjadi topik yang trending pada pencarian teratas Weibo yang merupakan platform media sosial China.

Stepn sendiri merupakan game “bergerak untuk menghasilkan” (move-to-earn), yang  memungkinkan pengguna untuk menukar NFT trainer serta aset kripto dalam game-nya, yaitu GMT dengan berjalan atau berlari di dunia nyata. Penghasilan aset kripto dalam game tersebut kemudian dapat dikonversi menjadi uang tunai atau aset kripto lainnya.

Sumber : news.bitcoin.com