Rekap Momentum Pada Pergerakan Harga Bitcoin Sepanjang Tahun 2021

Melihat pada pergerakan harga Bitcoin yang cukup fluktuatif akhir-akhir ini, menarik untuk menilik rangkaian momentum yang terjadi terhadap aset BTC. Berikut adalah beberapa rangkaian momen tersebut:

Investasi Tunai dari Pihak Luar

Sejak bulan November 2020, Ruffer Investments yang merupakan sebuah perusahaan manajemen aset berbasis di Inggris menjadi salah satu investor institusional signifikan pertama yang bertaruh pada Bitcoin (BTC). Ruffer secara efektif menjelajahi gelombang harga aset yang meroket di awal tahun 2021, sementara manajer dana lainnya hanya tertarik dengan potensi return yang tinggi.

Ruffer Investments mengetahui tentang Bitcoin untuk pertama kali pada bulan November tahun lalu dan menganggapnya sebagai opsi penyimpanan nilai yang berkembang pesat dengan profil risiko maupun imbalan yang menarik. Dalam hal ini, Ruffer sempat mengalami harga aset yang mencapai titik all-time-high (ATH) $65.000 di awal tahun dan penurunan drastisnya karena kondisi pasar yang tidak terkendali.

- Advertisement -

Baca juga Inilah Kata Miliarder Ray Dalio Mengenai Bitcoin, NFT, dan Musk-DOGE

Sentimen Bullish yang Ekstrim

Beberapa indikator pasar kripto telah menunjukkan peringatan terhadap aktivitas pembelian yang berlebihan selama beberapa bulan sebelum aset menyentuh titik ATH bulan April lalu. Namun, hal tersebut tidak membantu reversal pada kondisi pasar.

Peringatan lainnya juga terlihat pasa data blockchain dan grafik harga aset. Hal tersebut ditunjukkan dengan nilai pasar terhadap nilai realisasi sebagai metrik pasar berbasis blockchain (MVRV).

Respon Industri Kripto Terkait Perhatian terhadap ESG

Para pemimpin industri kripto melakukan upaya untuk merespons kekhawatiran terkait dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh penambangan Bitcoin yang membebani pasar. Dalam hal ini, Elon Musk selaku CEO Tesla yang tertarik dengan Bitcoin mulai terbuka untuk mendiskusikan industri kripto dengan teknologi blockchain Bitcoin. Musk mulai berbicara dengan para penambang Bitcoin untuk menggunakan energi terbarukan.

Secara keseluruhan, secara signifikan perubahan harga menjadi lebih tidak menentu. Terlebih banyak investor yang tampaknya masih percaya pada potensi Bitcoin sebagai nilai penyimpanan jangka panjang. Terkait hal tersebut, beberapa penambang mengklaim bahwa mereka tengah mencari cara untuk mengurangi atau mengimbangi dampak lingkungan.

Terlepas dari rentetan momentum Bitcoin, harga aset mampu bertahan dengan cukup baik. Di sisi lain, spekulasi terkait pergerakan harga aset dalam pasar kripto masih terus bergulir.

Sumber: https://www.coindesk.com/markets/2021/12/27/market-wrap-year-end-review-institutions-cash-out-of-bitcoin/

Melihat pada pergerakan harga Bitcoin yang cukup fluktuatif akhir-akhir ini, menarik untuk menilik rangkaian momentum yang terjadi terhadap aset BTC. Berikut adalah beberapa rangkaian momen tersebut:

Investasi Tunai dari Pihak Luar

Sejak bulan November 2020, Ruffer Investments yang merupakan sebuah perusahaan manajemen aset berbasis di Inggris menjadi salah satu investor institusional signifikan pertama yang bertaruh pada Bitcoin (BTC). Ruffer secara efektif menjelajahi gelombang harga aset yang meroket di awal tahun 2021, sementara manajer dana lainnya hanya tertarik dengan potensi return yang tinggi.

Ruffer Investments mengetahui tentang Bitcoin untuk pertama kali pada bulan November tahun lalu dan menganggapnya sebagai opsi penyimpanan nilai yang berkembang pesat dengan profil risiko maupun imbalan yang menarik. Dalam hal ini, Ruffer sempat mengalami harga aset yang mencapai titik all-time-high (ATH) $65.000 di awal tahun dan penurunan drastisnya karena kondisi pasar yang tidak terkendali.

Baca juga Inilah Kata Miliarder Ray Dalio Mengenai Bitcoin, NFT, dan Musk-DOGE

Sentimen Bullish yang Ekstrim

Beberapa indikator pasar kripto telah menunjukkan peringatan terhadap aktivitas pembelian yang berlebihan selama beberapa bulan sebelum aset menyentuh titik ATH bulan April lalu. Namun, hal tersebut tidak membantu reversal pada kondisi pasar.

Peringatan lainnya juga terlihat pasa data blockchain dan grafik harga aset. Hal tersebut ditunjukkan dengan nilai pasar terhadap nilai realisasi sebagai metrik pasar berbasis blockchain (MVRV).

Respon Industri Kripto Terkait Perhatian terhadap ESG

Para pemimpin industri kripto melakukan upaya untuk merespons kekhawatiran terkait dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh penambangan Bitcoin yang membebani pasar. Dalam hal ini, Elon Musk selaku CEO Tesla yang tertarik dengan Bitcoin mulai terbuka untuk mendiskusikan industri kripto dengan teknologi blockchain Bitcoin. Musk mulai berbicara dengan para penambang Bitcoin untuk menggunakan energi terbarukan.

Secara keseluruhan, secara signifikan perubahan harga menjadi lebih tidak menentu. Terlebih banyak investor yang tampaknya masih percaya pada potensi Bitcoin sebagai nilai penyimpanan jangka panjang. Terkait hal tersebut, beberapa penambang mengklaim bahwa mereka tengah mencari cara untuk mengurangi atau mengimbangi dampak lingkungan.

Terlepas dari rentetan momentum Bitcoin, harga aset mampu bertahan dengan cukup baik. Di sisi lain, spekulasi terkait pergerakan harga aset dalam pasar kripto masih terus bergulir.

Sumber: https://www.coindesk.com/markets/2021/12/27/market-wrap-year-end-review-institutions-cash-out-of-bitcoin/

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here