Rencana Seoul dalam Meluncurkan Platform Layanan Publik ‘Metaverse’ Tahun 2022

Seoul memberikan pernyataan bahwa ia akan menjadi pemerintah daerah pertama di Korea Selatan yang meluncurkan platform layanan publik metaverse. Inisiatif ini merupakan gagasan dari Pemerintah Metropolitan Seoul, yang akan meluncurkan platform metaverse sebagai bagian dari upayanya untuk menciptakan ‘saluran komunikasi tanpa kontak di era pasca pandemi’.

Melalui rilis resminya, Seoul mengatakan bahwa Metaverse Seoul yang sementara diberi nama ‘platform berkinerja tinggi’ akan beroperasi pada akhir tahun depan. Hal ini berkaitan dengan pembentukan ekosistem metaverse untuk semua area administrasi kota, seperti ekonomi, budaya, pariwisata, pendidikan, dan pelayanan masyarakat.

Baca juga Perusahaan Raksasa Sepatu Nike Siap Terjun ke Industri Metaverse dan NFT

Pemerintah kota mengatakan bahwa platform layanan publik metaverse ini akan debut dalam tiga tahap mulai tahun 2022 dan acara percontohannya telah dijadwalkan untuk akhir tahun ini. Hampir setiap penghujung tahun banyak orang berkumpul di pusat kota Seoul di menara tempat bergantungnya lonceng di Bosingak. Lonceng bersejarah tersebut secara tradisional dibunyikan pada tengah malam untuk menyambut tahun baru.

- Advertisement -

Kota ini ingin membawa 120 layanan informasi telepon dan saluran bantuannya dengan metaverse. Layanan tersebut menampilkan pejabat publik avatar di metaverse yang akan memberikan konsultasi yang nyaman serta layanan yang hanya tersedia melalui pusat layanan sipil di Balai Kota Seoul. Seoul juga akan berusaha menciptakan fasilitas dan layanan pendukung bisnis seperti Kantor Walikota Virtual, Lab FinTech Seoul, Invest Seoul, dan Kota Kampus Seoul dalam platform.

Pariwisata juga menjadi fokus dari inisiasi ini, pengunjung domestik dan internasional akan dapat mengunjungi landmark Seoul seperti Alun-Alun Gwanghwamun, Istana Deoksugung, dan Pasar Namdaemun di ‘Zona Turis Virtual’. Sedangkan landmark bersejarah yang sudah tidak tersedia seperti Gerbang Donuimun, akan diciptakan kembali di ruang virtual tersebut. Festival Lentera Seoul juga akan ditawarkan kepada turis secara daring mulai tahun 2023.

Eksplorasi SDM bertenaga metaverse juga dilakukan di beberapa distrik Seoul, Yangcheon mengadakan dua pelatihan karyawan menggunakan metaverse pada 17 September dan 1 Oktober. Selain itu, metaverse juga memainkan peran penting dalam infrastruktur administratif.

Begitu juga dengan Bank komersial Korea Selatan KEB Hana yang telah menjajaki solusi metaverse sejak bulan September. Hal itu dilakukan dengan membuat platform penasihat keuangan untuk membantu pelanggan memaksimalkan penghematan pajak mereka dan memungkinkan mereka untuk mengobrol dengan sistem yang mewakili asisten keuangannya.

Sumber:

https://cryptonews.com/news/seoul-to-launch-metaverse-public-service-platform-in-2022.htm

Seoul memberikan pernyataan bahwa ia akan menjadi pemerintah daerah pertama di Korea Selatan yang meluncurkan platform layanan publik metaverse. Inisiatif ini merupakan gagasan dari Pemerintah Metropolitan Seoul, yang akan meluncurkan platform metaverse sebagai bagian dari upayanya untuk menciptakan ‘saluran komunikasi tanpa kontak di era pasca pandemi’.

Melalui rilis resminya, Seoul mengatakan bahwa Metaverse Seoul yang sementara diberi nama ‘platform berkinerja tinggi’ akan beroperasi pada akhir tahun depan. Hal ini berkaitan dengan pembentukan ekosistem metaverse untuk semua area administrasi kota, seperti ekonomi, budaya, pariwisata, pendidikan, dan pelayanan masyarakat.

Baca juga Perusahaan Raksasa Sepatu Nike Siap Terjun ke Industri Metaverse dan NFT

Pemerintah kota mengatakan bahwa platform layanan publik metaverse ini akan debut dalam tiga tahap mulai tahun 2022 dan acara percontohannya telah dijadwalkan untuk akhir tahun ini. Hampir setiap penghujung tahun banyak orang berkumpul di pusat kota Seoul di menara tempat bergantungnya lonceng di Bosingak. Lonceng bersejarah tersebut secara tradisional dibunyikan pada tengah malam untuk menyambut tahun baru.

Kota ini ingin membawa 120 layanan informasi telepon dan saluran bantuannya dengan metaverse. Layanan tersebut menampilkan pejabat publik avatar di metaverse yang akan memberikan konsultasi yang nyaman serta layanan yang hanya tersedia melalui pusat layanan sipil di Balai Kota Seoul. Seoul juga akan berusaha menciptakan fasilitas dan layanan pendukung bisnis seperti Kantor Walikota Virtual, Lab FinTech Seoul, Invest Seoul, dan Kota Kampus Seoul dalam platform.

Pariwisata juga menjadi fokus dari inisiasi ini, pengunjung domestik dan internasional akan dapat mengunjungi landmark Seoul seperti Alun-Alun Gwanghwamun, Istana Deoksugung, dan Pasar Namdaemun di ‘Zona Turis Virtual’. Sedangkan landmark bersejarah yang sudah tidak tersedia seperti Gerbang Donuimun, akan diciptakan kembali di ruang virtual tersebut. Festival Lentera Seoul juga akan ditawarkan kepada turis secara daring mulai tahun 2023.

Eksplorasi SDM bertenaga metaverse juga dilakukan di beberapa distrik Seoul, Yangcheon mengadakan dua pelatihan karyawan menggunakan metaverse pada 17 September dan 1 Oktober. Selain itu, metaverse juga memainkan peran penting dalam infrastruktur administratif.

Begitu juga dengan Bank komersial Korea Selatan KEB Hana yang telah menjajaki solusi metaverse sejak bulan September. Hal itu dilakukan dengan membuat platform penasihat keuangan untuk membantu pelanggan memaksimalkan penghematan pajak mereka dan memungkinkan mereka untuk mengobrol dengan sistem yang mewakili asisten keuangannya.

Sumber:

https://cryptonews.com/news/seoul-to-launch-metaverse-public-service-platform-in-2022.htm

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here