Scott Robinson Mengembangkan Apex146 dengan Teknologi Blockchain

Kumpulan keterampilan yang diperoleh dari bekerja pada strategi perdagangan, teknologi, ilmu data, dan keinginan pribadi sebagai pembalap motor, membuat Scott Robinson meluncurkan platform analisis olahraga. Dengan sedikit blockchain yang ditambahkan ke dalam sistem, pendiri Apex146 menemukan cara baru untuk melanjutkan industri bisnis analitik olahraga.

Berawal dari proyek passion, Robinson membuat program magang yang ditawarkan kepada seorang profesor di University of California, Santa Barbara. Dengan bantuan siswa, ia mengembangkan kerangka kerja yang menganalisis kinerja atlet di balap motor, Grand Prix.

Dengan menggunakan teknik yang diperoleh saat bekerja di pasar modal dan perdagangan komoditas di perusahaan McKinsey & Company dan Oliver Wyman, Robinson menciptakan analisis kinerja olahraga yang dapat diterapkan pada balap sepeda motor. Menurut Robinson, mereka menggabungkan metode statistik eksklusif untuk mencapai hasil yang sama dengan menggunakan teori Moneyball dalam bisbol.

Setelah beberawa waktu, tim memperluas dan mengumpulkan modal melalui pendanaan seri A pada tahun 2020 dan meningkatkan kemampuan pengindeksan kinerja atletnya.

- Advertisement -

Baca juga Perluasan Jaringan Blockchain Solana dan Kondisi Aset Saat Ini

Di masa sekarang, Robinson melihat blockchain diterapkan pada staking olahraga dan menyadari peluang dalam menembus pasar melalui teknologi yang muncul tersebut. Terdapat dua platform staking olahraga berbasis blockchain yang memiliki peluang nyata untuk menembus pasar dan akan terus berkembang dalam beberapa tahun ke depan.

Oleh karena itu, tim meluncurkan oracle blockchain melalui Chainlink yang memungkinkan aplikasi terdesentralisasi (DApps) mengakses data analitik olahraga dari Apex146. Melalui ini, pengembang dapat membuat prediksi pasar olahraga menggunakan data analitik yang terhubung secara on-chain dan menggabungkan statistik yang akan memicu interaksi dinamis dalam DApps. Selain itu, pengembangan dilakukan pada NFT dengan menawarkan koleksi olahraga dengan tujuan hiburan.

Sementara itu, modal ventura juga telah mengakui peluang yang ada di dalam industri kripto dan blockchain. Laporan fintech KPMG baru-baru ini menunjukkan bahwa lebih dari $30 miliar investasi telah mengalir ke industri blockchain pada tahun lalu. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa blockchain memiliki tempat yang penting dalam ekosistem keuangan global.

Sumber: https://cointelegraph.com/news/motorcycle-expert-turns-passion-project-into-sports-analytics-platform-on-blockchain

Kumpulan keterampilan yang diperoleh dari bekerja pada strategi perdagangan, teknologi, ilmu data, dan keinginan pribadi sebagai pembalap motor, membuat Scott Robinson meluncurkan platform analisis olahraga. Dengan sedikit blockchain yang ditambahkan ke dalam sistem, pendiri Apex146 menemukan cara baru untuk melanjutkan industri bisnis analitik olahraga.

Berawal dari proyek passion, Robinson membuat program magang yang ditawarkan kepada seorang profesor di University of California, Santa Barbara. Dengan bantuan siswa, ia mengembangkan kerangka kerja yang menganalisis kinerja atlet di balap motor, Grand Prix.

Dengan menggunakan teknik yang diperoleh saat bekerja di pasar modal dan perdagangan komoditas di perusahaan McKinsey & Company dan Oliver Wyman, Robinson menciptakan analisis kinerja olahraga yang dapat diterapkan pada balap sepeda motor. Menurut Robinson, mereka menggabungkan metode statistik eksklusif untuk mencapai hasil yang sama dengan menggunakan teori Moneyball dalam bisbol.

Setelah beberawa waktu, tim memperluas dan mengumpulkan modal melalui pendanaan seri A pada tahun 2020 dan meningkatkan kemampuan pengindeksan kinerja atletnya.

Baca juga Perluasan Jaringan Blockchain Solana dan Kondisi Aset Saat Ini

Di masa sekarang, Robinson melihat blockchain diterapkan pada staking olahraga dan menyadari peluang dalam menembus pasar melalui teknologi yang muncul tersebut. Terdapat dua platform staking olahraga berbasis blockchain yang memiliki peluang nyata untuk menembus pasar dan akan terus berkembang dalam beberapa tahun ke depan.

Oleh karena itu, tim meluncurkan oracle blockchain melalui Chainlink yang memungkinkan aplikasi terdesentralisasi (DApps) mengakses data analitik olahraga dari Apex146. Melalui ini, pengembang dapat membuat prediksi pasar olahraga menggunakan data analitik yang terhubung secara on-chain dan menggabungkan statistik yang akan memicu interaksi dinamis dalam DApps. Selain itu, pengembangan dilakukan pada NFT dengan menawarkan koleksi olahraga dengan tujuan hiburan.

Sementara itu, modal ventura juga telah mengakui peluang yang ada di dalam industri kripto dan blockchain. Laporan fintech KPMG baru-baru ini menunjukkan bahwa lebih dari $30 miliar investasi telah mengalir ke industri blockchain pada tahun lalu. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa blockchain memiliki tempat yang penting dalam ekosistem keuangan global.

Sumber: https://cointelegraph.com/news/motorcycle-expert-turns-passion-project-into-sports-analytics-platform-on-blockchain

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here