Sejauh Ini Terdapat $740 Juta Aset Kripto yang Berhasil Dipulihkan dalam Kebangkrutan FTX

Perusahaan yang ditugaskan untuk mengunci aset bursa kripto FTX mengatakan bahwa sejauh ini mereka telah berhasil memulihkan dan mengamankan $740 juta aset. Dan itu hanyalah sebagian kecil dari potensi miliaran dolar yang kemungkinan hilang dari pundi-pundi perusahaan tersebut.

illust - Sejauh Ini Terdapat $740 Juta Aset Kripto yang Berhasil Dipulihkan dalam Kebangkrutan FTX
Sumber Asset: Bankruptcy concept in flat design created by pikisuperstar- www.freepik.com

Jumlah ini diungkapkan pada hari Rabu (23/11/22) dalam pengajuan pengadilan oleh FTX yang menyewa perusahaan kustodian kripto BitGo beberapa jam setelah FTX mengajukan kebangkrutan pada 11 November.

Kekhawatiran terbesar bagi banyak pelanggan FTX adalah mereka tidak akan pernah melihat uang mereka lagi. FTX bangkrut karena pendiri dan mantan CEO Sam Bankman-Fried dan para kaki tangannya menggunakan aset pelanggan untuk berinvestasi di perusahaan trading FTX yang terkait erat dengannya,

yakni Alameda Research. Bankman-Fried pun dilaporkan berupaya mengumpulkan hingga $8 miliar dari investor baru untuk memperbaiki kas perusahaan tersebut.

- Advertisement -

Baca Juga : FTX Runtuh, Sektor Kripto di Washington DC Harus Menghadapi Konsekuensinya

Bankman-Fried “membuktikan bahwa tidak ada konflik kepentingan yang ‘aman’,” kata CEO BitGo Mike Belshe dalam sebuah email. Dan angka $740 juta itu muncul pada tanggal 16 November. BitGo pun memperkirakan bahwa jumlah aset yang dipulihkan dan diamankan kemungkinan telah meningkat di atas $1 miliar sejak tanggal tersebut.

Aset yang dipulihkan oleh BitGo sekarang dikunci di South Dakota dalam apa yang dikenal sebagai “cold storage,” yang berarti itu adalah kriptoyang disimpan di hard drive yang tidak terhubung ke internet.

BitGo menyediakan apa yang dikenal sebagai layanan “kusitodian yang memenuhi syarat” di bawah hukum Dakota Selatan. Ini pada dasarnya setara dengan kripto dari fidusia keuangan yang menawarkan akun terpisah dan layanan keamanan lainnya untuk mengunci aset digital.

Di sisi lain, beberapa perusahaan kripto telah gagal tahun ini karena bitcoin dan mata uang digital lainnya telah jatuh nilainya. FTX juga hancur ketika harga kriptonya (FTT) mengalami situasi yang setara dengan bank run, dan penyelidikan awal telah menemukan bahwa karyawan FTX mencampurkan aset yang dimiliki untuk pelanggan dengan aset yang mereka investasikan.

Sumber : www.marketwatch.com

Perusahaan yang ditugaskan untuk mengunci aset bursa kripto FTX mengatakan bahwa sejauh ini mereka telah berhasil memulihkan dan mengamankan $740 juta aset. Dan itu hanyalah sebagian kecil dari potensi miliaran dolar yang kemungkinan hilang dari pundi-pundi perusahaan tersebut.

illust - Sejauh Ini Terdapat $740 Juta Aset Kripto yang Berhasil Dipulihkan dalam Kebangkrutan FTX
Sumber Asset: Bankruptcy concept in flat design created by pikisuperstar- www.freepik.com

Jumlah ini diungkapkan pada hari Rabu (23/11/22) dalam pengajuan pengadilan oleh FTX yang menyewa perusahaan kustodian kripto BitGo beberapa jam setelah FTX mengajukan kebangkrutan pada 11 November.

Kekhawatiran terbesar bagi banyak pelanggan FTX adalah mereka tidak akan pernah melihat uang mereka lagi. FTX bangkrut karena pendiri dan mantan CEO Sam Bankman-Fried dan para kaki tangannya menggunakan aset pelanggan untuk berinvestasi di perusahaan trading FTX yang terkait erat dengannya,

yakni Alameda Research. Bankman-Fried pun dilaporkan berupaya mengumpulkan hingga $8 miliar dari investor baru untuk memperbaiki kas perusahaan tersebut.

Baca Juga : FTX Runtuh, Sektor Kripto di Washington DC Harus Menghadapi Konsekuensinya

Bankman-Fried “membuktikan bahwa tidak ada konflik kepentingan yang ‘aman’,” kata CEO BitGo Mike Belshe dalam sebuah email. Dan angka $740 juta itu muncul pada tanggal 16 November. BitGo pun memperkirakan bahwa jumlah aset yang dipulihkan dan diamankan kemungkinan telah meningkat di atas $1 miliar sejak tanggal tersebut.

Aset yang dipulihkan oleh BitGo sekarang dikunci di South Dakota dalam apa yang dikenal sebagai “cold storage,” yang berarti itu adalah kriptoyang disimpan di hard drive yang tidak terhubung ke internet.

BitGo menyediakan apa yang dikenal sebagai layanan “kusitodian yang memenuhi syarat” di bawah hukum Dakota Selatan. Ini pada dasarnya setara dengan kripto dari fidusia keuangan yang menawarkan akun terpisah dan layanan keamanan lainnya untuk mengunci aset digital.

Di sisi lain, beberapa perusahaan kripto telah gagal tahun ini karena bitcoin dan mata uang digital lainnya telah jatuh nilainya. FTX juga hancur ketika harga kriptonya (FTT) mengalami situasi yang setara dengan bank run, dan penyelidikan awal telah menemukan bahwa karyawan FTX mencampurkan aset yang dimiliki untuk pelanggan dengan aset yang mereka investasikan.

Sumber : www.marketwatch.com

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here