Seniman Pemenang Archibald Prize Membantu Meluncurkan Galeri Seni NFT di Australia

Listen Audio Button

NFT online bertajuk ‘White Cubeless,’ yang memamerkan karya seniman di Australia. Momentum ini juga merupakan kali pertama Sharpe menampilkan karya seninya dalam platform digital.

Sharpe mendirikan galeri tersebut bersama seorang mantan kurator Vivid Sydney, Lucy Keeler. White Cubeless adalah ruang seni kontemporer yang dibangun untuk memamerkan perpaduan karya seniman digital profesional dan seni studio tradisional yang masuk ke ranah digital untuk pertama kalinya.

“Seniman umumnya berada dalam lingkungan masyarakat. Kami menciptakan seni untuk melampaui batas trandisi yang ada, kami menciptakan tren-tren terbaru, dan menstimulasi perekonomian baru,” kata Lucy Keeler, kepala kurator White Cubeless.

- Advertisement -

Keeler menambahkan bahwa tren seni kripto yang berkembang saat ini telah menghadirkan peluang luar biasa bagi para seniman kontemporer, mereka kini dapat mendefinisikan kembali praktik mereka dan mengendalikan bagaimana seorang seniman berinteraksi dengan pasar.

Baca juga Australia Bertujuan untuk Menyelesaikan Regulasi Kripto pada Tahun 2025

Kurator tersebut juga menjelaskan bahwa pada umumnya, galeri seni adalah kesempatan langka bagi seorang seniman digital karena mereka acapkali dibatasi oleh struktur pameran dan distribusi konvensional.

“Seni digital sering terlihat tetapi biasanya kurang dihargai dan diremehkan. NFT membuka pintu bagi sejumlah kalangan, terutama bagi seniman digital profesional yang membutuhkan platform untuk membantu mereka mengakses dunia pembeli potensial di dunia maya,” jelas Keeler.

Sebagai kurator yang memiliki pengalaman bertahun-tahun, Keeler menjelaskan bahwa galeri seni White Cubeless bertujuan untuk menciptakan dan mendukung seniman digital mapan, termasuk seniman studio tradisional dan seniman hybrid yang mencari rute baru ke pasar.

Keeler mengharapkan galeri White Cubeless menjadi batu loncatan bagi para seniman untuk merambah pasar yang lebih luas. Selain itu, White Cubeless diharapkan menjadi galeri tradisional di ruang virtual, yaitu dengan membuat karya seni digital yang dipamerkan dapat dibeli sebagai NFT.

“Kontrol dan transparansi sangat penting dalam membangun hubungan tepercaya dengan artis dan pelanggan. Kami berharap pendekatan White Cubeless dapat berfungsi untuk melegitimasikan dan mendorong penjualan seni NFT ke komunitas seni yang lebih luas,” jelas Andree Reeves, eksekutif dan salah satu pendiri White Cubeless.

Sumber: Businessnewsaustralia

Listen Audio Button

NFT online bertajuk ‘White Cubeless,’ yang memamerkan karya seniman di Australia. Momentum ini juga merupakan kali pertama Sharpe menampilkan karya seninya dalam platform digital.

Sharpe mendirikan galeri tersebut bersama seorang mantan kurator Vivid Sydney, Lucy Keeler. White Cubeless adalah ruang seni kontemporer yang dibangun untuk memamerkan perpaduan karya seniman digital profesional dan seni studio tradisional yang masuk ke ranah digital untuk pertama kalinya.

“Seniman umumnya berada dalam lingkungan masyarakat. Kami menciptakan seni untuk melampaui batas trandisi yang ada, kami menciptakan tren-tren terbaru, dan menstimulasi perekonomian baru,” kata Lucy Keeler, kepala kurator White Cubeless.

Keeler menambahkan bahwa tren seni kripto yang berkembang saat ini telah menghadirkan peluang luar biasa bagi para seniman kontemporer, mereka kini dapat mendefinisikan kembali praktik mereka dan mengendalikan bagaimana seorang seniman berinteraksi dengan pasar.

Baca juga Australia Bertujuan untuk Menyelesaikan Regulasi Kripto pada Tahun 2025

Kurator tersebut juga menjelaskan bahwa pada umumnya, galeri seni adalah kesempatan langka bagi seorang seniman digital karena mereka acapkali dibatasi oleh struktur pameran dan distribusi konvensional.

“Seni digital sering terlihat tetapi biasanya kurang dihargai dan diremehkan. NFT membuka pintu bagi sejumlah kalangan, terutama bagi seniman digital profesional yang membutuhkan platform untuk membantu mereka mengakses dunia pembeli potensial di dunia maya,” jelas Keeler.

Sebagai kurator yang memiliki pengalaman bertahun-tahun, Keeler menjelaskan bahwa galeri seni White Cubeless bertujuan untuk menciptakan dan mendukung seniman digital mapan, termasuk seniman studio tradisional dan seniman hybrid yang mencari rute baru ke pasar.

Keeler mengharapkan galeri White Cubeless menjadi batu loncatan bagi para seniman untuk merambah pasar yang lebih luas. Selain itu, White Cubeless diharapkan menjadi galeri tradisional di ruang virtual, yaitu dengan membuat karya seni digital yang dipamerkan dapat dibeli sebagai NFT.

“Kontrol dan transparansi sangat penting dalam membangun hubungan tepercaya dengan artis dan pelanggan. Kami berharap pendekatan White Cubeless dapat berfungsi untuk melegitimasikan dan mendorong penjualan seni NFT ke komunitas seni yang lebih luas,” jelas Andree Reeves, eksekutif dan salah satu pendiri White Cubeless.

Sumber: Businessnewsaustralia

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here