Sistem yang Tidak Stabil Mengganggu Stabilitas Kripto

Saat ini, kripto memiliki hubungan yang semakin erat di dalam sistem keuangan global. Akan tetapi, potensi efek knock-on dari keruntuhan pasar krito juga merupakan akibat dari ketidakstabilan sistem itu sendiri.

Di dalam buku edisi ke tiga Irrational Exuberance karya Robert Shiller, ia menuliskan tentang gelembung aset termasuk peningkatan dan penurunan aset. Tidak heran, Shiller memang bukan peminat cryptocurrency. Ia mengatakan bahwa minat terhadap sektor ini merupakan bagian dari mentalitas “Wild West” di seluruh pasar saham, perumahan, dan obligasi. Selaku Profesor dari universitas ternama Yale University, ia bukan satu-satunya ekonom yang melihat gelembung tersebut.

Baca juga Pemimpin Dunia dalam Adopsi Kripto Menurut Chainalysis

Jon Cunliffe, seorang deputi gubernur Bank of England terkait stabilitas keuangan juga menyamakan pasar kripto senilai $2.3 triliun dengan pasar subprime mortgage senilai $1.2 triliun di tahun 2008. Kedua pasar tersebut memiliki kontribusi terhadap krisis keuangan besar sepanjang dekade tersebut.

- Advertisement -

Cunliffe mengatakan bahwa saat ini, dunia kripto mulai terhubung ke dalam sistem keuangan tradisional dan ia mulai melihat munculnya pemain dengan leverage. Lebih penting lagi, hal itu terjadi di ruang yang sebagian besar tidak diatur secara jelas.

Di masa ini, kripto menjadi sesuatu yang lebih dari sekadar ceruk ekonomi. Sebagai aktor keuangan, mulai dari dana pensiun hingga dana lindung nilai telah mengambil eksposur ke aset kripto. Hal tersebut dilakukan dengan membeli Bitcoin secara langsung. Membeli saham di kendaraan yang dapat diinvestasikan seperti trust, dan bahkan memimpin peningkatan modal untuk startup kripto. Hingga kini, jutaan orang Amerika melakukan perdagangan di pasar kripto.

Cunliffe menekankan agar pemerintah dan regulator tidak menunjukkan reaksi yang berlebihan terhadap sektor baru yang digerakkan oleh teknologi ini karena kripto dapat menawarkan ‘perbaikan radikal’ terhadap layanan keuangan tradisional.

Cunliffe menambahkan bahwa kripto memiliki nilai yang terus bergerak naik dan turut mengikuti lindung nilai inflasi klasik. Pertumbuhan sektor ini tidak sepenuhnya terlepas dari kenaikan harga aset di seluruh perekonomian.

Selain itu, Shiller yang menuliskan terkait bagaimana emosi dan narasi dapat mendorong keuangan mencatat bahwa terdapat teknologi yang mengesankan di balik kripto.

Sumber:

https://www.coindesk.com/markets/2021/10/14/if-crypto-causes-instability-its-because-the-system-is-unstable/

Saat ini, kripto memiliki hubungan yang semakin erat di dalam sistem keuangan global. Akan tetapi, potensi efek knock-on dari keruntuhan pasar krito juga merupakan akibat dari ketidakstabilan sistem itu sendiri.

Di dalam buku edisi ke tiga Irrational Exuberance karya Robert Shiller, ia menuliskan tentang gelembung aset termasuk peningkatan dan penurunan aset. Tidak heran, Shiller memang bukan peminat cryptocurrency. Ia mengatakan bahwa minat terhadap sektor ini merupakan bagian dari mentalitas “Wild West” di seluruh pasar saham, perumahan, dan obligasi. Selaku Profesor dari universitas ternama Yale University, ia bukan satu-satunya ekonom yang melihat gelembung tersebut.

Baca juga Pemimpin Dunia dalam Adopsi Kripto Menurut Chainalysis

Jon Cunliffe, seorang deputi gubernur Bank of England terkait stabilitas keuangan juga menyamakan pasar kripto senilai $2.3 triliun dengan pasar subprime mortgage senilai $1.2 triliun di tahun 2008. Kedua pasar tersebut memiliki kontribusi terhadap krisis keuangan besar sepanjang dekade tersebut.

Cunliffe mengatakan bahwa saat ini, dunia kripto mulai terhubung ke dalam sistem keuangan tradisional dan ia mulai melihat munculnya pemain dengan leverage. Lebih penting lagi, hal itu terjadi di ruang yang sebagian besar tidak diatur secara jelas.

Di masa ini, kripto menjadi sesuatu yang lebih dari sekadar ceruk ekonomi. Sebagai aktor keuangan, mulai dari dana pensiun hingga dana lindung nilai telah mengambil eksposur ke aset kripto. Hal tersebut dilakukan dengan membeli Bitcoin secara langsung. Membeli saham di kendaraan yang dapat diinvestasikan seperti trust, dan bahkan memimpin peningkatan modal untuk startup kripto. Hingga kini, jutaan orang Amerika melakukan perdagangan di pasar kripto.

Cunliffe menekankan agar pemerintah dan regulator tidak menunjukkan reaksi yang berlebihan terhadap sektor baru yang digerakkan oleh teknologi ini karena kripto dapat menawarkan ‘perbaikan radikal’ terhadap layanan keuangan tradisional.

Cunliffe menambahkan bahwa kripto memiliki nilai yang terus bergerak naik dan turut mengikuti lindung nilai inflasi klasik. Pertumbuhan sektor ini tidak sepenuhnya terlepas dari kenaikan harga aset di seluruh perekonomian.

Selain itu, Shiller yang menuliskan terkait bagaimana emosi dan narasi dapat mendorong keuangan mencatat bahwa terdapat teknologi yang mengesankan di balik kripto.

Sumber:

https://www.coindesk.com/markets/2021/10/14/if-crypto-causes-instability-its-because-the-system-is-unstable/

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here